Skip to main content

7 Barang Elektronik yang Jadi Starter Kit Mahasiswa Jaman Now

Assalamu'alaikum, 

Adanya musibah covid19 membuat banyak mahasiswa belajar di rumah. Perkuliahan yang dilaksanakan juga menggunakan metode daring. 


Menjadi mahasiswa jaman now tentu berbeda dengan jaman old. Mahasiswa sekarang harus dekat dengan teknologi yang sudah jadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Sebagai contoh saja, jika mahasiswa jaman dahulu biasa membawa buku kemana-mana, mahasiswa jaman sekarang harus menenteng laptop untuk mengerjakan tugas dan lainnya.
Nah, bagi kamu yang penasaran dengan barang-barang elektronik yang jadi pegangan wajib para mahasiswa jaman now, berikut adalah tujuh di antaranya.
1. Smartphone
Sumber : merdeka.com
Anak muda mana sih yang bisa hidup tanpa smartphone di zaman now? Apapun mereknya, apapun spesifikasinya, smartphone wajib dimiliki mahasiswa kekinian. Ini bukan sekedar alat komunikasi biasa via teks, suara, dan video, tapi juga bisa dipakai untuk menjalankan bermacam fungsi yang menunjang perkuliahan, misalnya menginstal aplikasi kamus, browsing, dan bahkan mengerjakan tugas.
2. Laptop
Sumber : dewailmu.com
Mengerjakan tugas tentu lebih enak di laptop. Jika dibandingkan PC, laptop lebih praktis dan mobile. Laptop butuh perangkat pendukung seperti keyboard eksternal, yang bisa sewaktu-waktu menggantikan keyboard built-in laptop yang mudah rusak tombolnya. Keyboard eksternal juga bisa dipakai di PC yang keyboardnya rusak. Keyboard Logitech adalah salah satu yang paling direkomendasikan karena kuat dan terjangkau.
3. Hard Disk Eksternal
Sumber : pinterest.com
Flashdisk memang sudah cukup untuk menyimpan beragam data, tapi jika data terlalu banyak, maka kamu butuh harddisk (HD) eksternal yang penyimpanannya jauh lebih besar. File apapun yang kamu miliki, entah itu dokumen, musik, video, atau apapun bisa kamu tampung sebanyak-banyaknya di HD eksternal. Kapasitasnya beragam, tapi yang paling umum dijual adalah 1TB. Harga hardisk 1 tera juga sudah terjangkau, sekarang berada di bawah 1 jutaan.
4. Headset
Sumber : alif.id
Mahasiswa yang doyan mendengarkan musik perlu punya headset yang bagus. Biasanya mereka menggunakan earphone bawaan smartphone, tapi headset terkadang lebih mereka sukai karena lebih trendy dan kualitas suaranya lebih baik. Mahasiswa gaul akan membalut telinganya dengan headset dan melenggang ke kampus sambil mendengarkan musik-musik favorit mereka.
5. Powerbank
Sumber : liputan6.com
Bukan teknologi baru, tapi masih sangat dibutuhkan generasi jaman now. Powerbank sebagai penyimpan daya baterai berguna jika sewaktu-waktu smartphone kalian lowbat dan butuh di-charge, tapi sayangnya kalian tak menemukan colokan listrik. Powerbank sendiri juga butuh di-charge untuk mengisi dayanya sendiri. Kapasitas penyimpanannya bervariasi dan bisa dipakai untuk mengisi daya smartphone beberapa kali sampai penuh sebelum cadangan dayanya habis.
6. Multiple USB port
Sumber : Shopee.co.id
Fungsinya simple, tapi terkadang sangat dibutuhkan dan cukup memusingkan bila tidak ada. Multiple USB port berfungsi menyalurkan satu sumber daya listrik ke banyak gadget, jadi kamu dan teman-temanmu tak perlu berebut lubang colokan ketika kalian sama-sama lowbat. Alat canggih ini bisa dipakai untuk smartphone dan laptop, jadi sangat praktis.
7. Smartwatch
Sumber : idntimes.com
Yang satu ini selain bisa dipakai sebagai penunjuk jam juga bisa menjadi penunjuk notifikasi smartphone sekaligus alat untuk membantu berolahraga. Mahasiswa juga butuh gerak, bukan? Karena itu smartwatch bisa dijadikan partner untuk menghitung jarak lari, kecepatan, detak jantung, dan sebagainya. Smartwatch memang bisa dijadikan gadget untuk berolahraga, khususnya smartwatch tipe sporty.
Itulah beberapa jenis gadget yang umumnya dimiliki oleh para mahasiswa jaman now. Sebagai mahasiswa, tentu kamu tak harus memiliki semuanya, tapi jika memilikinya maka hidupmu akan jadi jauh lebih mudah, khususnya smartphone dan laptop.

Comments

Popular posts from this blog

Granuloma Umbilikalis Pada Bayi

Assalamu’alaikum, sahabatku.. semoga selalu sehat, ya. Amin. . . Postingan kali ini saya mau bercerita tentang Granuloma Umbilikalis Pada Bayi . Ini tentang Nooha, anak kedua saya yang lahir pada tanggal 5 Januari 2017 yang lalu. Sampai hari ini usianya sudah 3 bulan 4 hari. Alhamdulillah dia tumbuh dengan baik, sehat, dan ceria. Harapannya tentu seperti itu, bukan? Tetapi, ada sesuatu yang pernah membuat saya khawatir, yaitu masalah tali pusarnya. Dia puput usia 7 hari, tapi saya melihat pada pusarnya itu masih ada yang basah, jadi proses lepasnya puput itu seperti belum waktunya gitu. Dan benar saja setiap hari ada bekas seperti nanah pada kaos dalamnya. Kalo saya ibaratkan itu seperti lelehan lilin yang menempel di kaos. Baunya khas tapi tidak seperti bau nanah, enggak pesing, ataupun bau enggak enak lainnya. Setiap hari ada bekasnya di kaos, sesekali membesar berwarna merah, seperti daging tumbuh. Nanti meleleh lagi, terus seperti itu setiap hari. Saya takut k

USAHA MIKRO; TETAP BERTAHAN DI TENGAH PANDEMI BERSAMA PIP

Kurang lebih 6 bulan masyarakat Indonesia berperang melawan pandemi Covid-19, dan hingga saat ini perang tersebut belum ada indikasi berakhir. Pandemi Covid-19 di Indonesia yang diketahui sejak awal bulan Maret 2020 harus memaksa sebagian besar masyarakat Indonesia untuk membatasi aktivitasnya agar penularan dapat dicegah. Dampak dari pembatasan tersebut mengakibatkan berbagai sektor terkena imbas akibat terhentinya aktivitas masyarakat. Di antara sektor yang paling parah terkena dampak Covid 19 adalah sektor ekonomi. Bukan hanya dalam skala makro, pandemi Covid-19 ini pun menghantam sektor mikro, bahkan tak tanggung-tanggung para pedagang kecil dan pelaku UMKM juga terkena imbasnya. Bahkan tidak sedikit dari mereka harus gulung tikar dan tidak dapat melanjutkan usahanya karena mengalami banyak kerugian, mulai dari turunnya pendapatan, hingga tidak lakunya barang-barang hasil produksi mereka.  Jika kita mau menengok lebih dalam lagi, UMKM di Indonesia sangat banyak jumlahnya, usaha ini

Mencetak Kemasan Makanan di Uprint untuk Usaha Snack

Halo, Assalamu’alaikum.. Apa kabar, Februari udah berjalan satu pekan, nih, dan di beberapa mini market udah mulai banyak bertebaran promosi coklat dan segala macam yang berhubungan dengan valentine. Saya sendiri sih enggak pernah merayakan hari Valentine secara khusus, ya. karena menurut saya semua hari sama saja, saya selalu memberikan rasa sayang dan cinta kepada pasangan... pun dengan sesama, eaaa... Kamu pernah ngeh nggak kalau kemasan masakan untuk coklat, kue, permen menjelang Valentine itu lucu-lucu. Saya sih selalu ngeh, bahkan beberapa kali pernah kepincut dan membeli coklat karena suka dengan kemasannya. Kalau Valentine begini mah kebanyakan kemasan warna pink gitu, ya. Tapi ada juga beberapa coklat yang kemasannya selain warna pink. Ngomongin masalah kemasan. Saya jadi ingat teman saya yang buka usaha kuliner snack/jajanan. Tapi dia bingung soal design kemasannya. Namanya usaha kuliner begitu kan hal yang pertama dipikirkan tentu soal personal bran