Skip to main content

Bijak Mengatur Keuangan Demi Kesehatan

Halo guys..

Berbicara tentang uang dan kesehatan bagai dua sisi mata uang yang sama-sama penting. Penting karena keduanya membutuhkan cara untuk mengaturnya, cara mengatur duit sangat penting dan diperlukan agar pendapatan kita tidak terbuang secara percuma untuk hal-hal yang tidak kita butuhkan dalam hidup. Begitu juga menjaga kesehatan sangat penting demi berlangsungnya hidup kita yang aman terhindar dari berbagai banyak penyakit yang menyerang.



Jika kita ingin hidup sehat, maka kuncinya sederhana yaitu makan makanan 4 sehat 5 sempurna, olah raga teratur, istirahat cukup serta kerja tidak berlebihan. Jika hal tersebut dapat kita lakukan, insyaallah kesehatan kita bisa terjaga. Jika kesehatan kita maksimal maka dalam mencari rejeki (uang) kita juga bisa semangat. Pertanyaannya kemudian adalah, bagaimana cara kita sehat dalam mengatur keuangan kita sebagaimana kita mengatur kesehatan kita?

Okey dalam tulisan ini saya mencoba berbagi tips bagaimana caranya untuk mengatur duit atau keuangan kita, apalagi di zaman sekarang ini mengatur keuangan sangat penting terutama bagi mereka yang sudah berkeluarga namun memiliki sumber penghasilan yang tidak besar.

Bagi yang memiliki sumber penghasilan bulanan, sebut saja para pegawai negeri ataupun karyawan perusahaan atau pabrik sangat penting mengatur gaji bulanan mereka. Persoalan kesulitan untuk mengatur gaji bulanan tentu saja tidak hanya dialami oleh sedikit orang, melainkan banyak sekali masyarakat Indonesia yang belum terbiasa mengatur keuangan bulanan mereka, akibatnya banyak diantara mereka sudah kehabisan uang di tengah bulan atau bahkan ada yang lebih paran belum tengah bulan mereka sudah tidak memiliki pegangan uang sama sekali. 

Semua itu terjadi karena tidak adanya pengelolaan gaji bulanan dengan baik. Oleh sebab itulah sangat penting untuk mengatur keuangan, agar antara uang pemasukan maupun pengeluaran bisa seimbang, atau bahkan uang pemasukan bisa ditabung juga demi masa depan lebih baik. Paling tidak ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatur uang gajian kita, diantaranya adalah:

Membuat Anggaran Bulanan

Meskipun kita hanya seorang pegawai rendahan, atau bahkan Cuma buruh pabrik yang gaji bulanan kita sedikit tidak ada salahnya kita membuat rencana anggaran bulanan. Hal ini sangat penting dilakukan agar kita lebih disiplin dalam menggunakan anggaran yang akan kita keluarkan. Dalam hal ini kita bisa membuat daftar anggaran bulanan menjadi dua bagian umum. Pertama, anggaran untuk kebutuhan primer, misal kebutuhan makan, SPP sekolah, cicilan rumah, cicilan motor, tagihan listrik dan lain sebagainya. Kedua, kebutuhan skunder, penting juga membuat anggaran untuk belanja, jalan-jalan, maupun makan di luar bersama teman-teman. Hal itu penting dilakukan untuk meminimalisir pengeluaran yang tidak diinginkan.

Membayar Tagihan Pasti

Ketika waktu gajian datang, maka satu hal yang penting untuk segera dialokasikan adalah membayar semua tagihan yang dimiliki. Semisal saya nih, ketika gajian salah satu hal yang saya lakukan adalah mengalokasikan sebagian gaji untuk saya masukan ke rekening tagihan rumah, hal ini saya lakukan agar tidak mengganggu kebutuhan yang lain. Selain cicilan rumah, hal yang menjadi salah satu prioritas adalah cicilan SPP sekolah anak, hal ini penting agar uang hasil gajian memang dikeluarkan sesuai anggaran bulan yang telah saya buat sebelumnya. Dengan cara yang demikian itu atau dengan kata lain membayarkan cicilan yang menjadi tanggungan tersebut dapat membuat saya lebih tenang untuk mengatur pengeluaran bulanan lainnya.

Usahakan Menabung

Ada kata pepatah “sedekit demi sedikit, lama-lama menjadi bukit”. Tampaknya prinsip tersebut harus dipegang erat oleh siapa saja, karena menabung secara rutin meskipun sedikit jumlahnya maka di kemudian hari kita akan mendapatkan hasil yang banyak. Intinya adalah ketika waktu gajian tiba, usahakan dalam rencana anggaran kalian harus ada alokasi untuk menabung. Hal itu penting dilakukan selain sebagai investasi masa depan, tabungan juga sangat membantu jika sewaktu-waktu ada kebutuhan mendadak, seperti biaya saat sakit, dan lain sebagainya. Intinya sisihkan sebagian kecil gaji bulanan untuk ditabung.

Jangan Boros

Salah satu godaan terbesar ketika kita gajian atau saat kita memegang uang adalah keinginan untuk belanja semua hal. Bagi yang masih lajang mungkin hal itu bisa dimaklumi, namun bagi yang sudah berkeluarga maka hal itu tidak boleh dilakukan. Ingat dalam keluarga kita tentu banyak tanggungan, jadi bijaklah menggunakan uang gajian untuk keperluan yang jelas-jelas saja atau dengan kata lain gunakan uang tersebut untuk keperluan yang sudah menjadi prioritas kebutuhan yang telah dianggarkan selama satu bulan. Belanja sesuai kebutuhan dan membuang sifat konsumtif adalah kunci untuk menekan agar kita tidak seorang yang boros. O iya, sebagai catatan bagi ibu-ibu jangan sering-sering cek aplikasi belanja online agar tidak tergoda belanja barang-barang yang sebenanya kurang dibutuhkan.

Membuat laporan harian

Meskipun kita sudah membuat perencanaan anggaran selama satu bulan, namun hal itu akan lebih lengkap jika kita membuat laporan pengeluaran kita setiap hari. Tujuannya jelas agar kita dapat mengetahui secara detail seberapa besar pengeluaran kita tiap hari dan pengeluaran total selama sebulan. Untuk itulah kita sebisa mungkin menulis pengeluaran tiap hari kita bahkan kalau perlu simpan struk belanjaan kita sebagai bukti pengeluaran. Laporan harian ini merupakan sebuah cara untuk membantu kita untuk mengetahui buat apa saja uang yang digunakan selama ini. Selain itu dengan catatan harian ini akan diketahui apa saja yang harus kita butuhkan dan tidak kita butuhkan untuk kita beli pada bulan berikutnya.

Kelima tips di atas bukanlah harga mati untuk mengatur keuangan bulanan kalian, mungkin ada cara yang lebih baik lagi yang bisa dilakukan. Namun hal yang pasti agar kita lebih tahu kemana saja uang yang kita dapat digunakan, maka membiasakan diri mencatat semua pengeluaran adalah kuncinya. Menggunakan uang dengan bijak merupakan salah satu cara menghargai usaha serta kerja keras yang sudah kita lakukan. Selamat mencoba!!!

Comments

Popular posts from this blog

Granuloma Umbilikalis Pada Bayi

Assalamu’alaikum, sahabatku.. semoga selalu sehat, ya. Amin. . . Postingan kali ini saya mau bercerita tentang Granuloma Umbilikalis Pada Bayi . Ini tentang Nooha, anak kedua saya yang lahir pada tanggal 5 Januari 2017 yang lalu. Sampai hari ini usianya sudah 3 bulan 4 hari. Alhamdulillah dia tumbuh dengan baik, sehat, dan ceria. Harapannya tentu seperti itu, bukan? Tetapi, ada sesuatu yang pernah membuat saya khawatir, yaitu masalah tali pusarnya. Dia puput usia 7 hari, tapi saya melihat pada pusarnya itu masih ada yang basah, jadi proses lepasnya puput itu seperti belum waktunya gitu. Dan benar saja setiap hari ada bekas seperti nanah pada kaos dalamnya. Kalo saya ibaratkan itu seperti lelehan lilin yang menempel di kaos. Baunya khas tapi tidak seperti bau nanah, enggak pesing, ataupun bau enggak enak lainnya. Setiap hari ada bekasnya di kaos, sesekali membesar berwarna merah, seperti daging tumbuh. Nanti meleleh lagi, terus seperti itu setiap hari. Saya takut k

USAHA MIKRO; TETAP BERTAHAN DI TENGAH PANDEMI BERSAMA PIP

Kurang lebih 6 bulan masyarakat Indonesia berperang melawan pandemi Covid-19, dan hingga saat ini perang tersebut belum ada indikasi berakhir. Pandemi Covid-19 di Indonesia yang diketahui sejak awal bulan Maret 2020 harus memaksa sebagian besar masyarakat Indonesia untuk membatasi aktivitasnya agar penularan dapat dicegah. Dampak dari pembatasan tersebut mengakibatkan berbagai sektor terkena imbas akibat terhentinya aktivitas masyarakat. Di antara sektor yang paling parah terkena dampak Covid 19 adalah sektor ekonomi. Bukan hanya dalam skala makro, pandemi Covid-19 ini pun menghantam sektor mikro, bahkan tak tanggung-tanggung para pedagang kecil dan pelaku UMKM juga terkena imbasnya. Bahkan tidak sedikit dari mereka harus gulung tikar dan tidak dapat melanjutkan usahanya karena mengalami banyak kerugian, mulai dari turunnya pendapatan, hingga tidak lakunya barang-barang hasil produksi mereka.  Jika kita mau menengok lebih dalam lagi, UMKM di Indonesia sangat banyak jumlahnya, usaha ini

Pengalaman Operasi Bedah Mulut (Gigi Bungsu) dengan Menggunakan BPJS

Halo Assalamu'alaikum, Sudah lama banget sebenarnya saya pengen posting pengalaman saya operasi gigi bungsu ( impacted teeth ) di Rumah Sakit Siti Khodijah Pekalongan.  Sebelumnya sudah saya posting di channel youtube saya, bisa nonton di sini dulu biar ada pandangan hehehe. Nah, jadi ceritanya semalam ada yang chat WA ke saya, namanya Doni dari Indramayu dia nanya-nanya soal pengalaman saya operasi gigi bungsu karena semingguan lagi dia juga mau operasi gigi bungsu di rumah sakit di Indramayu.  Dari permintaan dan saran doi akhirnya saya menulis postingan ini. Terasa semangat gitu kan ya kalau postingan kita di sosial media organik terus ada yang nyari kemudian nyari kontak kita untuk tanya-tanya lebih lanjut. Alhamdulillah sekali selama ini masih banyak pembaca blog dan viewer youtube yang kemudian bisa lanjut obrolan dengan chat pribadi. Terima kasih banyak,.. Kenapa Gigi Bungsu Sebaiknya Dicabut? Biasanya gigi bungsu akan tumbuh ketika kita sudah dewa