Syukuran Ulang Tahun Gandjel Rel di Restoran Pringsewu Semarang - Cah Kesesi AyuTea

Syukuran Ulang Tahun Gandjel Rel di Restoran Pringsewu Semarang

Assalamu'alaikum, temen-temen..


Tak terasa ya, ternyata sudah empat tahun saya gabung dengan komunitas Blogger Gandjel Rel Semarang. Dulu, ulang tahun yang pertama saya abadikan di dalam postingan di Blog Ini, berjudul Selamat Ulang Tahun, Gandjel Rel.. Rasanya senang sekali saya masih bisa diterima di komunitas yang sekarang anggotanya sudah seperti keluarga.




Giveaway Dadakan!!! Terinspirasi dari foto2 ini. Jadi aku nyesel banget waktu itu gak bisa foto bareng semua founder gandjel rel. Karena mereka sibuk banget demi kesuksesan acara ultah yang ke empat tahun. . Sebelum menjawab di kolom komentar, pastikan sudah follow akun IG @noormafmz dan @noormafitrianamzain yhaaaa... . . Nah, kalau sudah follow kedua akun tersebut, sekarang jawab pertanyaan aku ya.. . Di foto postingan ini ada aku bareng sama tiga orang founder komunitas @gandjelrel . 1. Siapakah nama-nama mereka (tiga orang yang di foto) ? 2. Siapa saja kah founder @gandjelrel yang tidak foto sama aku? . Jawab pertanyaan di kolom komentar. Akan ada hadiah hiburan pulsa @25k untuk 1 orang beruntung yang bisa menjawab dengan benar. Hihihi . Ditunggu jawabannya sampai hari Sabtu, 2 Maret sajaa yhaaaa.. Salam sayang dari Cah Kesesi Ayutea. Behehehe..
A post shared by Noorma Fitriana M. Zain (@noormafmz) on

Tahun 2019 ini menjadi tahun ke empat anniversary komunitas Gandjel Rel tercinta. dan Alhamdulillah atas ijin Allah, saya bisa ikut hadir di acara Syukuran Ulang Tahun Gandjel Rel. Nah, acara ulang tahunnya kali ini di Restoran Pringsewu Semarang. 

Restoran ini berada di kawasan Kota Lama Semarang, loh. Kalau ngomongin Kota Lama sudah pasti tahu dong, ya, Suasana yang dihadirkan bagaimana. Hmm... nuansa bangunan tua yang kokoh itu, loh yang bikin restoran Pringsewu Semarang jadi menarik sekali. 

Biar kalian nggak penasaran, saya kasih tahu alamat restonya dulu deh, ya. hihihi

Restoran Pringsewu Semarang
Jalan Suari No.10-12, 
Kota Lama, Semarang
Buka Setiap Hari: 
Pukul 07.00-23.00

Oke, saya mau cerita dulu, boleh yaa...

Perjalanan menuju Semarang saya naik kereta Kaligung. Dari Kesesi habis subuh persis dianterin suami ke stasiun. Tumben itu kereta full sampai ada beberapa penumpang Go-Show yang nggak kebagian tiket kereta. Saya naik kereta sama mbak Mechta Deera, satu gerbong tapi tidak bersebelahan duduknya. Hehe..

Sesampai di Semarang, saya penasaran banget sama nasi gandol Pati. Qodarullah, padahal udah jalan kaki lumayan jauh, ternyata belum buka warungnya. Masih kepagian, boo! Hehe. Yaudah karena sama-sama belum sarapan, akhirnya mampirnya ke warung Tegal. Sarapanku ditraktir mbak Mechta, wahh makasih loh, mbak! 

Selesai sarapan, kami berdua lanjut ngegrab ke Resto Pringsewu. Deket banget ternyata, tapi karena supir grabnya nggak paham daerah situ ya mau nggak mau muter-muter dulu. hehe.


Sampai juga akhirnya di Pringsewu, saya langsung excited banget ngeliat bangunannya yang jadoel banget. Ya karena restonya ini menempati sebuah bangunan cagar budaya yang dahulu adalah milik Raja Gula Semarang Oei Tiong Ham. Usia bangunannya sekitar 150 tahun. loh. dan kini dipugar bangunannya disewa oleh Pringsewu untuk menjadi restoran.

Biasanya kan Pringsewu terkenal banget dengan resto yang banyak pohon bambunya, kan? Nah di Kota Lama Semarang ini sama sekali jauh dari resto Pringsewu lain. Heritage poll pokokmen!

Sebelum acara mulai, sembari para founder Gandjel Rel ini menyiapkan sesuatu seperti masangin dekorasi balon di panggung dan ngumpulin bingkisan tukar kado dan doorprize, saya foto-foto dulu. hehee

Tapi karena sendirian, akhire sibuk setting timer HP buat foto selfie. Ala biyung melase ora ono sing motokke.

Jam 09.00 WIB. Saya kaget tapi sueneng pol karena ngeliat Mbak Winda dan Mas Agus Mulyadi datang. Sempat saya diam sepersekian detik sembari ngebatin. "Ya Allah aku seneng banget iso ketemu mas Agus idolaku" Hahahaha

Budaya kita kan salam-salaman tuh ya, nah pas kami salaman, mas Agus tuh bilang gini "Mbak Noorma, ya?"

Kamu tahu nggak temen-temen gimana rasanya waktu itu? MELAYANG GR PISAN! Mas Agus kenal saya walaupun belum pernah ketemu dan selama ini saya cuma chat inboxan di facebook. hihihi

Nggak lama kemudian acara dimulai setelah semua temen-temen datang. Saya duduk di bangku tengah dekat kipas angin gede. Cuma saya waktu itu yang betah duduk kesentor kipas angin, rasanya kaya di pantai gitu, lah.

Pembawa Acaranya mbak Hartari, lucu banget ih. Seperti biasa sambutan demi sambutan dulu, baru kemudian materi dari narasumber.

Sudah pada tahun Agus Mulyadi kan? Itu loh, penulis dan redaktur mojok.co . Gusmul lebih akrab sapaannya mengisi talkshow berjudul “Menulis Kreatif di Media Online”. Jadi founder Gandjel Rel emang sengaja ngasih kejutan mendatangkan Gusmul ini untuk Ultah Gandjel Rel. Makasih ya, mbak mbak founder.

Materi demi materi saya dengerin banget itu, sampai pengen ngeshoot full aja lupa saking terpesonanya saya dengan pemateri. wkwkwk

Kurang lebih ada 5 point yang disampaikan Gusmul tentang bagaimana Menulis Kreatif di Media Online, di antaranya:
  1. Ide tulisan. Ide tulisan ini bisa bersumber dari keseharian kita. Hal-hal yang biasa kita temui sehari-hari; bisa melalui peristiwa  yang kita lihat dalam keseharian kita; kegelisahan yang kita rasakan; atau kritis kita terhadap apa yang kita rasakan. "Tulis apa yang ada di sekitarmu, sebisamu!", Ucap Gusmul.
  2. Pemilihan Diksi. Pemilihan diksi yang tepat bisa menjadikan materi tulisan kita tampil lebih berisi. Caranya bagaimana? Kita bisa sering membaca literasi supaya kosakata kita menjadi banyak. dengan kosakata yang banyak, maka kita bisa memilih diksi yang ingin kita tulis. 
  3. Khas. Kalau kamu sudah sering baca tulisan Gusmul, pasti kamu akan mengerti apa yang khas dari Gusmul ini, yaitu menyelipkan istilah berbahasa daerah dalam tulisannya. Kenapa Gusmul tetap mempertahankan bahasa daerah dalam tulisannya? Karena bahasa daerah tersebut kadang kala susah diartikan dalam bahasa Indonesia, atau bila sudah diartikan ke dalam bahasa Indonesia, rasa atau maksa yang dimaksudkan akan hilang. 
  4. Kutipan. Sering nggak kamu copy paste kutipan dari google atau dari buku? Kenapa? Karena kutipan ini kadang mudah diingat oleh orang lain. 
  5. Sudut pandang. Otak manusia itu kan beda-beda, ya. Memilih Sudut Pandang yang berbeda itu adalah koentji dari postingan setiap orang. Walaupun dia menulis dengan tema yang sama, misalnya. Tapi jika dilihat dari berbagai sudut pandang yang berbeda, maka tulisan tersebut akan menjadi berbeda. 
Tuh, kan. dapat ilmu baru lagi. Senengnya kumpul dengan komunitas itu begini. Bisa saling belajar.

Acara dilanjutkan dengan potong tumpeng dan potong kue. Habis itu foto bersama dan makan bersama. Saya memilih makan nasi kuningnya karena udah lama nggak makan nasi kuning. wkwkwk, Masakah koki pringsewu ini cocok di lidah saya. duh, pengen ke sana lagi. Karena kemaren belum puas makannya. Haha..

foto milik dot semarang hehe
Iya, belum puas makan dan foto-foto di sana. Karena banyak sekali spot foto di sana. Hmm.. Makasih yaa, Gandjel Rel. Semoga terus jaya di bumi dan udara. Semoga saya panjang umur juga biar bisa terus ikut setiap acara Gandjel rel.

Sayonara.. 

1 comment:

  1. Wah sayang banget gak foto sama founder lainnya ya, kl gitu pas ke Semarang datengin aja foundernya hihihi. Selamat ulang tahun buat Gandjel Rel yang ke-4. Asyik ya selain perayaan ultah bisa dapat ilmu ttg menulis kreatif di Media Online.

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung di Blog Cah Kesesi Ayutea ini, Silakan tulis komentar untuk postingan ini.. :)

Mohon maaf.. spammer atau komentar dengan menyertakan link hidup akan saya hapus .. :)