Tips Memilih Perumahan Cluster yang Bagus dan Ideal bagi Keluarga - Cah Kesesi AyuTea

Tips Memilih Perumahan Cluster yang Bagus dan Ideal bagi Keluarga

Asslaamu'alaikum,

Tips Memilih Perumahan Cluster yang Bagus dan Ideal bagi Keluarga. Saat ini, tersedia berbagai pilihan jenis rumah hunian. Kamu dapat memilihnya sesuai dengan selera dan kebutuhan. Salah satu jenis hunian tersebut adalah hunian cluster. Mungkin kamu masih merasa asing dengan istilah ini. Cluster adalah sejenis perumahan yang memiliki kualitas premium dari segi fasilitas dan kualitasnya. Peminat hunian ini sangat banyak karena biasanya terletak di lokasi yang strategis. 


Apabila kamu memilih hunian jenis cluster, akan ada banyak kelebihan yang didapatkan. Salah satunya adalah praktis. Sebab, bangunan ini sudah siap huni. Kamu tidak usah lagi berfikir keras untuk mencari tenaga tukang untuk membangun, membeli material, mendesign bentuknya dan lain sebagainya. Namun sebelum memilih perumahan cluster, kamu harus melakukan beberapa hal agar mendapatkan yang terbaik. Hunian yang nyaman dan menyenangkan sangatlah penting untuk keluarga tercinta. 

Tips Memilih Perumahan Cluster Untuk Keluarga

Simaklah beberapa tips berikut ini agar kamumerasa nyaman, tenang dan puas dengan pilihan hunian yang akan dijadikan tempat berkumpul bersama keluarga setiap harinya. Beberapa hal yang harus kamu perhatikan adalah sebagai berikut ini:

1. Letak bangunan

Dalam perumahan cluster, biasanya dalam satu area terdapat kurang lebih 50 rumah. Dengan jumlah yang cukup banyak ini, akan lebih baik bila kamu memilih posisi hunian yang berada di posisi agak tengah. Alasannya adalah bila kita memilih di area yang depan dan dekat dengan jalan pasti akan sangat bising. Hal ini kurang cocok untuk kamu yang suka dengan ketenangan. Selain itu, bila kamu memilih hunian di bagian tengah, keamanan juga akan lebih terjamin karena kanan kiri pasti masih ada rumah tetangga yang dapat memantau keadaan. 

Sementara itu, apabila kamu memilih area yang belakang, biasanya aksesnya agak sulit terutama untuk jalannya. Kamu harus memastikan dahulu jalan yang akan dilewati bisa digunakan dengan mudah atau tidak. 

2. Keamanan 

Bentuk perumahan cluster ini memang lebih direkomendasikan sebagai pilihan untuk kamu yang mengutamakan keamanan. Karena perumahan cluster ini biasanya hanya terdiri dari satu pintu masuk yang dilengkapi dengan penjagaan di pos oleh security. Sehingga akses keluar masuk terpantau dan meminimalisir adanya tindak kejahatan yang tidak diinginkan. Sebagai pertimbangannya, pilihlah perumahan cluster yang memiliki double protection yaitu dari CCTV dan juga security. 

3. Jarak rumah ke fasilitas umum

Kamu pasti sangat mendambakan hunian yang dekat dengan fasilitas umum sehingga aksesnya mudah dan cepat. Biasanya di beberapa perumahan cluster menyediakan fasilitas umum seperti taman, kolam renang dan lain sebagainya. Pilihlah rumah yang tidak terlalu dekat namun tidak juga terlalu jauh dari tempat tersebut. Karena apabila kamu memilih yang dekat, kamu akan merasa sangat bising bila sedang banyak orang yang berkunjung ke fasilitas umum tersebut. 

Oleh karena itu akan lebih baik bila kamu memilih hunian yang letaknya sedang, paling tidak berjarak beberapa rumah dan masih dapat diakses dengan berjalan kaki. Hal ini juga sangat penting untuk dipertimbangkan bila kamu adalah tipe orang yang tidak suka dengan lingkungan yang terdengar berisik dan mengganggu. 

Selain fasilitas umum yang ada didalam cluster, pertimbangkan juga dengan jarak fasilitas umum yang lainnya seperti rumah sakit, sekolah, pasar, kantor dan lain sebagainya. Bila terlampau jauh dengan tempat tersebut kamu harus siap dengan konsekuensinya yaitu butuh waktu tempuh yang lama dan tentu saja ongkos yang lebih banyak. Hal ini harus dipikirkan dan dipertimbangkan dengan serius. 

4. Arah cahaya

Hal penting lain yang harus diperhatikan adalah arah cahaya agar mendapatkan hunian yang nyaman. Usahakan jangan memilih rumah yang menghadap langsung ke arah barat atau timur karena panas matahari akan terasa lebih menyengat. Akan lebih baik bila kamu memilih posisi arah barat dan timur di posisi samping rumah. 


Secara tidak langsung sinar matahari adalah sesuatu yang penting dalam sebuah rumah. Karena tanpa adanya sinar matahari yang masuk ke dalam rumah akan membuat terasa pengap dan gelap. Selain itu bila jarang terkena sinar matahari tentu saja rumah akan menjadi lebih lembab dan jamur dapat dengan mudah tumbuh merusak rumah kita. 

5. Pilihlah rumah yang baru

Rata-rata rumah cluster memang merupakan bangunan yang baru. Namun ada juga yang menawarkan harga miring karena rumahnya adalah bangunan lama yang dijadikan sample produk. 

Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan terutama yang berkaitan dengan kualitas rumah, akan lebih baik bila kamu membeli yang baru saja, lihat di antara perumahan cluster ini. Selisih harga tidak menjadi masalah yang penting kualitasnya bagus dan tentu saja akan lebih awet dan aman. 

6. Melakukan survey

Saat akan membeli perumahan cluster, akan lebih baik jika kamu melakukan survey terlebih dahulu. Kumpulkanlah beberapa referensi cluster yang menjadi incaran, bandingkan harga, bahan bangunan, ruangan, letak dan lain sebagainya. Lewat survey tersebut, nantinya diharapkan kamu mendapatkan yang paling sesuai sehingga tidak merasa rugi atau menyesal. 

Karena mengambil keputusan dengan terburu-buru biasanya akan membawa penyesalan. Bila kamu memiliki waktu luang, tidak ada salahnya melakukan survey langsung ke lokasi sehingga hati merasa lebih mantap dalam menentukan pilihan. Pikirkan dengan matang beberapa pertimbangan yang penting dan menjadi prioritas. 

7. Memilih posisi hook

Bila kamu sekeluarga memiliki rencana untuk merenovasi rumah dengan sedikit melebarkannya, pilihlah posisi yang memiliki kelebihan tanah. Hal ini akan lebih memudahkan untuk mewujudkan keinginan tersebut. Misalnya saja bila kamu ingin membuatnya sebagai taman kecil atau tempat bersantai bersama keluarga. Namun kamu juga harus menanggung konsekuensinya yaitu harganya pasti lebih mahal. 

8. Mencari informasi mendetail melalui marketing atau pemasaran

Carilah info mendetail tentang cluster yang akan kamu jadikan sebagai hunian. Kamu bisa menanyakan hal tersebut kepada marketing cluster. Tanyakanlah semua hal yang ingin diketahui sehingga bisa kamu jadikan sebagai perimbangan dan pembanding dengan pilihan lainnya. Semua informasi tersebut sebaiknya sudah kamu list sehingga tidak ada yang terlupakan. 

9. Menanyakan status rumah

Dalam mendapatkan rumah cluster ada dua cara yaitu membeli yang memang sudah siap huni dan yang kedua adalah dengan cara indent. Bila rumahnya telah jadi, segeralah survey ke lokasinya secara langsung sehingga mempunyai bayangan dan pertimbangan. Namun bila kamu memilih perumahan cluster dengan metode indent, kamu harus lebih detail lagi dalam memilihnya. Karena rumah baru akan jadi dalam kurun waktu 8 hingga 24 bulan dari kesepakatan. Sebelum itu, kamu hanya bisa melihat denahnya dan rancangannya saja. 

10. Menanyakan garansi kerusakan rumah

Menanyakan adanya garansi pada rumah sebelum melakukan pembelian juga merupakan hal penting. Bila rumah tersebut memiliki waktu garansi, tanyakan berapa lamanya masa tersebut. Biasanya waktu yang diberikan oleh developer hanya berkisar 3 hingga 6 bulan saja. Bila kamu mendapatkan fasilitas ini, jangan segan untuk melakukan complaint jika ada suatu hal yang butuh diperbaiki. Misalnya saja saat dinding retak, genteng bocor atau pipa air rusak. Jadi kamu bisa menghemat biaya reparasinya karena masih dalam masa garansi. 

Bila kamu mendapatkan masa garansi, selama masa garansi tersebut jangan melakukan renovasi rumah yang cukup besar. Karena hal tersebut dapat menghanguskan garansi yang diberikan. Pahami dengan benar karena biasanya hal ini telah tertulis di dalam kesepakatan. Jangan sampai kamu sudah keluar uang banyak dan disalahkan pihak developer saat meminta garansi. 

11. Menyelesaikan urusan interior rumah sebelum ditempati

Setelah deal dengan kesepakatan pembelian, kamu harus mengecek terlebih dahulu apa saja yang dibutuhkan di rumah. Hal ini lebih berkaitan dengan perkakas dan peralatan. Misalnya saja bila belum tersedia bak penampungan air, memasang PAM dan lain sebagainya. Pastikan semua permasalahan tersebut sudah teratasi dan saat kamu ingin menempatinya dan pindah ke tempat itu, semua sudah tersedia dan berfungsi normal. 


Mengurus semua keperluan tersebut setelah pindahan akan sangat merepotkan. Jadi, sebisa mungkin urus segala sesuatunya sebelum melakukan pindahan. Jangan lupa juga agar meyakinkan rumah sudah sempurna, lengkap dan bersih sebelum digunakan. Jadi saat perkakas dipindahkan ke rumah baru kamu tinggal memasangnya saja di tempat yang diinginkan. Ini akan lebih efisien dan praktis. 

Memilih rumah memang bukan hal yang mudah dan membutuhkan banyak pertimbangan. Sebab, rumah adalah tempat kita tinggal yang setiap harinya kita gunakan untuk beristirahat, berkumpul dengan keluarga dan melepas lelah. Kenyamanan adalah hal yang paling utama sehingga berundinglah dengan keluarga untuk mendapatkan yang paling sesuai dengan keinginan. 

Nah, jadi jangan salah pilih ya. Semoga tips diatas dapat membantumu untuk memilih cluster yang terbaik dan ideal untuk keluarga agar mendapatkan kehidupan yang nyaman dan tentram. Jangan pernah menyerah untuk menggali banyak informasi dan mengumpulkannya. Karena rumah merupakan investasi jangka lama yang harus dipertimbangkan dan diperhitungkan pemilihannya dengan matang. Selamat berburu rumah cluster idamanmu. 

44 comments:

  1. Betul mba, kalau mau beli rumah cluster memang harus sering sering survey lokais nya, kalau bisa sih memang di hook biar lapanb hehee

    ReplyDelete
  2. Punya rumah cluster itu lumayan bikin tenang karena biasanya pintu keluarnya cuma satu dan satpam 24jam. Yang belum keturutan beli hook,mahalnyaaa haha

    ReplyDelete
  3. setuju banget yang arah cahaya, aku sendiri punya kebiasaan baca buku dan paling bagus memang penerangan secara alami, itulah kenapa arah cahaya penting buatku

    ReplyDelete
  4. Aku kok malah suka yang ada di pinggir jalan, Mbak. Soalnya biasanya gitu kan dapat tanah sisaan yang lebih luas jadi bisa ditanami segala macam apotik hidup.

    ReplyDelete
  5. Wah aku baru tahu rumah ada garansinya, makasih mbak... panduan yg bagus buat yang baru memulai kehidupan hehe

    ReplyDelete
  6. Berencana pengen punya cluster, tapi suasananya alam banget 😍 btw makasih yah kak sharing dan tipsnya 😍

    ReplyDelete
  7. kalo perumahan cluster ini wajib ada satpamnya karena ga ada pagarnya kan.

    ReplyDelete
  8. Biasanya ada beberapa perumahan cluster yang gak boleh mengubah penampakan luar rumah. Bahkan warna cat pun harus sama. Jadi harus bener-bener suka sama rumahnya. Tapi, enaknya kalau cluster, lingkungannya dijaga. Gak sembarangan orang bisa keluar masuk

    ReplyDelete
  9. Beruntungnya cluster kami diposisi hook. Meskipun hanya bunga2 yg tumbuh. Kalau suatu saat diubah menjadi taman bermain anak oke juga

    ReplyDelete
  10. Sebenarnya kadang rumah sample malah jauh lebih bagus ketimbang rumah baru.
    Karena biasanyaaa, spek yang dipakai masih lebih bagus, lebih diperhatikan, maklum kan mau jadi pajangan hehehe
    Rumah baru, terlebih yang pengerjaannya di borong sekaligus, kualitasnya ya gitu deehh hihihi.
    Atau kalau mau beli rumah baru, mending sesekali sewa orang yang ngerti kualitas bangunan untuk mengawasi pembangunannya biar gak menyesal baru ditempati udah bocorlah ini lah itulah hehehe :)

    ReplyDelete
  11. Dari dulu ingin sekali bisa punya rumah cluster karena kayaknya lebih aman dan nyaman. Makasih Mba tipsnya.

    ReplyDelete
  12. Kalau aku selalu lihat lingkungannya dulu, baru kondisi bangunannya. Memang lebih enak beli rumah yang baru, karena minim perawatannya. Kalau rumah bekas kan mesti ada aja yang dikerjain nantinya heheh

    ReplyDelete
  13. Aku lebih suka rumah yang masih menyisakan tanah di samping kiri, kanan, depan dan belakang. Pemuja jendela yang menghadap ke taman ini kayaknya lebih cocok milih rumah dg model hook ya. :D

    ReplyDelete
  14. duh.. saya pengen banget sebenernya tinggal di cluster. jalanan udah pasti bagus, rumah tertata rapi, bangunan baru, keamanan insyaAllah terjamin, tempat bermain anak mesti kece.. tapi sekarang alhamdulillah juga, meski kebagian tinggal di kampung, wajib disyukuri, hehehe

    ReplyDelete
  15. Ah iya menanyakan garansi kerusakan itu penting juga, aku luput sm yg satu ini mbk. Kpn2 deh klok nyarik rumah di perumahan cluster aku bakal nanyak itu. Makasih banyak y mbk

    ReplyDelete
  16. Menurutku poin 2,3,5 penting banget sih. Selain itu dekat dengan sekolah itu nomor satu kali yaa, biar anak kalau mau berangkat gak ngantuk di jalan

    ReplyDelete
  17. No 3 dan 9 menurutku hal yang paling penting. Terutama yg no 9 sih

    ReplyDelete
  18. Oh satu lagi, kondisi rumah di musim hujan termasuk daerah langganan banjir apa bukan juga penting

    ReplyDelete
  19. Memang impian Ujame banget punya rumah yang di cluster, lebih tenang, nyaman dan kayaknya lebih konsen buat bikin konten ahahaha. Makasih ya, mbak reviewnya. Bisa jadi bahan pelajaran :)

    ReplyDelete
  20. Rumah type hook palinh suka, karena bisa bebas nambah bangunan di samping

    ReplyDelete
  21. Jadi pengen beli rumah setelah baca postingan ini. Jadi aku harus dan kudu rajin nabung nih. Makasih tipsnya, Mbak Noorma.

    ReplyDelete
  22. Keamanan itu penting banget, sih. Kalau keamanan terjaga baik, penghuni rumah juga jadi merasa lebih tenang dan bisa lebih produktif. Salah satu nilai jual cluster.

    ReplyDelete
  23. Memang nyaman tinggal di cluster. Saya udah pernah merasakan tinggal di cluster. Lebih nyaman karena semuanya tertata dengan baik. Untuk penataan cahayanya pun bagus.

    ReplyDelete
  24. Banyak pertimbangan buat beli rumah. Aku kalau bisa milih yg cahayanya terang, gak remang. Senang kalau punya rumah yg jendelanya mengarah ke cahaya

    ReplyDelete
  25. Faktor keamanan juga perlu diperhatikan dalam memilih rumah cluster

    ReplyDelete
  26. Tips semua sangat bermanfaat banget ya,, saya sendiri pengen banget punya cluster gini, rasanya lebih nyaman apalagi ada halaman yang luas ,, duh idaman banget deh.

    ReplyDelete
  27. Wah tipsnya semua penting nih Mba...noted deh mdh2 an bs punya investasibdi bidang property..😍😍

    ReplyDelete
  28. Aku juga suka rumah hook, bisa dibangun lebih luas, tapi harganya waduuh :))

    ReplyDelete
  29. poin jarak dari rumah le tempat umum bagiku utama mba sih mba skrg aja rumahku jauh ke tempat umum kerasa banget mager-nya kalau mau keluar hahaha

    ReplyDelete
  30. Saya belum lama ini juga mengetahui bahwa ternyata arah cahaya sangat mempengaruhi kondisi rumah juga ya

    ReplyDelete
  31. Pilihan rmh di hook memang paling bnyk dicari karena nantinya bisa memenuhi keinginan bila ada rezeki memperluas rmh lbh leluasa. Yang penting rmh induk dirubah tampak depannya. Tipsnya semua ok. Salut.

    ReplyDelete
  32. Legalitas menurutku jadi salah satu pertinbangan utama ya mba karena banyak sekarang developer yang asal2an bangun perumahan. Kemudian faktot2 yang mba tulis, memang betul sekali.. harus jadi pertimbangan juga untuk milih2 rumah di perumahan

    ReplyDelete
  33. suka dengan rumah cluster, tetangganya segitu aja. Hahaha. Trus sistem keamanan biasanya lebih ketat dan one-gate system.

    ReplyDelete
  34. Pengen sih punya rumah cluster, kayaknya lebih aman dan nyaman gitu, nggak terlalu rame, makasih tipsnya moga-moga bisa nih punya rumah cluster

    ReplyDelete
  35. Wah, boleh-boleh nih tipsnya. Noted deh buat nanti kalo mau beli rumah di perumahan. Sampai saat ini aku masih betah di perumahan konvensional.

    ReplyDelete
  36. Emang kudu detail ya saat kita memutuskan untuk memilih perumahan cluster gini. Jarak ke tempat umum dan jalan raya memang sebaiknya tidak terlalu jauh. Tapi kalau punya kendaraan pribadi sih sebenarnya tidak masalah ya.

    ReplyDelete
  37. Punya impian suatu saat punya rumah di cluster.
    Suka sama desain dan suasananya yang bikin adem.

    ReplyDelete
  38. Aku dulu sebenarnya punya kesemptan memilih posisi hook, apa daya uangnya gak nyampek haha. Skrng sih tetep di pojok dan depan taman tapi tanah ngepas. Tanah sebelah jg bukan tanahku tapi buat fasum. betul survei dulu sblm membeli yaaa

    ReplyDelete
  39. Enak ya sepertinya tinggal di cluster. Tapi ya memang harus teliti sebelumnya biar hasilnya pun memuaskan

    ReplyDelete
  40. kalau udah nikah nanti pengen tuh aku tinggal di rumah cluster. tapi sekarang susah nyarinya di jakarta huhu

    ReplyDelete
  41. Milih posisi hook ini kadang suka kehabisan hehe saking banyak peminatnya.

    ReplyDelete
  42. Nah aku sepakat banget cari rumah ya sesuai dengan pencahayaannya, maklum masih punya anak kecil. Jemuranku banyak hahaha

    ReplyDelete
  43. Rumah dengan hook, whuah aku lgsung kebayang mau bikin taman mungil utk tmp foto2 Adek karla. Haha

    ReplyDelete
  44. Enak kayaknya tinggal di rumah cluster ya mbak. Sistem one gate dan ada penjaganya. Cuma kuatirnya tetangga pada masing masing gitu.

    ReplyDelete

Terima kasih sudah berkunjung di Blog Cah Kesesi Ayutea ini, Silakan tulis komentar untuk postingan ini.. :)

Mohon maaf.. spammer atau komentar dengan menyertakan link hidup akan saya hapus .. :)