Skip to main content

Purbasari Influencer Academy 2018 Semarang

Hallo, Assalamu'alaikum.

Sabtu lalu, 20/10 saya berangkat habis subuh dari Kesesi ke Semarang. Sampai di stasiun ternyata kehabisan tiket kereta, wal hasil saya bingung dan worried banget kalo nantinya saya akan terlambat sampai Semarang. Maklum, antusiasme diri saya sendiri untuk datang ke Semarang sudah sejak awal bulan Oktober ini. Bagaimana tidak, saya dapat undangan untuk hadir di acara PIA 2018. Hmm.. apa sih PIA itu? Ada yang tahu?

PIA 2018 adalah akronim dari Purbasari Influencer Academy 2018. Nah, di Semarang bertempat di Gets Hotel, jalan MT Haryono Semarang. Kenapa saya benar-benar tertarik untuk datang ke acara ini?

Pertama, saya  purbasari user. Produk purbasari yang setiap hari saya pakai adalah lisptiknya. Okay, well, saya memang hampir tidak pernah bermake up full make up dalam keseharian saya karena saya bekerja di salah satu PTN di Pekalongan. Yaa, di kampus juga tidak ada yang bermake up full melainkan pemakaian make up standar saja, bedak, lipstik, dan eyeliner. Etapi, jaman sekarang mahasiswa banyak juga sih yang pake eyeshadow dan blush on merah di bawah mata ala-ala korea gitu. Hehe..  intinya, sebagai pengguna purbasari, tentu saja ada rasa penasaran yang luar biasa untuk hadir di acara bergengsi seperti PIA 2018 ini.

Kedua, saya suka pematerinya dan materi di workshopnya, yaitu kak Anunk Aqeela yang mmbahas tentang personal branding, kak Ini Vindy untuk ngisi kelas make-up, dan kak Natasha Esteele yang ngajarin kita tentang fotografi.

Personal Branding oleh kak Anunk Aqeela

Apa sih Personal Branding itu? ada yang tahu? di dalam dunia maya atau bahkan dunia nyata, personal branding itu penting dan diperlukan loh. Apa sebab? personal branding akan mengidentitaskan kita saat dikenal orang. Semisal nih ya, selebgram Ria Ricis, apa sih personal branding dari dia? Iyaps betul, Ria Ricis dikenal sebagai remaja yang punya kreatifitas tinggi, ceria, gokil, suka petakilan. Nah, begitu kalian dengar nama Ria Ricis otomatis bayangan kamu akan menuju ke image yang dibangun Ria Ricis selama di sosial media instagram.  Atau personal brandingnya lagi ada Squishy Lover, kenapa saya bilang begitu? karena di youtube channelnya dia selalu bahas tentang squishy. 

Lalu, kalau kamu.. apa sih personal brandingmu?

Di dalam personal branding, kaka Anunk menyampaikan juga tentang etika. Etika bersalaman, etika saat menyapa, etika saat ngajak ngobrol orang lain, etika berdiri, edika duduk, bahkan etika bagaimana posisi kaki dan tangan ketika kita duduk dan ngobrol dengan orang lain. 

Kak Anunk juga membranding dirinya sebagai designer yang punya karya unik. Jadi intinya personal branding itu adalah branding dari seseorang yang ditanamkan pada diri sendiri yang kemudian menjadi ciri khas dari diri kita. 

Kelas Make up oleh Vlogger IniVindy

Jujur ya, saya kaget ketika Inivindy jadi pembicara. Lhaa selama ini saya belum mengenal lebih dekat dengan dia je. hehehe.. Tapi setelah kak Vindy maju ke depan dan menjelaskan serta memberikan tutorial make up yang flawless gitu jadi paham. Asyik juga orangnya dalam menyampaikan materi, lucu banget. orangnya suka ngebanyol. persis brandingnya sebagai kreatif ajaib gitu kaya di IGnya.

Semua peserta PIA 2018 diajarin dan langsung praktik make-up. ini hasil riasan aku. kaya apa ya? nini towok? hahaha

Kelas Fotografi Bareng kak Natasha Esteele.

Kak Tasha datang dari Jakarta. dia faknya di fotografi. di sini, dia menjelaskan beberapa teori-teori dan istilah-istilah dalam dunia perfotoan. Jujur ya karena saya awam sekali dengan pepotoan, so, saya nggak ngerti dan nggak tahu apa yang sedang diperbincangkan saat ini. Hmmm.. Kamu tau nggak sih make up apa yang sampai hari ini masih terkenang?

Banyak ilmu yang saya dapatkan selama PIA 2018 lalu itu. Semoga saya bisa menjadi pribadi yang tak hanya cantik dari wajahnya, tapi jadikan kami amanah yang dapat menjunjung tinggi keluarga.

Semoga Purbasari makin sukses. Purbasari itu brandingnya adalah produknya banyak dan selalu berinovasi, dan yang paling penting  Purbasari harganya lebih murah dari kosmetik yang lain.

Oiya sebelum saya tutup postingan ini, saya mau kasih tahu ya.. Saya pulangnya dibawain oleh-oleh gemes loh.. Ada lipstik, ada bedak, produk barunya bernama hybrid seeries. 

Comments

Popular posts from this blog

Granuloma Umbilikalis Pada Bayi

Assalamu’alaikum, sahabatku.. semoga selalu sehat, ya. Amin. . . Postingan kali ini saya mau bercerita tentang Granuloma Umbilikalis Pada Bayi . Ini tentang Nooha, anak kedua saya yang lahir pada tanggal 5 Januari 2017 yang lalu. Sampai hari ini usianya sudah 3 bulan 4 hari. Alhamdulillah dia tumbuh dengan baik, sehat, dan ceria. Harapannya tentu seperti itu, bukan? Tetapi, ada sesuatu yang pernah membuat saya khawatir, yaitu masalah tali pusarnya. Dia puput usia 7 hari, tapi saya melihat pada pusarnya itu masih ada yang basah, jadi proses lepasnya puput itu seperti belum waktunya gitu. Dan benar saja setiap hari ada bekas seperti nanah pada kaos dalamnya. Kalo saya ibaratkan itu seperti lelehan lilin yang menempel di kaos. Baunya khas tapi tidak seperti bau nanah, enggak pesing, ataupun bau enggak enak lainnya. Setiap hari ada bekasnya di kaos, sesekali membesar berwarna merah, seperti daging tumbuh. Nanti meleleh lagi, terus seperti itu setiap hari. Saya takut k

USAHA MIKRO; TETAP BERTAHAN DI TENGAH PANDEMI BERSAMA PIP

Kurang lebih 6 bulan masyarakat Indonesia berperang melawan pandemi Covid-19, dan hingga saat ini perang tersebut belum ada indikasi berakhir. Pandemi Covid-19 di Indonesia yang diketahui sejak awal bulan Maret 2020 harus memaksa sebagian besar masyarakat Indonesia untuk membatasi aktivitasnya agar penularan dapat dicegah. Dampak dari pembatasan tersebut mengakibatkan berbagai sektor terkena imbas akibat terhentinya aktivitas masyarakat. Di antara sektor yang paling parah terkena dampak Covid 19 adalah sektor ekonomi. Bukan hanya dalam skala makro, pandemi Covid-19 ini pun menghantam sektor mikro, bahkan tak tanggung-tanggung para pedagang kecil dan pelaku UMKM juga terkena imbasnya. Bahkan tidak sedikit dari mereka harus gulung tikar dan tidak dapat melanjutkan usahanya karena mengalami banyak kerugian, mulai dari turunnya pendapatan, hingga tidak lakunya barang-barang hasil produksi mereka.  Jika kita mau menengok lebih dalam lagi, UMKM di Indonesia sangat banyak jumlahnya, usaha ini

Mencetak Kemasan Makanan di Uprint untuk Usaha Snack

Halo, Assalamu’alaikum.. Apa kabar, Februari udah berjalan satu pekan, nih, dan di beberapa mini market udah mulai banyak bertebaran promosi coklat dan segala macam yang berhubungan dengan valentine. Saya sendiri sih enggak pernah merayakan hari Valentine secara khusus, ya. karena menurut saya semua hari sama saja, saya selalu memberikan rasa sayang dan cinta kepada pasangan... pun dengan sesama, eaaa... Kamu pernah ngeh nggak kalau kemasan masakan untuk coklat, kue, permen menjelang Valentine itu lucu-lucu. Saya sih selalu ngeh, bahkan beberapa kali pernah kepincut dan membeli coklat karena suka dengan kemasannya. Kalau Valentine begini mah kebanyakan kemasan warna pink gitu, ya. Tapi ada juga beberapa coklat yang kemasannya selain warna pink. Ngomongin masalah kemasan. Saya jadi ingat teman saya yang buka usaha kuliner snack/jajanan. Tapi dia bingung soal design kemasannya. Namanya usaha kuliner begitu kan hal yang pertama dipikirkan tentu soal personal bran