Skip to main content

Pengen Travelling dengan Keluarga



Travelling, satu kata yang langsung mengingatkan saya pada masa lalu. Masa lalu saat saya masih kuliah strata 1 di UIN Walisongo Semarang. Menjadi mahasiswa punya banyak teman baru, salah satunya punya teman yang hobinya jalan-jalan membuat saya ikut arus dia. Meskipun sebenarnya awalnya saya nggak begitu suka jalan-jalan. Tapi karena sering diajak dia, akhirnya menikmati juga.

Kami perginya nggak jauh-jauh sih, hanya jalan-jalan seputar Semarang dan Jogja saja. Sesekali ke daerah Jawa Barat bagian selatan. Meskipun begitu, ternyata menjadikan saya punya rasa rindu hingga sekarang. Rindu, karena sejak menikah saya hampir nggak pernah travelling. Kasian banget lah ya saya ini, hehe.


Suami sibuk kerja, giliran libur yaa pengennya di rumah saja unyel-unyel main dengan anak-anak. semangat travellingnya seperti menguap perlahan. Jujur saja, sebenarnya saya pengen sekali jalan-jalan ke mana gitu, ber-empat. Nginep di hotel atau penginapan seperti villa di tempat wisata. Stay cation ala-ala gitu lah pokoknya.

Ngebayanginnya aja udah bahagia, tapi kok ya kalau dipikir-pikir tetep enak tidur di kamar sendiri. wkwkwkwk (kebanyakan mikir, mbok!)

Mbak Dwi Septia dan mbak Winda Oei pengen tahu tentang ‘Orang yang Paling Ingin Saya Ajak Travelling’ kan? Kalau dari singkat cerita saya di atas, tentu jawabannya sudah jelas, bukan? Saya ingin pergi bersama keluarga kecilku.

Haihata lah ya punya anak krucils bayi gitu ditinggal terus kami pacaran berdua? Hihihi. Keinginan saya sebenernya cukup sederhana, pengen stay-cation ala-ala di penginapan. Kalau ditanya di penginapan mana gitu, saya langsung ngebayangin kota Purwokerto – Banyumas. Soalnya inget waktu acara BloggerCamp 2 tahun lalu, kayaknya asyik gitu ngecamping bareng keluarga. Atau jangan camping, deh. Nginep di Vila di Baturaden. Hihi
Kalau saat ini memang itu yang saya inginkan. Kemaren sempet sih ngobrol dengan suami kalau saya pengen ke Umbul Sidomukti. Seumur-umur, selamanya saya lebih dari 12 tahun tinggal di Semarang, saya belum pernah menginjakkan kaki di sana. atau ke Gedong Songo, sama sekali belum pernah juga.
 
jadi kangen mereka, temen-temen di blogger camp >,<
Lhaa dulu katanya punya temen hobi travelling, non? Hahaha.. iya bener, dulu saya sering jalan-jalan tapi lebih seringnya ke Jogja dan ke Jawa Barat. Kalau di Semarang hanya ke pantai, pantai, pantai, dan pantai >,< Ada sih selain pantai, kami ke Simpang Lima, Masjid Agung Jawa Tengah, dan............ museum. *nyengirkuda*

Itu sudah juara loh, karena saya sering nolak kalau dia ngajak jalan. Ngelesi menjadi alasan saya untuk tidak pergi. Holahiyatoh, mendingan cari duit daripada ngehambur-hamburin duit (catet). Apalagi pernah waktu itu ada niatan jahat, bolos kuliah! Tentu, sebagai anak baik saya enggak mau dong, yak!

Naaahh kalau sekarang, pengen jalan-jalan sama keluarga kecil aja. sempet mikir ya nggak mungkin juga naik motor, tapi saya belum bisa nyetir mobil, begitupun suami. Ehh, ternyata suami mengerti akan keinginan saya. Dia daftar sekolah setir mobil, dan jadwalnya insya Allah besok Sabtu latihan nyetir mobil di Karanganyar Pekalongan. Kalau sudah lancar bisa ke mana aja bawa mobil sendiri. Aamiin. Tapi ngomong-ngomong berarti masih lama dong ya travellingnya kita kalau nunggu kamu bisa nyetir sendiri, beb? wkwkwk

Tak apalah ya, yang penting niatnya. Bismillah, niat ingsung nyenengke awak, ngistirahatke pikiran, ben lek ibadah dadi semangat! Insya Allah nunggu Nooha bisa jalan dulu, terus kita sekeluarga bisa travelling bareng, seneng-seneng bareng. Sembari menyemai cinta supaya keluarga kita menjadi keluarga sakiinah mawaddah warohmah. Aamiin.

Comments

Popular posts from this blog

Granuloma Umbilikalis Pada Bayi

Assalamu’alaikum, sahabatku.. semoga selalu sehat, ya. Amin. . . Postingan kali ini saya mau bercerita tentang Granuloma Umbilikalis Pada Bayi . Ini tentang Nooha, anak kedua saya yang lahir pada tanggal 5 Januari 2017 yang lalu. Sampai hari ini usianya sudah 3 bulan 4 hari. Alhamdulillah dia tumbuh dengan baik, sehat, dan ceria. Harapannya tentu seperti itu, bukan? Tetapi, ada sesuatu yang pernah membuat saya khawatir, yaitu masalah tali pusarnya. Dia puput usia 7 hari, tapi saya melihat pada pusarnya itu masih ada yang basah, jadi proses lepasnya puput itu seperti belum waktunya gitu. Dan benar saja setiap hari ada bekas seperti nanah pada kaos dalamnya. Kalo saya ibaratkan itu seperti lelehan lilin yang menempel di kaos. Baunya khas tapi tidak seperti bau nanah, enggak pesing, ataupun bau enggak enak lainnya. Setiap hari ada bekasnya di kaos, sesekali membesar berwarna merah, seperti daging tumbuh. Nanti meleleh lagi, terus seperti itu setiap hari. Saya takut k

Kartu ATM Bisa Kadaluarsa

Mungkin pembaca bingung dengan judul postinganku ini, Masa iya sih Kartu ATM bisa kadaluarsa atau expired? Jawabannya adalah IYA. Ini kisah nyata lhoo ya, bukan fiktif. Hihihi.. sebelum mulai bercerita, mau tanya dulu, kalian semua punya kartu ATM kan? Hehehe.. Iya deh iya.. percaya kalian semua punya, bahkan seperti halnya gadget, kalian juga pasti punya lebih dari satu ATM kan? Hihihi..  Oke, mulai ceritanya ya, sebenarnya i ni cerita sudah beberapa tahun yang lalu, jadi waktu itu aku belanja di Mini Market deket kontrakan, karena bawa uang cuma Rp50.000 dan khawatir kurang, aku meminta Aby untuk mengambil uang di ATM dulu, kebetulan ada mesin ATM di dalam mini market tersebut. Nggak lama Aby berdiri di depan mesin ATM itu. Aku kira sudah ambil uangnya, ternyata belum dan Aby bilang kalau Kartu ATMku sudah kadaluarsa. Aku kaget donk ya, kok bisa kedaluarsa? Serius? Dengan deg-degan dan penasaran, aku minta kartu ATMku dan menuju ke mesin ATM. Hmmmm...  ternyata benar, waktu a

Jenis Sabun untuk 7 Langkah Cuci Tangan

Di beberapa tempat dengan gerakan cuci tangan sebagai praktik umum yang biasa dilakukan sehari-hari, banyak terdapat air bersih serta sabun, sebagian besar masyarakat justru tidak menyadari hal penting 7 langkah cuci tangan dengan sabun. Sementara pada lingkungan kumuh atau padat, maka kebiasaan mencuci tangan dengan benar menggunakan sabun sebenarnya dapat membantu untuk menurunkan separuh dari jumlah penderita diare. Gambar pinjem dari web iinformasitips