Skip to main content

BUKU ISNPIRATIF: GANTI HATI (Tantangan Menjadi Menteri)



BUKU ISNPIRATIF: GANTI HATI (Tantangan Menjadi Menteri) by Dahlan Iskan




Asslamu'alaikum, Apa kabar teman-teman Blogger yang saya cintai? Smoga selalu diberi kesehatan yes. Hmm.. Buku apa yang sedang teman-teman baca? Kasih tahu dong!
Postingan kali ini saya mau jawab tantangan tema arisan blog yang ke tujuh. Tantangan oleh mbak Vita Puspitasari dan mbak Anita Makarame tentang Buku Favorit apa yang menginspirasi kehidupan sehari-hari. 

Sebagai seseorang yang suka membaca buku (meskipun tidak gemar), saya juga mempunyai pengalaman dalam membaca sebuah buku. Bahkan di antara sekian banyak buku yang telah saya baca, ada beberapa buku yang mampu mengisnpirasi saya. Salah satu buku tersebut berjudul “Ganti Hati (Tantangan Menjadi Menteri) karya Dahlan Iskan. Buku tersebut merupakan buku yang di dalamnya diuraikan berbagai pengalaman penulis dalam berjuang mempertahankan hidup atau dalam bahasa saya menyambung hidup.

ganti hati dahlan iskan


Membaca tulisan Dahlan Iskan, bait demi bait seakan membuat saya masuk ke dalam sebuah peristiwa perjuangan seseorang dalam mempertahankan hidup, di tengah ancaman kematian yang sewaktu-waktu datang. Kisah perjalanan mantan Menteri BUMN era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam kabinet Indonesia Bersatu II tersebut memang menggetarkan jiwa. Saya sampai dibuat meneteskan air mata ketika membaca bagaimana seorang mantan wartawan sekaligus CEO surat kabar Jawa Pos dan Jawa Pos Group memaparkan dengan gamblang bagaimana ia melawan penyakit yang memiliki resiko kematian. Dan salah satu cara untuk memperpanjang hidupnya adalah dengan cara ganti hati (transplantasi hati).

ganti hati dahlan iskan

Bagi siapa saja hal tersebut akan dianggap sebagai sesuatu yang kecil kemungkinan untuk berhasil, bukan hanya soal susahnya mencari donor hati yang sesuai, tetapi juga soal keberhasilan proses operasi transplantasi sendiri yang dipertanyakan. Namun tampaknya nada pesimistis tersebut tidak berlaku bagi mantan Direktur PLN tersebut. Beliau memiliki kenyakinan bahwa segala sesuatu butuh usaha, seberapapun berat dan resiko apapun  itu semua harus dijalani.



Mungkin karena berbekal pengalaman menjadi seorang wartawan lapangan selama puluhan tahun, kegigihan, keuletan serta semangat dalam menjalani hidup itulah yang membuat Dahlan Iskan tidak gentar dalam melawan penyakit tersebut. Buktinya apa yang menjadi kekawatiran sebagian besar orang-orang, bahkan keluarga dekatnya hingga saat ini belum sepenuhnya terbukti. Operasi ganti hati pak Dahlan Iskan yang dilakukan di China berhasil, bukan hanya itu saja hati baru yang dimiliki Pak Dahlan yang konon berasal dari pemuda Negeri Tirai Bambu tersebut bekerja dengan baik.

Bila tidak berkerja dan bisa menyatu dengan raga Dahlan Iskan tidak mungkin beliau masih bertahan hingga sekarang. Lebih hebatnya lagi setelah memiliki hati baru Dahlan Iskan justru tidak banyak melakukan istirahat sebagaimana yang disarankan oleh tim dokter, beliau justru mensyukuri kesempatan untuk hidup lebih lama dengan cara mengabdi untuk negeri yaitu menjadi orang nomor satu di PLN, dan juga  menjadi menteri BUMN di saat negeri ini masih dipimpin oleh SBY. Saat masih aktif di PLN dan juga saat menjabat sebagai menteri, kinerja pria kelahiran Jawa Timur itu justru semakin giat. Alih-alih memikirkan resiko kesehatannya semakin memburuk, beliau malah berkenyakinan bahwa semakin giat bekerja untuk bangsa akan membuat dia semakin sehat, dan hal tersebut benar-benar dibuktikannya hingga saat ini.

Jika dibaca lebih mendalam, buku “Ganti Hati” karya Dahlan Iskan sesungguhnya mengajarkan kepada kita semua sebagai manusia tentang pentingnya semangat dalam menjalani hidup. Hidup itu ada kalanya manis ada kalanya pahit, Dahlan Iskan telah mengalami semuanya. Bahkan beliau mengajarkan di titik paling kritis sekalipun jika ada kesempatan berbuat lebih baik, maka kita diharuskan untuk tetap semangat dalam berjuang demi hidup yang labih baik, demi menciptakan kebahagiaan bagi diri sendiri, keluarga, maupun orang-orang di sekitar kita. 

Melalui buku ini pula segenap pembaca dan masyarakat Indonesia umumnya mencoba diajak untuk  memaknai hidup dan perjalannya sebagai sebuah pengalaman yang tidak akan pernah terlupakan. Buku ini memberikan kesempatan kepada kita untuk bisa membayangkan sekaligus merasakan perjuangan dalam masa-masa sulit di dalam kehidupan. Begitu juga kita akan sadar bahwa di saat-saat itulah kita sebagai manusia pasti akan merasakan betapa lemahnya kita dan membutuhkan orang lain untuk menolong dan mendampingi kita dalam menjalani masa-masa sulit tersebut. 

ganti hati dahlan iskan



Terakhir, buku yang menceritakan kisah nyata perjuangan Dahlan Iskan dalam menggapai hidup baru (dengan hati baru) bagi saya merupakan sebuah buku yang sangat inspiratif dan layak dijadikan sebagai pedoman dalam mengarungi kehidupan ini dengan berbagai warna-warni ujiannya. Melalui buku ini pula kita akan dapat lebih mensyukuri atas nikmat kehidupan yang diberikan Tuhan kepada kita semua. Amien.

Comments

Popular posts from this blog

Granuloma Umbilikalis Pada Bayi

Assalamu’alaikum, sahabatku.. semoga selalu sehat, ya. Amin. . . Postingan kali ini saya mau bercerita tentang Granuloma Umbilikalis Pada Bayi . Ini tentang Nooha, anak kedua saya yang lahir pada tanggal 5 Januari 2017 yang lalu. Sampai hari ini usianya sudah 3 bulan 4 hari. Alhamdulillah dia tumbuh dengan baik, sehat, dan ceria. Harapannya tentu seperti itu, bukan? Tetapi, ada sesuatu yang pernah membuat saya khawatir, yaitu masalah tali pusarnya. Dia puput usia 7 hari, tapi saya melihat pada pusarnya itu masih ada yang basah, jadi proses lepasnya puput itu seperti belum waktunya gitu. Dan benar saja setiap hari ada bekas seperti nanah pada kaos dalamnya. Kalo saya ibaratkan itu seperti lelehan lilin yang menempel di kaos. Baunya khas tapi tidak seperti bau nanah, enggak pesing, ataupun bau enggak enak lainnya. Setiap hari ada bekasnya di kaos, sesekali membesar berwarna merah, seperti daging tumbuh. Nanti meleleh lagi, terus seperti itu setiap hari. Saya takut k

USAHA MIKRO; TETAP BERTAHAN DI TENGAH PANDEMI BERSAMA PIP

Kurang lebih 6 bulan masyarakat Indonesia berperang melawan pandemi Covid-19, dan hingga saat ini perang tersebut belum ada indikasi berakhir. Pandemi Covid-19 di Indonesia yang diketahui sejak awal bulan Maret 2020 harus memaksa sebagian besar masyarakat Indonesia untuk membatasi aktivitasnya agar penularan dapat dicegah. Dampak dari pembatasan tersebut mengakibatkan berbagai sektor terkena imbas akibat terhentinya aktivitas masyarakat. Di antara sektor yang paling parah terkena dampak Covid 19 adalah sektor ekonomi. Bukan hanya dalam skala makro, pandemi Covid-19 ini pun menghantam sektor mikro, bahkan tak tanggung-tanggung para pedagang kecil dan pelaku UMKM juga terkena imbasnya. Bahkan tidak sedikit dari mereka harus gulung tikar dan tidak dapat melanjutkan usahanya karena mengalami banyak kerugian, mulai dari turunnya pendapatan, hingga tidak lakunya barang-barang hasil produksi mereka.  Jika kita mau menengok lebih dalam lagi, UMKM di Indonesia sangat banyak jumlahnya, usaha ini

Mencetak Kemasan Makanan di Uprint untuk Usaha Snack

Halo, Assalamu’alaikum.. Apa kabar, Februari udah berjalan satu pekan, nih, dan di beberapa mini market udah mulai banyak bertebaran promosi coklat dan segala macam yang berhubungan dengan valentine. Saya sendiri sih enggak pernah merayakan hari Valentine secara khusus, ya. karena menurut saya semua hari sama saja, saya selalu memberikan rasa sayang dan cinta kepada pasangan... pun dengan sesama, eaaa... Kamu pernah ngeh nggak kalau kemasan masakan untuk coklat, kue, permen menjelang Valentine itu lucu-lucu. Saya sih selalu ngeh, bahkan beberapa kali pernah kepincut dan membeli coklat karena suka dengan kemasannya. Kalau Valentine begini mah kebanyakan kemasan warna pink gitu, ya. Tapi ada juga beberapa coklat yang kemasannya selain warna pink. Ngomongin masalah kemasan. Saya jadi ingat teman saya yang buka usaha kuliner snack/jajanan. Tapi dia bingung soal design kemasannya. Namanya usaha kuliner begitu kan hal yang pertama dipikirkan tentu soal personal bran