Skip to main content

GRUP LELANG TAS " VIA CHAIRUNISA " , CARA UNIK MENJUAL TAS FASHION

Hallo.. Hallo.. Masih mau ngomongin tas nih. hehe.. Iya, tas-tas yang saya dapatin dari lelang tas di salah satu grup di Facebook. Jadi ceritanya, saya nyebarin virus di BBM, saya buat gambar profil dan PM di BBM. Ternyata beberapa teman tertarik karena memang tasnya bagus dan modelnya yang lagi ngehits, harganya juga kalau dibanding dengan beli sendiri di online shop jual tas lain lebih murah ikutan lelang. Hihihi.. Yaa memang sih nggak semua bisa dapat murah, karena ada beberapa tas yang memang saat lelangan berlangsung banyak yang ngebid dan akhirnya bisa tembus ke angka 200 ribu lebih. Biasanya tas yang modelnya kekinian banget yang banyak peminatnya dan bidnya jadi  tinggi sekali.

Kalau saya sih, patokannya kalau bidnya sudah 170 rb saya mundur teratur. Hihihi.. Bagaimana pun ikutan ngebid juga lihat kondisi kantong, kan? ini bisa banget ngomong gini tapi saya sendiri sudah dapat 5 tas. wkwkwk.. Ini Ngidam apa nafsu?? :)

Oke, langsung saja, ya. Tapi mau ngomong dulu kalau postingan ini bukan paid review, ya, jadi si Via Chairunisa, pemilik grup itu juga nggak tahu kalau saya posting di sini. Ini murni karena saya puas dengan barang-barang dia, testimoni teman-teman di grup juga semuanya positif, jadi saya pikir mungkin ada yang membutuhkan informasinya, jadi mendingan saya posting saja, kan enak nantinya tinggal share url saja, tak usah saya jelasin satu persatu setiap ada teman yang tanya. Hihihi..

Namanya Via Chairunisa, pemudi lulusan SMA yang sudah bisa cari uang sendiri dan menabung untuk kedua orangtuanya berangkat ke "Rumah Allah". Umurnya masih belasan tahun tapi dia sangat luar biasa. Hobi mengoleksi tas-tas import, branded, KW, semi premium, semi ori, bahkan yang original membawa dia masuk ke jalur bisnis dan sukses. Menurut saya ini menginspirasi. Dia tinggal di Jakarta. Memang saya belum pernah bertemu langsung dengannya, namun saya merasa dekat karena sosoknya yang ramah. Perempuan cantik yang hobi unggah video nyanyinya di instagram ini berjualan tas dengan cara unik, yaitu lelang tas. 

Dia punya satu grup yang ia beri nama LELANG TAS " VIA CHAIRUNISA " . Membernya sudah lebih dari 2600 pengguna facebook. dan Ajibnya member grupnya aktif semua. Ahh.. saya jadi berasa berada pada lingkaran kaum sosialita. Hahaha. 

LELANG TAS " VIA CHAIRUNISA "

Sungguh! Hasrat hati pengen semua, tapi apa daya.. Hehehe...

Bulan Oktober kemaren memang saya kalap, uang hasil ngeblog saya belikan tas di lelangan Via. Seperti postingan saya sebelum postingan ini. Tiba-tiba saja saya kepengen gitu, padahal saya bukan tipe orang yang suka tas-tas model gitu. Mungkin ini bawaan bayi, #eh

Mau tahu salah satu koleksi lelangan Via?
Lihat gambar di bawah ini..

ini Salah satu koleksi tas Via yang dilelang

Jadi begini, pertama Via aplod foto di grup lelangan, terus kan nanti ada yang komen. Begitu grup sudah terlihat ramai, Via sunting deskripsi gambar. Contohnya Tas Furla Jelly di atas. Dia sunting begini.

Yuhuuu Masuk 4 Warna aja yaa
HITAM 1PCS
MERAH 1 PCS
PINK 1PCS
BIRU 2PCS

BEST SELLER.....
Lelang Tas Furla Jelly
Bahan Jelly Tebal Uk 23 Muat Banyaak.
Ada TaliPanjang + PomPom + Dusbag + Gembok Furla + Syal
START : 120
BID : 4
CLOSE : 15.00 CEPET
Ambil 5 Pemenang. Bid tertinggi Pilih warna Duluan.

JAKARTA/JNE,WAHANA/BCA,MANDIRI,BNI
Nah, nanti satu persatu membernya komen menyebutkan bid mereka masing-masing. START 120, Bid 4. Berarti kita yang ikutan lelang harus komen atau ngebid kelipatan 4. Jadi 124, 128, 132, .......dst.

Kalau waktu sudah menunjukkan waktu yang ditentukan Via, nanti dia hitung mundur, dan CLOSE, kemudian Via mention nama-nama pemenangnya. BID tertinggi bisa pilih warna duluan. Ini berarti pemenang terakhir harus pasrah menerima warna sisa. Hehehe..

Dalam sehari bisa  lebih dari 50 tas yang dilelang, itu berarti lebih dari 50 tas yang dikirim Via ke customernya. WOW! Cara jualan yang bagus, kan? Poin plusnya lagi, semua foto yang dia pake, semuanya REAL PICS!!!

salah satu testimoni dari pemenang tas Furla jelly

Masalah transfer, Via memberi tenggat waktu maksimal 2 hari untuk pemenang bid mentransfer uang. Kalau tidak ada kabar bisa jadi dia lempar atau lelang ulang. dan Via memberi peringatan kepada orang ini untuk serius jangan PHP, karena apa? Banyak yang mau dan nggak dapat tas, eh yang dapat malah nggak sungguh-sungguh. Kalau sudah lebih dari 3x dia PHP. Via bisa kick dia dari grupnya. Kata Via gini, "saya lebih baik kehilangan satu orang yang suka PHP untuk mendapatkan ribuan orang yang serius". Cukup tegas, kan?

Ajibnya lagi, ini anak nggak pernah lupa waktu. Jadi misal dia mau lelang tapi sudah masuk waktu sholat, dia mendahulukan sholat baru setelahnya lanjut lelang. Saya jadi baik sangka sekali, pantas saja grup dia ramai, selain dia rajin sholat, ramah, barang yang dijual juga bagus dan belum ada yang kecewa sama produk dia. Iya, karena saya suka stalkerin dia, testimoninya kok yaa positif semua. Hihihi.. Testimoni ke produk loh ya, Kalau misal ada pemenang yang sedih karena kalah bid atau dapat warna sisa karena jadi pemenang terakhir itu kan beda lagi ceritanya. Namanya sistem lelang, tentu saja yang pengen banget atau ngebed banget sama tas itu harus berari ngebid tinggi. Yaaa, kan?


Oiya, saya punya tips kalau mau ikutan lelang tas di grup Via:
  • Ikut lelang kalau emang kamu suka sama produknya, sreg dengan  model tasnya, cocok dengan ukuran tasnya. Jangan kamu coba ikutan kalau emang kamu nggak sreg sama tasnya. Yang ada nyesel dan PHP. Duuhh!
  • Ngebid semampunya, maksudnya bila dirasa bid yang sudah ada di sana tinggi dan kamu ngerasa sayang, mendingan mundur deh, karena bisa jadi lain hari Via restok lagi. Kecuali emang kamu pengen banget dan nafsu banget! Hajaaarr deh tuh! hihihi 
  • Tentukan standar bid pribadi. jadi kamu sudah punya standar harga  maksimal dalam hati 150.000 .. Ya sudah, kalau sudah lebih dari 150 rb, kamu mundur saja. xixixixi
  • Kalau kantong kamu sudah bolong, Nggak usah Facebookan deh. Soalnya nanti lihat produk yang diaplod Via jadi pengen ikutan lelang lagi. hihihi 
Kamu tertarik sama produk-produk Via? Monggo saja kepoin FB dia dan grup dia. Kali saja mau ikutan lelang. Hihihi..

Comments

Popular posts from this blog

Granuloma Umbilikalis Pada Bayi

Assalamu’alaikum, sahabatku.. semoga selalu sehat, ya. Amin. . . Postingan kali ini saya mau bercerita tentang Granuloma Umbilikalis Pada Bayi . Ini tentang Nooha, anak kedua saya yang lahir pada tanggal 5 Januari 2017 yang lalu. Sampai hari ini usianya sudah 3 bulan 4 hari. Alhamdulillah dia tumbuh dengan baik, sehat, dan ceria. Harapannya tentu seperti itu, bukan? Tetapi, ada sesuatu yang pernah membuat saya khawatir, yaitu masalah tali pusarnya. Dia puput usia 7 hari, tapi saya melihat pada pusarnya itu masih ada yang basah, jadi proses lepasnya puput itu seperti belum waktunya gitu. Dan benar saja setiap hari ada bekas seperti nanah pada kaos dalamnya. Kalo saya ibaratkan itu seperti lelehan lilin yang menempel di kaos. Baunya khas tapi tidak seperti bau nanah, enggak pesing, ataupun bau enggak enak lainnya. Setiap hari ada bekasnya di kaos, sesekali membesar berwarna merah, seperti daging tumbuh. Nanti meleleh lagi, terus seperti itu setiap hari. Saya takut k

USAHA MIKRO; TETAP BERTAHAN DI TENGAH PANDEMI BERSAMA PIP

Kurang lebih 6 bulan masyarakat Indonesia berperang melawan pandemi Covid-19, dan hingga saat ini perang tersebut belum ada indikasi berakhir. Pandemi Covid-19 di Indonesia yang diketahui sejak awal bulan Maret 2020 harus memaksa sebagian besar masyarakat Indonesia untuk membatasi aktivitasnya agar penularan dapat dicegah. Dampak dari pembatasan tersebut mengakibatkan berbagai sektor terkena imbas akibat terhentinya aktivitas masyarakat. Di antara sektor yang paling parah terkena dampak Covid 19 adalah sektor ekonomi. Bukan hanya dalam skala makro, pandemi Covid-19 ini pun menghantam sektor mikro, bahkan tak tanggung-tanggung para pedagang kecil dan pelaku UMKM juga terkena imbasnya. Bahkan tidak sedikit dari mereka harus gulung tikar dan tidak dapat melanjutkan usahanya karena mengalami banyak kerugian, mulai dari turunnya pendapatan, hingga tidak lakunya barang-barang hasil produksi mereka.  Jika kita mau menengok lebih dalam lagi, UMKM di Indonesia sangat banyak jumlahnya, usaha ini

Mencetak Kemasan Makanan di Uprint untuk Usaha Snack

Halo, Assalamu’alaikum.. Apa kabar, Februari udah berjalan satu pekan, nih, dan di beberapa mini market udah mulai banyak bertebaran promosi coklat dan segala macam yang berhubungan dengan valentine. Saya sendiri sih enggak pernah merayakan hari Valentine secara khusus, ya. karena menurut saya semua hari sama saja, saya selalu memberikan rasa sayang dan cinta kepada pasangan... pun dengan sesama, eaaa... Kamu pernah ngeh nggak kalau kemasan masakan untuk coklat, kue, permen menjelang Valentine itu lucu-lucu. Saya sih selalu ngeh, bahkan beberapa kali pernah kepincut dan membeli coklat karena suka dengan kemasannya. Kalau Valentine begini mah kebanyakan kemasan warna pink gitu, ya. Tapi ada juga beberapa coklat yang kemasannya selain warna pink. Ngomongin masalah kemasan. Saya jadi ingat teman saya yang buka usaha kuliner snack/jajanan. Tapi dia bingung soal design kemasannya. Namanya usaha kuliner begitu kan hal yang pertama dipikirkan tentu soal personal bran