Skip to main content

Ini yang Terjadi Ketika Tiduran Setelah Makan


Tahukah kamu? Mengantuk setelah makan memang hal yang alamiah, namun jika rasa kantuk selalu datang setiap sehabis makan, maka hal ini dapat menghambat aktivitas kita sehari-hari dan membuat kita menjadi tidak produktif.

Sebenarnya rasa kantuk muncul dari otak sebagai respons hormon dan saraf dalam tubuh. Saat kantuk melada, kerja otak tidak akan maksimal. Sehingga, banyak fungsi tubuh yang terpengaruh seperti menurunnya kepekaan, tingkat konsentrasi yang rendah, dan tidak adanya gairah atau semangat. Meskipun begitu, sebaiknya hindari kebiasaan tidur setelah makan karena kebiasaan tersebut dapat berdampak buruk bagi kesehatan kita, misalnya:
  • Naiknya berat badan. Rasa kantuk yang muncul setelah Anda menyantap makanan, membuat Anda ingin tidur. Jika Anda mengikuti keinginan ini dan tidur sebentar, misalnya hanya dalam hitungan menit, maka akan menyebabkan berat badan meningkat. Hal ini juga dapat memicu beberapa risiko penyakit yang berhubungan dengan obesitas.
  • Refluks asam. Refluks asam terjadi saat zat asam lambung naik kembali ke esofagus. Ini membuat dada terasa panas dan tidak nyaman.
  • Risiko penyakit stroke dan jantung. Meskipun dampaknya baru akan terlihat dalam jangka panjang, refluks asam berlebih dapat menyebabkan napas terhenti sejenak ketika tidur. Hal inilah yang memicu penyakit stroke. Selain itu, serangan jantung juga bisa terjadi jika seseorang sering langsung tidur ketika merasa kenyang. Hal ini terjadi akibat dari lemak yang terus menumpuk, yang kemudian menyebabkan penyempitan pembuluh darah.
Agar tidak mengantuk setelah makan, ada baiknya untuk mengkonsumsi makanan tinggi protein, tidak makan terlalu banyak, menghindari makan makanan cepat saji dan meminum kopi di siang hari. Itulah yang bisa saya bagikan di postingan ini, semoga bermanfaat.

Comments

Popular posts from this blog

Granuloma Umbilikalis Pada Bayi

Assalamu’alaikum, sahabatku.. semoga selalu sehat, ya. Amin. . .

Postingan kali ini saya mau bercerita tentang Granuloma Umbilikalis Pada Bayi. Ini tentang Nooha, anak kedua saya yang lahir pada tanggal 5 Januari 2017 yang lalu. Sampai hari ini usianya sudah 3 bulan 4 hari. Alhamdulillah dia tumbuh dengan baik, sehat, dan ceria. Harapannya tentu seperti itu, bukan?
Tetapi, ada sesuatu yang pernah membuat saya khawatir, yaitu masalah tali pusarnya. Dia puput usia 7 hari, tapi saya melihat pada pusarnya itu masih ada yang basah, jadi proses lepasnya puput itu seperti belum waktunya gitu. Dan benar saja setiap hari ada bekas seperti nanah pada kaos dalamnya. Kalo saya ibaratkan itu seperti lelehan lilin yang menempel di kaos. Baunya khas tapi tidak seperti bau nanah, enggak pesing, ataupun bau enggak enak lainnya.
Setiap hari ada bekasnya di kaos, sesekali membesar berwarna merah, seperti daging tumbuh. Nanti meleleh lagi, terus seperti itu setiap hari. Saya takut karena pernah kejadian tet…

Kartu ATM Bisa Kadaluarsa

Mungkin pembaca bingung dengan judul postinganku ini, Masa iya sih Kartu ATM bisa kadaluarsa atau expired? Jawabannya adalah IYA. Ini kisah nyata lhoo ya, bukan fiktif. Hihihi.. sebelum mulai bercerita, mau tanya dulu, kalian semua punya kartu ATM kan? Hehehe.. Iya deh iya.. percaya kalian semua punya, bahkan seperti halnya gadget, kalian juga pasti punya lebih dari satu ATM kan? Hihihi.. 
Oke, mulai ceritanya ya, sebenarnya ini cerita sudah beberapa tahun yang lalu, jadi waktu itu aku belanja di Mini Market deket kontrakan, karena bawa uang cuma Rp50.000 dan khawatir kurang, aku meminta Aby untuk mengambil uang di ATM dulu, kebetulan ada mesin ATM di dalam mini market tersebut. Nggak lama Aby berdiri di depan mesin ATM itu. Aku kira sudah ambil uangnya, ternyata belum dan Aby bilang kalau Kartu ATMku sudah kadaluarsa. Aku kaget donk ya, kok bisa kedaluarsa? Serius? Dengan deg-degan dan penasaran, aku minta kartu ATMku dan menuju ke mesin ATM. Hmmmm...  ternyata benar, waktu aku pencet…

Jenis Sabun untuk 7 Langkah Cuci Tangan

Di beberapa tempat dengan gerakan cuci tangan sebagai praktik umum yang biasa dilakukan sehari-hari, banyak terdapat air bersih serta sabun, sebagian besar masyarakat justru tidak menyadari hal penting 7 langkah cuci tangan dengan sabun. Sementara pada lingkungan kumuh atau padat, maka kebiasaan mencuci tangan dengan benar menggunakan sabun sebenarnya dapat membantu untuk menurunkan separuh dari jumlah penderita diare.