Skip to main content

Karaoke Asyik dengan Aplikasi Smule

Hai.. Hai.. Hai.. Di Kesesi hujan terus, mau keluar ke manaa gitu jadi agak males. Di rumah juga bosen. Karokean di rumah lagunya itu-itu aja. Saya belum bisa beli kaset lagu dangdut lain karena hujan. Duuuhh.. Cucian juga kok yaa jadi lama keringnya. Tapi, bersyukur juga karena hujan jadi banyak waktu bersama keluarga di rumah. :)

Kalau hari aktif Senin sampai Jumat masih mendingan, ding. Karena saya sudah mulai ngajar lagi untuk semester genap. Tapi yaa itu tadi, kalau hujan itu lohh, bikin aras-arasen mau berangkat. Budal dari rumah udah krukuban mantel. Wkwkwkwk. Yang penting tanggungjawab djlaksanakan, demi bertemu mereka.. Yuhuu... Yang penting malesnya jangan diterus-terusin, yaaa... :)


Oiya, saya menemukan cara menghilangkan rasa bete dan males. Sebenarnya sudah lama siiih saya ngerti aplikasi ini, tapi nggak tau kenapa tablet saya nggak bisa instal aplikasi ini. Jadi, saya numpang akun di tablet adik saya. Ini serius bisa buat ngilangin stres beneran, apalagi saya pelaku dunia maya dan sosial media. Banyak teman banyak rezeki, right? Dan, Alhamdulillah saya nambah teman karena aplikasi penghilang stres ini, bukan hanya teman, tetapi jadi saudara. Hihihi..

SMULE namanya. Aplikasi yang sudag cukup lama booming di dunia instagram. Pertama kali saya tahu aplikasi karaoke ini dari akun IG nya selebgram @JeArtofa. Iya, dia adalah selebgram yang multi talenta, bisa nyanyi, menari, melawak juga, ganteng pula. Nama bekennya Mamah Jejeh, karena dia suka meniru atau bikin video dubsmash lipsink suara Mamah Dedeh. Kocak abis dahh...

Sejak tahu aplikasi smule, saya penasaran duonk. Tapi sayang, tablet saya nggak bisa download dari playstore. Beruntungnya tablet adik saya bisa, dan saya menumpang deh di sana. Saya masih pakai aplikasi indie, suara cempreng saya masih kelihatan banget. Apalagi kalau karaokean seting fales dan nggak kuat di nada tinggi. Wkwkwkwk.. Yang penting happy lah yaa.. :)

Masih indie karena saya sebenarnya juga masib gaptek, wkwkwk.. Yang lain sudah punya vip, jadi suarane jooss banget kalau nyanyi. Indie menjadi vip bayar perbulan 12 rb atau 95 rb pertahun. Dan... Yakin saya belum tahu cara bayarnya gimana. Wkwkwk.. Kalau ada yang tahu, boleh share... ;))
Smule aplikasi
Nyanyi bareng mbak Yunik, dari Taiwan

Dari smule, saya nambah saudara lagi. Alhamdulillah., banyak teman banyak rezeki. Saya yakin itu.  Saya kenal teman baru dari Jawa Timur yang bekerja di Jepang,, ada juga teman baru yang bekerja di Taiwan. Intinya smule ini dipunyai oleh banyak orang. Artis juga banyak yang punya smule, kita bisa duet atau berkolaborasi dengan siapaaaa saja sesuka kita. Hihi..

Cara gabungnya juga gampang. Tinggal masuk ke aplikasi smule ini, terus pasang earphone. Tujuannya supaya suaranya bisa terdengar dan bisa tertangkap jelas di recordingnya.

Aplikasi ini bisa untuk mp3 dan mp4. Bisa bikin yang bervideo dan bisa tidak. Tergntung kita mau berkolaborasi dengan siapa. Intinya mah, karokean asyik dengan smule lah ya..

Aplikasi ini online. Jadi, jangan sampai kehabisan kuota internet, ya.. Hehe..

Kalau pakdhe Cholik jadi bikin giveaway nyanyi lagu dangdut, biar kata suara saya cempreng kaya kaleng rombeng, saya siap ikutan deh... Hehehehe...


Comments

Popular posts from this blog

Granuloma Umbilikalis Pada Bayi

Assalamu’alaikum, sahabatku.. semoga selalu sehat, ya. Amin. . . Postingan kali ini saya mau bercerita tentang Granuloma Umbilikalis Pada Bayi . Ini tentang Nooha, anak kedua saya yang lahir pada tanggal 5 Januari 2017 yang lalu. Sampai hari ini usianya sudah 3 bulan 4 hari. Alhamdulillah dia tumbuh dengan baik, sehat, dan ceria. Harapannya tentu seperti itu, bukan? Tetapi, ada sesuatu yang pernah membuat saya khawatir, yaitu masalah tali pusarnya. Dia puput usia 7 hari, tapi saya melihat pada pusarnya itu masih ada yang basah, jadi proses lepasnya puput itu seperti belum waktunya gitu. Dan benar saja setiap hari ada bekas seperti nanah pada kaos dalamnya. Kalo saya ibaratkan itu seperti lelehan lilin yang menempel di kaos. Baunya khas tapi tidak seperti bau nanah, enggak pesing, ataupun bau enggak enak lainnya. Setiap hari ada bekasnya di kaos, sesekali membesar berwarna merah, seperti daging tumbuh. Nanti meleleh lagi, terus seperti itu setiap hari. Saya takut k

USAHA MIKRO; TETAP BERTAHAN DI TENGAH PANDEMI BERSAMA PIP

Kurang lebih 6 bulan masyarakat Indonesia berperang melawan pandemi Covid-19, dan hingga saat ini perang tersebut belum ada indikasi berakhir. Pandemi Covid-19 di Indonesia yang diketahui sejak awal bulan Maret 2020 harus memaksa sebagian besar masyarakat Indonesia untuk membatasi aktivitasnya agar penularan dapat dicegah. Dampak dari pembatasan tersebut mengakibatkan berbagai sektor terkena imbas akibat terhentinya aktivitas masyarakat. Di antara sektor yang paling parah terkena dampak Covid 19 adalah sektor ekonomi. Bukan hanya dalam skala makro, pandemi Covid-19 ini pun menghantam sektor mikro, bahkan tak tanggung-tanggung para pedagang kecil dan pelaku UMKM juga terkena imbasnya. Bahkan tidak sedikit dari mereka harus gulung tikar dan tidak dapat melanjutkan usahanya karena mengalami banyak kerugian, mulai dari turunnya pendapatan, hingga tidak lakunya barang-barang hasil produksi mereka.  Jika kita mau menengok lebih dalam lagi, UMKM di Indonesia sangat banyak jumlahnya, usaha ini

Mencetak Kemasan Makanan di Uprint untuk Usaha Snack

Halo, Assalamu’alaikum.. Apa kabar, Februari udah berjalan satu pekan, nih, dan di beberapa mini market udah mulai banyak bertebaran promosi coklat dan segala macam yang berhubungan dengan valentine. Saya sendiri sih enggak pernah merayakan hari Valentine secara khusus, ya. karena menurut saya semua hari sama saja, saya selalu memberikan rasa sayang dan cinta kepada pasangan... pun dengan sesama, eaaa... Kamu pernah ngeh nggak kalau kemasan masakan untuk coklat, kue, permen menjelang Valentine itu lucu-lucu. Saya sih selalu ngeh, bahkan beberapa kali pernah kepincut dan membeli coklat karena suka dengan kemasannya. Kalau Valentine begini mah kebanyakan kemasan warna pink gitu, ya. Tapi ada juga beberapa coklat yang kemasannya selain warna pink. Ngomongin masalah kemasan. Saya jadi ingat teman saya yang buka usaha kuliner snack/jajanan. Tapi dia bingung soal design kemasannya. Namanya usaha kuliner begitu kan hal yang pertama dipikirkan tentu soal personal bran