Skip to main content

Sepeda Shinchan untuk Noofa



Beberapa waktu yang lalu saya membelikan Noofa sebuah sepeda. Sebenarnya sudah lama Noofa merengek minta sepeda. Tetapi karena saya belum ada anggaran (lagi) untuk membelikan Noofa sepeda, jadi saya bilang ke Noofa “nunggu Umi ada rezeki, ya..”. maklum, bulan kemaren saya beli alat pijat, jadi saya harus nabung uang lagi untuk membelikan Noofa sepeda. Alhamdulillah Noofa mau mengerti. Tapi yang namanya anak kecil, kalau ngelihat teman seumurannya main sepeda, dia inget akan keinginannya dan ngerengek minta lagi. hehehe.. Nah, saat sudah ada rezeki, saya segera membelikannya. Karena takut nanti uangnya kepakai untuk yang lain-lain lagi. Hihihiks.

Sepeda yang saya pilih adalah sepeda shinchan. Hasil diskusi dengan penjualnya, untuk anak usia tiga tahun seperti Noofa, sepeda shinchan memang sangat pas karena sepeda ini mempunya tiga roda yang rodanya awet, kata penjualnya dijamin tidak akan gonta-ganti ban selamanya. Haha.



Sepeda ini normalnya untuk anak usia 3-8 tahun. Meskipun demikian, waktu saya coba naikin, sepeda ini kuat, lho. Bahkan waktu di toko, si penjualnya juga mencoba menaiki sepeda ini, padahal orangnya gendut banget dan luar biasa, sepeda shinchan ini kuat, nggak mleyot. Hihihi. Rangkanya menggunakan besi. Ban rodanya karet padat. Di belakang ada besi yang berfungsi untuk boncengan berdiri karena aslinya sepeda ini untuk single rider. ^^ untuk pemula, sepeda ini memang cocok, apalagi Noofa ‘kan masih latihan. Roda tiga shinchan ini mudah karena keseimbangan dari dua roda di belakang sangat membantu. Sepeda ini juga bisa sampai nanti Noofa besar, tinggal diatur ulang jok sepedanya. ^^

Saya membelinya di Toko Family di Sragi Kab Pekalongan. Toko ini buka dari pukul 09.00 pagi dan tutup pukul 19.00 malam. Kenapa saya memilih toko sepeda Family Sragi ini? Yang jelas, pilihan sepedanya banyak. Aneka macam sepeda dengan berbagai macam harga ada di sana. Mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Meskipun jauh dari pusat kota (baca: Desa), toko Family ini ramai pembeli dan sudah mempunyai banyak pelanggan yang datang dari  berbagai daerah sekitar. Dan yang saya suka lagi, pemilik tokonya sangat komunikatif, ramah, dan tidak pelit senyum. Seneng kan kalau ada penjual yang seperti gitu. Tanya banyak hal juga dijawab dengan senyum dan sabar. ^^

Harga sepeda ini cukup terjangkau. Untuk jenis sepeda shinchan ini memang banyak macamnya. Saya memilih merk Safari PMB warna yellow-green dengan harga net 300 rb rupiah. Sedangkan bila mau menambah asesoris seperti bell-alarm sepeda berarti nambah harga 25 rb rupiah (beda jenis beda harga). Total uang yang saya keluarkan untuk membeli sepeda dengan asesorisnya adalah 325 ribu rupiah.

Alhamdulillah, Noofa sangat senang dibelikan sepeda baru. Setiap hari naik sepeda. Minta difoto juga, kalau makan juga sambil naik sepeda. Bisa membuat anak tersenyum riang itu adalah suatu kepuasan bathin yang tak pernah bisa ditukar dengan uang, ya. ^^

Comments

Popular posts from this blog

Granuloma Umbilikalis Pada Bayi

Assalamu’alaikum, sahabatku.. semoga selalu sehat, ya. Amin. . .

Postingan kali ini saya mau bercerita tentang Granuloma Umbilikalis Pada Bayi. Ini tentang Nooha, anak kedua saya yang lahir pada tanggal 5 Januari 2017 yang lalu. Sampai hari ini usianya sudah 3 bulan 4 hari. Alhamdulillah dia tumbuh dengan baik, sehat, dan ceria. Harapannya tentu seperti itu, bukan?
Tetapi, ada sesuatu yang pernah membuat saya khawatir, yaitu masalah tali pusarnya. Dia puput usia 7 hari, tapi saya melihat pada pusarnya itu masih ada yang basah, jadi proses lepasnya puput itu seperti belum waktunya gitu. Dan benar saja setiap hari ada bekas seperti nanah pada kaos dalamnya. Kalo saya ibaratkan itu seperti lelehan lilin yang menempel di kaos. Baunya khas tapi tidak seperti bau nanah, enggak pesing, ataupun bau enggak enak lainnya.
Setiap hari ada bekasnya di kaos, sesekali membesar berwarna merah, seperti daging tumbuh. Nanti meleleh lagi, terus seperti itu setiap hari. Saya takut karena pernah kejadian tet…

Kartu ATM Bisa Kadaluarsa

Mungkin pembaca bingung dengan judul postinganku ini, Masa iya sih Kartu ATM bisa kadaluarsa atau expired? Jawabannya adalah IYA. Ini kisah nyata lhoo ya, bukan fiktif. Hihihi.. sebelum mulai bercerita, mau tanya dulu, kalian semua punya kartu ATM kan? Hehehe.. Iya deh iya.. percaya kalian semua punya, bahkan seperti halnya gadget, kalian juga pasti punya lebih dari satu ATM kan? Hihihi.. 
Oke, mulai ceritanya ya, sebenarnya ini cerita sudah beberapa tahun yang lalu, jadi waktu itu aku belanja di Mini Market deket kontrakan, karena bawa uang cuma Rp50.000 dan khawatir kurang, aku meminta Aby untuk mengambil uang di ATM dulu, kebetulan ada mesin ATM di dalam mini market tersebut. Nggak lama Aby berdiri di depan mesin ATM itu. Aku kira sudah ambil uangnya, ternyata belum dan Aby bilang kalau Kartu ATMku sudah kadaluarsa. Aku kaget donk ya, kok bisa kedaluarsa? Serius? Dengan deg-degan dan penasaran, aku minta kartu ATMku dan menuju ke mesin ATM. Hmmmm...  ternyata benar, waktu aku pencet…

Jenis Sabun untuk 7 Langkah Cuci Tangan

Di beberapa tempat dengan gerakan cuci tangan sebagai praktik umum yang biasa dilakukan sehari-hari, banyak terdapat air bersih serta sabun, sebagian besar masyarakat justru tidak menyadari hal penting 7 langkah cuci tangan dengan sabun. Sementara pada lingkungan kumuh atau padat, maka kebiasaan mencuci tangan dengan benar menggunakan sabun sebenarnya dapat membantu untuk menurunkan separuh dari jumlah penderita diare.