Skip to main content

Nge-Soup Buah Bareng Aunty Iroh

Musim hujan udah datang, welcomeee... :D

Tapi, biarpun musim hujan sudah datang, hujannya masih jarang-jarang. Panas dan sumuk masih terasa saat siang. Hujan baru ajan datang kala malam menjelang. Tidur menjadi tenang, nyenyak, hati pun riang. ^_^

Kemaren, sepulang ngajar, saya ajak aunty Iroh menikmati soup buah di depan SD Kraton Pekalongan. Kami berdua ke warung tenda tersebut sekitar jam 3 sore. Hawa sumuk sangat dirasa seperti hawa mau hujan. Benar saja, karena saya dapat kabar dari Ibu via sms bahwa di Kesesi hujan deras. Berharap hujan tak datang duluan sebelum kami berdua menghabiskan soup buah yang baru saja saya pesan.


Berdua, jajan di pinggir jalan menambah keakraban. Dia, bukan lagi menjadi mahasiswa yang pernah saya ajar setahun yang lalu, melainkan sudah seperti adik dalam ikatan persaudaraan. Hihihi. Biarpun adik, saya memanggilnya aunty Iroh, seperti teman-teman lain memanggilnya.

Soup buah pesanan sudah ada di atas meja, di depan mata kami berdua. Namun, tak langsung kami nikmati begitu saja. Aunty mengeluarkan HP nya dan kemudian, selfie ^^.


Duuh, duuh, duuh, di mana-mana mau makan itu berdoa dulu, bukannya selfie.. Ckckck.. Melihat tingkat kami berdua, ada pemuda yang berdiri di depan warung sebelah berusaha menggoda, dia menawarkan jasanya untuk mengambilkan gambar kami berdua, katanya.. Daripada kami kesusahan selfie-selfie. Tetapi, aunty menolaknya. Haha. Kenapa? "Jangan-jangan nanti Hpnya dibawa kabur" ujarnya. Hehe.. Ini bukan buruk sangka, tetapi waspada. Oke deh, aunty!


Setelah itu, kami segera menikmati soup buah yang sudah di depan mata. Dipilih-pilih buah kesukaan terlebih dahulu. Ada pir, apel, anggur, alpukat, buah naga, pepaya, melon, dan potongan dadu agar-agar yang menggugah selera. Sembari ngobrol-ngobrol cantik dan curhatan hati anak remaja. Saya menjadi pendengar saja, ikut berbahagia dengan cinta yang sedang menyapa dia. Saya? Ikut curhat juga pastinya :D

Setengah jam berlalu, soup buah pun sudah habis. Saya bergegas pulang, begitupun dia. Wanita beralis tebal ini berasal dari Bandar Batang. Sedangkan saya dari Kesesi. Haha., Nggak ada yang nanya pula!

Sebelum pulang, bayar dulu. Dua mangkuk soup buah kami bayar dengan uang 50.000 dan dapat kembalian 34.000, berarti satu porsinya Rp.8000. Hehehe. Ini sengaja banget pakai bahas matematika. :P

Mengingat dan menyadari jarak rumah kami sama-sama jauh, pertemuan, jajan, curhat-curhatnya kami sudahi. "Masih ada hari esok untuk foto-foto dan jalan-jalan" ucap saya. Setuju, kami beranjak dari kursi, cipika cipiki, salim, dan kami berdua pulang ke rumah masing-masing. Terima kasih Aunty Iroh. Uang ngawasi ujian toefl yang saya dapatkan bisa membuat kamu tersenyum. Doain banyak rezeki, ya. Biar bisa makan mie sosis medono bareng saya. Xixixixi.


Comments

Popular posts from this blog

Granuloma Umbilikalis Pada Bayi

Assalamu’alaikum, sahabatku.. semoga selalu sehat, ya. Amin. . .

Postingan kali ini saya mau bercerita tentang Granuloma Umbilikalis Pada Bayi. Ini tentang Nooha, anak kedua saya yang lahir pada tanggal 5 Januari 2017 yang lalu. Sampai hari ini usianya sudah 3 bulan 4 hari. Alhamdulillah dia tumbuh dengan baik, sehat, dan ceria. Harapannya tentu seperti itu, bukan?
Tetapi, ada sesuatu yang pernah membuat saya khawatir, yaitu masalah tali pusarnya. Dia puput usia 7 hari, tapi saya melihat pada pusarnya itu masih ada yang basah, jadi proses lepasnya puput itu seperti belum waktunya gitu. Dan benar saja setiap hari ada bekas seperti nanah pada kaos dalamnya. Kalo saya ibaratkan itu seperti lelehan lilin yang menempel di kaos. Baunya khas tapi tidak seperti bau nanah, enggak pesing, ataupun bau enggak enak lainnya.
Setiap hari ada bekasnya di kaos, sesekali membesar berwarna merah, seperti daging tumbuh. Nanti meleleh lagi, terus seperti itu setiap hari. Saya takut karena pernah kejadian tet…

Kartu ATM Bisa Kadaluarsa

Mungkin pembaca bingung dengan judul postinganku ini, Masa iya sih Kartu ATM bisa kadaluarsa atau expired? Jawabannya adalah IYA. Ini kisah nyata lhoo ya, bukan fiktif. Hihihi.. sebelum mulai bercerita, mau tanya dulu, kalian semua punya kartu ATM kan? Hehehe.. Iya deh iya.. percaya kalian semua punya, bahkan seperti halnya gadget, kalian juga pasti punya lebih dari satu ATM kan? Hihihi.. 
Oke, mulai ceritanya ya, sebenarnya ini cerita sudah beberapa tahun yang lalu, jadi waktu itu aku belanja di Mini Market deket kontrakan, karena bawa uang cuma Rp50.000 dan khawatir kurang, aku meminta Aby untuk mengambil uang di ATM dulu, kebetulan ada mesin ATM di dalam mini market tersebut. Nggak lama Aby berdiri di depan mesin ATM itu. Aku kira sudah ambil uangnya, ternyata belum dan Aby bilang kalau Kartu ATMku sudah kadaluarsa. Aku kaget donk ya, kok bisa kedaluarsa? Serius? Dengan deg-degan dan penasaran, aku minta kartu ATMku dan menuju ke mesin ATM. Hmmmm...  ternyata benar, waktu aku pencet…

Jenis Sabun untuk 7 Langkah Cuci Tangan

Di beberapa tempat dengan gerakan cuci tangan sebagai praktik umum yang biasa dilakukan sehari-hari, banyak terdapat air bersih serta sabun, sebagian besar masyarakat justru tidak menyadari hal penting 7 langkah cuci tangan dengan sabun. Sementara pada lingkungan kumuh atau padat, maka kebiasaan mencuci tangan dengan benar menggunakan sabun sebenarnya dapat membantu untuk menurunkan separuh dari jumlah penderita diare.