Skip to main content

Domain Authority Turun Drastis??

Kemaren (16/11) menjadi hari bersejarah untuk blogger di seluruh tanah air, atau bahkan dunia? kenapa? Karena anjlognya Domain Authority (DA). Yah, score DA blogger banyak yang mengalami penurunan. Sebabnya apa saya belum begitu paham.

Domain Authority adalah otiritas domain, bisa dibilang kekuatan domain kita di mata mesin pencari seperti google. Seberapa terkenalnya domain kita di mesin pencari. Meningkatnya DA didukung oleh si empunya domain itu sendiri. Ada beberapa cara untuk meningkatkan domain. Kalau yang basicnya, adalah...


Pertama, posting. Rajin nulis di blog, update postingan di blog. Menulis sesuatu yang unik dan bermanfaat itu bisa meningkatnya DA, selain DA, alexa juga akan ramping. :)

Kedua, blogwalking. Ini cara yang ampuh juga untuk meningkatkan score DA. Lebih cepat lagi kalau blogwalkingnya bisa dengan cara manual menulis Name/Url, di mana URLnya langsung domain kita sendiri.

Ketiga, backlink/ hyperlink ke web/ situs yang mempunyai DA tinggi. Ini butuh kerja keras. Tapi perubahannya cukup signifikan.

Ke empat, banyak sharing ke sosial media. Udah tau duonk ya blogger itu sahabatan dengan sosial media. Nulis sebagus apapun, sebanyak apapun, kalau nggak dishare yaaa percuma. Hehee...

Itu cara basic meningkatkan score DA. Kalau PA, kurang lebih sama. Hanya saja di blogwalking kita menggunakan URL postingan langsung, bukan URL domain kita. :)

Btw, menurunnya score DA juga dialami oleh saya. Beberapa bulan ini DA saya sudah lumayan, yaitu 25. Tetapi hari ini anjlog menjadi 19. Jadi, saya harus kerja keras untuk meningkatkan score saya lagi.


Kabar-kabar sih, DA bisa kembali membaik selama kurun waktu tiga sampai empat minggu, alias sekitar pertengahan Desember. Jadi, sebelum tanggal 15 Desember 2015. Saya harus ekstra kerja keras untuk meningkatkan score DA dengan cara basic yang sudah saya tulis di atas. Ayok semangat!

Comments

Popular posts from this blog

Granuloma Umbilikalis Pada Bayi

Assalamu’alaikum, sahabatku.. semoga selalu sehat, ya. Amin. . .

Postingan kali ini saya mau bercerita tentang Granuloma Umbilikalis Pada Bayi. Ini tentang Nooha, anak kedua saya yang lahir pada tanggal 5 Januari 2017 yang lalu. Sampai hari ini usianya sudah 3 bulan 4 hari. Alhamdulillah dia tumbuh dengan baik, sehat, dan ceria. Harapannya tentu seperti itu, bukan?
Tetapi, ada sesuatu yang pernah membuat saya khawatir, yaitu masalah tali pusarnya. Dia puput usia 7 hari, tapi saya melihat pada pusarnya itu masih ada yang basah, jadi proses lepasnya puput itu seperti belum waktunya gitu. Dan benar saja setiap hari ada bekas seperti nanah pada kaos dalamnya. Kalo saya ibaratkan itu seperti lelehan lilin yang menempel di kaos. Baunya khas tapi tidak seperti bau nanah, enggak pesing, ataupun bau enggak enak lainnya.
Setiap hari ada bekasnya di kaos, sesekali membesar berwarna merah, seperti daging tumbuh. Nanti meleleh lagi, terus seperti itu setiap hari. Saya takut karena pernah kejadian tet…

Kartu ATM Bisa Kadaluarsa

Mungkin pembaca bingung dengan judul postinganku ini, Masa iya sih Kartu ATM bisa kadaluarsa atau expired? Jawabannya adalah IYA. Ini kisah nyata lhoo ya, bukan fiktif. Hihihi.. sebelum mulai bercerita, mau tanya dulu, kalian semua punya kartu ATM kan? Hehehe.. Iya deh iya.. percaya kalian semua punya, bahkan seperti halnya gadget, kalian juga pasti punya lebih dari satu ATM kan? Hihihi.. 
Oke, mulai ceritanya ya, sebenarnya ini cerita sudah beberapa tahun yang lalu, jadi waktu itu aku belanja di Mini Market deket kontrakan, karena bawa uang cuma Rp50.000 dan khawatir kurang, aku meminta Aby untuk mengambil uang di ATM dulu, kebetulan ada mesin ATM di dalam mini market tersebut. Nggak lama Aby berdiri di depan mesin ATM itu. Aku kira sudah ambil uangnya, ternyata belum dan Aby bilang kalau Kartu ATMku sudah kadaluarsa. Aku kaget donk ya, kok bisa kedaluarsa? Serius? Dengan deg-degan dan penasaran, aku minta kartu ATMku dan menuju ke mesin ATM. Hmmmm...  ternyata benar, waktu aku pencet…

Jenis Sabun untuk 7 Langkah Cuci Tangan

Di beberapa tempat dengan gerakan cuci tangan sebagai praktik umum yang biasa dilakukan sehari-hari, banyak terdapat air bersih serta sabun, sebagian besar masyarakat justru tidak menyadari hal penting 7 langkah cuci tangan dengan sabun. Sementara pada lingkungan kumuh atau padat, maka kebiasaan mencuci tangan dengan benar menggunakan sabun sebenarnya dapat membantu untuk menurunkan separuh dari jumlah penderita diare.