Skip to main content

Ingat, Cuci Tangan yang Benar Akan Membunuh Penyebab Penyakit Diare!

Kelihatannya sepele, hanya sekedar membasuhkan air ke tangan, mungkin itu yang ada di benak semua orang ketika mendengar kalimat cuci tangan. Padahal belum tentu cuci tangan yang anda lakukan tersebut benar. Ketika ternyata cuci tangan anda masih salah, jangan berharap penyebab penyakit diare atau penyakit lainnya yang dikarenakan kuman bisa terbunuh dan tidak lagi menghantui anda. Lalu bagaimana cara cuci tangan yang benar?


Gambar pinjem dari web frutablend

Sebenarnya cara mencuci tangan yang benar tidaklah sulit. Namun hanya karena orang menyepelekan aktifitas ini maka cuci tangan untuk menghindari penyebab diare jadi terlihat susah. Berikut ini beberapa langkah yang benar dalam mencuci tangan:

1. Aliri tangan dengan air bersih,
2. Gunakan sabun anti bakteri dan gosokkan dengan merata ke seluruh bagian tangan, termasuk jari-jari tangan mulai kelingking sampai ibu jari termasuk sela-sela jari, ujung kuku sampai punggung tangan. Gosok-gosok paling tidak sampai 2 menit,
3. Aliri lagi dengan air bersih,
4. Keringkan dengan tisu, dan ketika harus mematikan keran gunakan tisu sebagai pelapis tangan anda.

Ada alasan mengapa anda harus menggunakan air mengalir dan sabun. Jika tidak menggunakan air yang mengalir, maka kuman akan tetap berada di tempat anda mencuci tangan. Begitu juga jika tidak menggunakan sabun anti bakteri, maka kuman juga tidak akan mati. Bahkan sabun anti bakteri pun juga membutuhkan waktu untuk mati. Makanya agar penyebab penyakit diare benar-benar hilang, paling tidak butuh cuci tangan selama 2 menit tadi.

Sumber: http://www.lifebuoy.co.id/healthmap/health-news/lindungi-si-kecil-dari-disentri

Comments

Popular posts from this blog

Granuloma Umbilikalis Pada Bayi

Assalamu’alaikum, sahabatku.. semoga selalu sehat, ya. Amin. . . Postingan kali ini saya mau bercerita tentang Granuloma Umbilikalis Pada Bayi . Ini tentang Nooha, anak kedua saya yang lahir pada tanggal 5 Januari 2017 yang lalu. Sampai hari ini usianya sudah 3 bulan 4 hari. Alhamdulillah dia tumbuh dengan baik, sehat, dan ceria. Harapannya tentu seperti itu, bukan? Tetapi, ada sesuatu yang pernah membuat saya khawatir, yaitu masalah tali pusarnya. Dia puput usia 7 hari, tapi saya melihat pada pusarnya itu masih ada yang basah, jadi proses lepasnya puput itu seperti belum waktunya gitu. Dan benar saja setiap hari ada bekas seperti nanah pada kaos dalamnya. Kalo saya ibaratkan itu seperti lelehan lilin yang menempel di kaos. Baunya khas tapi tidak seperti bau nanah, enggak pesing, ataupun bau enggak enak lainnya. Setiap hari ada bekasnya di kaos, sesekali membesar berwarna merah, seperti daging tumbuh. Nanti meleleh lagi, terus seperti itu setiap hari. Saya takut k

USAHA MIKRO; TETAP BERTAHAN DI TENGAH PANDEMI BERSAMA PIP

Kurang lebih 6 bulan masyarakat Indonesia berperang melawan pandemi Covid-19, dan hingga saat ini perang tersebut belum ada indikasi berakhir. Pandemi Covid-19 di Indonesia yang diketahui sejak awal bulan Maret 2020 harus memaksa sebagian besar masyarakat Indonesia untuk membatasi aktivitasnya agar penularan dapat dicegah. Dampak dari pembatasan tersebut mengakibatkan berbagai sektor terkena imbas akibat terhentinya aktivitas masyarakat. Di antara sektor yang paling parah terkena dampak Covid 19 adalah sektor ekonomi. Bukan hanya dalam skala makro, pandemi Covid-19 ini pun menghantam sektor mikro, bahkan tak tanggung-tanggung para pedagang kecil dan pelaku UMKM juga terkena imbasnya. Bahkan tidak sedikit dari mereka harus gulung tikar dan tidak dapat melanjutkan usahanya karena mengalami banyak kerugian, mulai dari turunnya pendapatan, hingga tidak lakunya barang-barang hasil produksi mereka.  Jika kita mau menengok lebih dalam lagi, UMKM di Indonesia sangat banyak jumlahnya, usaha ini

Pengalaman Operasi Bedah Mulut (Gigi Bungsu) dengan Menggunakan BPJS

Halo Assalamu'alaikum, Sudah lama banget sebenarnya saya pengen posting pengalaman saya operasi gigi bungsu ( impacted teeth ) di Rumah Sakit Siti Khodijah Pekalongan.  Sebelumnya sudah saya posting di channel youtube saya, bisa nonton di sini dulu biar ada pandangan hehehe. Nah, jadi ceritanya semalam ada yang chat WA ke saya, namanya Doni dari Indramayu dia nanya-nanya soal pengalaman saya operasi gigi bungsu karena semingguan lagi dia juga mau operasi gigi bungsu di rumah sakit di Indramayu.  Dari permintaan dan saran doi akhirnya saya menulis postingan ini. Terasa semangat gitu kan ya kalau postingan kita di sosial media organik terus ada yang nyari kemudian nyari kontak kita untuk tanya-tanya lebih lanjut. Alhamdulillah sekali selama ini masih banyak pembaca blog dan viewer youtube yang kemudian bisa lanjut obrolan dengan chat pribadi. Terima kasih banyak,.. Kenapa Gigi Bungsu Sebaiknya Dicabut? Biasanya gigi bungsu akan tumbuh ketika kita sudah dewa