Skip to main content

555, Angka Cantik Jumlah Postingan di Blog Cah Kesesi AyuTea

Membaca postingan mbak Lidya Fitrian tentang jumlah postingannya yang sudah mencapai 1000 postingan di blog-nya.. Jadi pengen posting juga mengenai postingan saya yang berjumlah 555, angka yang cantik, bukan?

"1129550 Pageviews , 555 Pos , 281 Followers"

Mau sedikit bercerita tentang pertama kali saya bikin blog ini bulan Agustus 2010, tapi di tahun itu saya hanya posting DUA postingan saja, parahnya.. kemudian saya hiatus sampai setahun.
Tahun 2011 saya buka kembali blog saya ini, dan update blog lagi pada bulan Agustus. Tuh kan bener, berarti selama setahun nggak update blog.. hahaha!  Update blog pun jumlah postingannya hanya DUA postingan saja.. Jadi, jumlah postingan selama setahun hanya empat postingan. Ajigile.. wkwkwkwk
Awal tahun 2012, saya yang saat itu belum bergabung dengan komunitas blogger apapun, masih belum ngerti juga tentang dunia perbloggingan.. ngeblog juga masih yang alay bin lebay, isinya antah berantah curhatan kegalauan dan lain sebagainya. Saya nambah isi blog sebulan sekali. Hihihi.. begitu pun bulan-bulan berikutnya berusaha untuk nambah postingan, namun lagi-lagi jumlahnya masih kalah dengan jumlah jari pada satu tangan saya. Ahhh...
Lalu, bulan Mei 2012..  Saat itu sudah bergabung dengan komunitas Warung Blogger  di facebook. Sudah sedikit banyak tahu cara ngeblog dan cara ngelink di blog, sudah beberapa teman sesama blogger yang saya kenal. Intinya sudah sedikit ada keinginan untuk terus menulis dengan cara mengikuti beberapa giveaway yang diadakan teman blogger lain, beberapa kali juga tulisan saya mendapatkan apresiasi, menang lomba, mendapatkan hadiah, lebih banyak lagi mengenal teman blogger dari Nusantara. Dengan demikian saya menjadi termotivasi untuk terus menulis..
Saking semangatnya, lalu saya mengganti embel-embel nama blog saya yang semula ada blogspot-nya di belakang berubah dengan domain pribadi [dot]com. Alhamdulillah Awal bulan Mei keinginan saya itu bisa terealisasi dengan baik, saat itu dibantu oleh sahabat blogger saya bernama Stupid Monkey. Dan Alhamdulillah sampai sekarang saya masih ngopeni blog ini dengan penuh kasih sayang.
Menjadikan blog sebagai media belajar menulis memang tidak mudah, karena kita belajar otodidak, semakin banyak berlatih menulis, maka kita akan menemukan karakter kita. Sayangnya, sampai sekarang tulisan saya masih begini-begini saja. Hehe..
Sedikit mengulik tentang blog saya, sejak berganti domain[dot]com. Pertama kali saya mendapatkan Job Review dan dibayar pada bulan Desember 2012. Waktu itu seneng banget bisa mendapatkan uang kalau gak salah Rp250,000,00 untuk pasang banner di sidebar blog, dan Rp250,000,00 untuk lima postingan, waktu itu saya disuruh nulis TIPS yang UNIK.  
Dan sebagai pembuka jalan rezeki, Alhamdulillah di tahun berikutnya tawaran kerjasama berdatangan, meskipun masih terbilang standar belum banyak, tapi dengan ini saya tahu, bahwa saya bisa mendapatkan rezeki dari apa yang saya sukai, yaitu menulis. Bahkan, ada juga tawaran untuk meliput event, senengnya bisa sambil jalan-jalan, menulis repostase, dan dapat uang. Hehe.
Semoga dengan usia domain www.noormafitrianamzain.com yang sudah 3 tahun 3 bulan ini, saya bisa  makin rajin nulisnya. Kalau bisa sih kembali rajin ikut lomba kaya teman blogger yang lain, kadangkala sudah ngiri dan kepengen banget kaya mereka, bisa ikut lomba dan menang lomba blog, terus dapat hadiah motor, handphone, laptop, kosmetik, tas, buku, voucher belanja, pakaian, dan lain-lain. Tapi... bagaimana saya bisa begitu, lha wong ikut lomba blog juga nggak sempet. *halah gaya*
Semoga dengan semakin tuanya usia blog saya ini, rezeki saya dari hobi nulis saya ini terus mengalir.  Syukur Alhamdulillah dipercaya untuk terus menjalin kerjasama dengan mereka yang tentunya sangat membantu saya dalam hal tulis menulis. Karena dengan adanya job review secara otomatis saya tidak akan menulis seenaknya, pasti akan dipikir temanya, konsepnya, butuh konsentrasi, dan belajar menulis yang mengalir seperti aliran air.. lancaar aja gitu kepengennya. hihihi..
..dan yang terpenting adalah, angka 555 bukanlah angka akhir di blog ini, tapi akan menjadi angka penyemangat saya dan bisa menambah jumlah postingan, syukur-syukur bisa menambahkannya dengan kelipatan dari angka 555. Amiien.. ^_____^

Comments

Popular posts from this blog

Granuloma Umbilikalis Pada Bayi

Assalamu’alaikum, sahabatku.. semoga selalu sehat, ya. Amin. . . Postingan kali ini saya mau bercerita tentang Granuloma Umbilikalis Pada Bayi . Ini tentang Nooha, anak kedua saya yang lahir pada tanggal 5 Januari 2017 yang lalu. Sampai hari ini usianya sudah 3 bulan 4 hari. Alhamdulillah dia tumbuh dengan baik, sehat, dan ceria. Harapannya tentu seperti itu, bukan? Tetapi, ada sesuatu yang pernah membuat saya khawatir, yaitu masalah tali pusarnya. Dia puput usia 7 hari, tapi saya melihat pada pusarnya itu masih ada yang basah, jadi proses lepasnya puput itu seperti belum waktunya gitu. Dan benar saja setiap hari ada bekas seperti nanah pada kaos dalamnya. Kalo saya ibaratkan itu seperti lelehan lilin yang menempel di kaos. Baunya khas tapi tidak seperti bau nanah, enggak pesing, ataupun bau enggak enak lainnya. Setiap hari ada bekasnya di kaos, sesekali membesar berwarna merah, seperti daging tumbuh. Nanti meleleh lagi, terus seperti itu setiap hari. Saya takut k

USAHA MIKRO; TETAP BERTAHAN DI TENGAH PANDEMI BERSAMA PIP

Kurang lebih 6 bulan masyarakat Indonesia berperang melawan pandemi Covid-19, dan hingga saat ini perang tersebut belum ada indikasi berakhir. Pandemi Covid-19 di Indonesia yang diketahui sejak awal bulan Maret 2020 harus memaksa sebagian besar masyarakat Indonesia untuk membatasi aktivitasnya agar penularan dapat dicegah. Dampak dari pembatasan tersebut mengakibatkan berbagai sektor terkena imbas akibat terhentinya aktivitas masyarakat. Di antara sektor yang paling parah terkena dampak Covid 19 adalah sektor ekonomi. Bukan hanya dalam skala makro, pandemi Covid-19 ini pun menghantam sektor mikro, bahkan tak tanggung-tanggung para pedagang kecil dan pelaku UMKM juga terkena imbasnya. Bahkan tidak sedikit dari mereka harus gulung tikar dan tidak dapat melanjutkan usahanya karena mengalami banyak kerugian, mulai dari turunnya pendapatan, hingga tidak lakunya barang-barang hasil produksi mereka.  Jika kita mau menengok lebih dalam lagi, UMKM di Indonesia sangat banyak jumlahnya, usaha ini

Mencetak Kemasan Makanan di Uprint untuk Usaha Snack

Halo, Assalamu’alaikum.. Apa kabar, Februari udah berjalan satu pekan, nih, dan di beberapa mini market udah mulai banyak bertebaran promosi coklat dan segala macam yang berhubungan dengan valentine. Saya sendiri sih enggak pernah merayakan hari Valentine secara khusus, ya. karena menurut saya semua hari sama saja, saya selalu memberikan rasa sayang dan cinta kepada pasangan... pun dengan sesama, eaaa... Kamu pernah ngeh nggak kalau kemasan masakan untuk coklat, kue, permen menjelang Valentine itu lucu-lucu. Saya sih selalu ngeh, bahkan beberapa kali pernah kepincut dan membeli coklat karena suka dengan kemasannya. Kalau Valentine begini mah kebanyakan kemasan warna pink gitu, ya. Tapi ada juga beberapa coklat yang kemasannya selain warna pink. Ngomongin masalah kemasan. Saya jadi ingat teman saya yang buka usaha kuliner snack/jajanan. Tapi dia bingung soal design kemasannya. Namanya usaha kuliner begitu kan hal yang pertama dipikirkan tentu soal personal bran