Skip to main content

Noofa, di Hari Kedua Sekolah di PAUD Insan Robbani



Alhamdulillah, Hari ke-dua Noofa sekolah di PAUD Insan Robbani Kesesi ada sedikit peningkatan. Kalo hari pertama dia nangis terus dan nggak mau dekat dengan teman barunya karena alasan belum kenal, di hari kedua dia sudah mulai ada interaksi dengan teman barunya. Yaa.. walau pun masih sebatas mau deket tapi setidaknya sudah mau bersuara “gantian sama Noofa, ya..” atau “Kakak, main baleng-baleng (bareng-bareng) Noofa, yaa”.


Perasaan saya senang dan sudah merasa sedikit lega dibanding hari pertama di mana dia hanya minta gendong dan nangis terus. Akhirnya membuat saya kesusahan ngambil gambarnya #Ehhhh!, padahal pengen banget  foto-fotoin Noofa saat dia masuk sekolah. Hehe.. 



Tapi, di hari ke dua saya bisa foto-foto Noofa, bahkan Noofa juga sudah mulai mau bergaya ketika kamera stand by. Ternyata Noofa cocok juga pakai baju warna orange, serasi pula dengan bergo orange seragam Insan Robbani. hihihi


Kenapa saya pengen banget bisa ambil gambarnya? Karena saya dan semua orang tua hanya diberi waktu satu minggu menunggui anak-anaknya di sekolah. Setelah itu, Kami para orangtua dilarang menunggui anaknya di sekolahan layaknya sekolah-sekolah TK yang lain. 


Maka dari itu selama saya diberi kesempatan untuk bersama Noofa, saya ingin menggunakan kesempatan itu dengan baik. Foto untuk kenang-kenangan, tentu juga untuk bahan postingan. Hehehee.. :D

Oiya, Kegiatan di hari kedua sekolah Noofa ini diisi dengan qiroati, menyanyi, menari dan menonton video. 


Video yang diputar adalah video tentang Kekuasaan Allah. Di mana di dalamnya terdapat  fabel dengan karakter hewan yang bercerita tentang Kekuasaan Allah dan Ilmu yang Allah berikan kepada hewan-hewan hebat seperti Lebah, Berang-berang, rayap dan Laba-laba. 

Lebah yang bisa membangun rumah segi enam untuk tempat madunya dan tidak tumpah.

Berang-berang dapat membangun istana di dalam air dan membangun bendungan.

Rayap dapat membangun gedung yang tinggi.

Dan laba-laba si hebat yang mampu membuat rumah jaring-jaring yang kokoh.


Saat nonton video yang diputar oleh Ustadzah, Noofa dan teman-temannya khusyuk menikmati videonya. Walaupun bulan puasa, dia nonton sambil minum susu yang dibelikan Abi sebelum berangkat sekolah. Kata Ustadzahnya boleh membawa minuman, tetapi sebaiknya tidak dibawakan makanan selama puasa.

Kelak di hari lain, nantinya saya akan membawakan bekal Noofa susu. Kemaren Ustadzahnya juga berpesan untuk memberi nama di setiap barang yang dibawa oleh anak-anak, seperti memberi nama di kardus susu, gelas / dot, kaos dalam dan celana dalam, tas, handuk, dan lain-lain.

Dan untuk makanan ringan, mereka tidak diperkenankan membawa karena semua anak didik pasti akan mendapatkan jajanan di waktu istirahat. Tidak boleh jajan di luar, itu sebabnya semua murid Insan Robbani dilarang membawa uang saku.

Oiya, untuk bulan Ramadhan ini Noofa hanya berangkat  sekolah dua hari saja. Nanti masuknya lagi mulai tanggal 27 Juli 2015. Doakan bisa lancar dan betah, yaa.

Noofa masuk kelas Nabi Adam, dengan kriteria usia 1,5 tahun sampai 3 tahun karena usia Noofa saat ini 2 tahun 10 bulan. Harapan Umi semoga Noofa bisa mandiri ketika nanti sekolah, bisa akur dengan teman-temannya, pinter, sholihah. Amiin. 

Sing pinter nggih, Nooookk.. :*

Comments

Popular posts from this blog

Granuloma Umbilikalis Pada Bayi

Assalamu’alaikum, sahabatku.. semoga selalu sehat, ya. Amin. . . Postingan kali ini saya mau bercerita tentang Granuloma Umbilikalis Pada Bayi . Ini tentang Nooha, anak kedua saya yang lahir pada tanggal 5 Januari 2017 yang lalu. Sampai hari ini usianya sudah 3 bulan 4 hari. Alhamdulillah dia tumbuh dengan baik, sehat, dan ceria. Harapannya tentu seperti itu, bukan? Tetapi, ada sesuatu yang pernah membuat saya khawatir, yaitu masalah tali pusarnya. Dia puput usia 7 hari, tapi saya melihat pada pusarnya itu masih ada yang basah, jadi proses lepasnya puput itu seperti belum waktunya gitu. Dan benar saja setiap hari ada bekas seperti nanah pada kaos dalamnya. Kalo saya ibaratkan itu seperti lelehan lilin yang menempel di kaos. Baunya khas tapi tidak seperti bau nanah, enggak pesing, ataupun bau enggak enak lainnya. Setiap hari ada bekasnya di kaos, sesekali membesar berwarna merah, seperti daging tumbuh. Nanti meleleh lagi, terus seperti itu setiap hari. Saya takut k

USAHA MIKRO; TETAP BERTAHAN DI TENGAH PANDEMI BERSAMA PIP

Kurang lebih 6 bulan masyarakat Indonesia berperang melawan pandemi Covid-19, dan hingga saat ini perang tersebut belum ada indikasi berakhir. Pandemi Covid-19 di Indonesia yang diketahui sejak awal bulan Maret 2020 harus memaksa sebagian besar masyarakat Indonesia untuk membatasi aktivitasnya agar penularan dapat dicegah. Dampak dari pembatasan tersebut mengakibatkan berbagai sektor terkena imbas akibat terhentinya aktivitas masyarakat. Di antara sektor yang paling parah terkena dampak Covid 19 adalah sektor ekonomi. Bukan hanya dalam skala makro, pandemi Covid-19 ini pun menghantam sektor mikro, bahkan tak tanggung-tanggung para pedagang kecil dan pelaku UMKM juga terkena imbasnya. Bahkan tidak sedikit dari mereka harus gulung tikar dan tidak dapat melanjutkan usahanya karena mengalami banyak kerugian, mulai dari turunnya pendapatan, hingga tidak lakunya barang-barang hasil produksi mereka.  Jika kita mau menengok lebih dalam lagi, UMKM di Indonesia sangat banyak jumlahnya, usaha ini

Mencetak Kemasan Makanan di Uprint untuk Usaha Snack

Halo, Assalamu’alaikum.. Apa kabar, Februari udah berjalan satu pekan, nih, dan di beberapa mini market udah mulai banyak bertebaran promosi coklat dan segala macam yang berhubungan dengan valentine. Saya sendiri sih enggak pernah merayakan hari Valentine secara khusus, ya. karena menurut saya semua hari sama saja, saya selalu memberikan rasa sayang dan cinta kepada pasangan... pun dengan sesama, eaaa... Kamu pernah ngeh nggak kalau kemasan masakan untuk coklat, kue, permen menjelang Valentine itu lucu-lucu. Saya sih selalu ngeh, bahkan beberapa kali pernah kepincut dan membeli coklat karena suka dengan kemasannya. Kalau Valentine begini mah kebanyakan kemasan warna pink gitu, ya. Tapi ada juga beberapa coklat yang kemasannya selain warna pink. Ngomongin masalah kemasan. Saya jadi ingat teman saya yang buka usaha kuliner snack/jajanan. Tapi dia bingung soal design kemasannya. Namanya usaha kuliner begitu kan hal yang pertama dipikirkan tentu soal personal bran