Dalam sebuah keluarga, tentu sangat dibutuhkan seseorang yang dapat mengatur keuangannya dengan bijak. Seperti tugas seorang istri atau ibu yang biasanya bertugas untuk mengolah segala macam bentuk pengeluaran yang bersifat penting hingga yang paling penting. Di sini, sebenarnya bukan hanya ibu atau istri saja yang mempunyai kewajiban untuk mengatur sistem keuangan, tapi juga seluruh keluarga. Dimana mengatur keuangan keluarga menjadi tanggung jawab bersama.
Sebagai seorang ayah atau suami pun, juga harus bisa mengontrol keuangannya untuk memenuhi atau membeli kebutuhannya. Hal ini bisa berdasarkan kebutuhan yang dirasa sangat penting. Dalam mengatur, kita juga membutuhkan bagaimana cara mengelola keuangan keluarga dengan bijak, yaitu dengan:
· Membeli kebutuhan yang bersifat penting dan pokok.
· Mengatur keuangan untuk kebutuhan konsumsi setiap hari.
· Mengatur keuangan untuk uang saku putra putrinya di setiap hari.
· Menyisihkan uang untuk biaya pajak air, listrik, dll.
· Menyisihkan uang untuk kebutuhan busana atau yang lainnya.
Pengolahan seperti itu sangat penting, agar sebagai pengatur keuangan dapat menjadikan mengatur keuangan keluarga dengan bijak. Dimana kebutuhan satu anggota tidak mengalahkan kebutuhan dari anggota yang lainnya. Dalam artian kebutuhan masing-masing individu tercukupi semuanya. Dari yang paling utama yaitu dari yang pokok. Tentunya, masing-masing anggota bisa mengkategorikan kebutuhan apa saja yang paling pokok dan yang harus diutamakan dibanding dengan yang lainnya. Setelah dirasa cukup, dapat dilanjutkan untuk kebutuhan yang selanjutnya.
Gambar ambil dari website futuready |
Sebagai seorang ayah atau suami pun, juga harus bisa mengontrol keuangannya untuk memenuhi atau membeli kebutuhannya. Hal ini bisa berdasarkan kebutuhan yang dirasa sangat penting. Dalam mengatur, kita juga membutuhkan bagaimana cara mengelola keuangan keluarga dengan bijak, yaitu dengan:
· Membeli kebutuhan yang bersifat penting dan pokok.
· Mengatur keuangan untuk kebutuhan konsumsi setiap hari.
· Mengatur keuangan untuk uang saku putra putrinya di setiap hari.
· Menyisihkan uang untuk biaya pajak air, listrik, dll.
· Menyisihkan uang untuk kebutuhan busana atau yang lainnya.
Pengolahan seperti itu sangat penting, agar sebagai pengatur keuangan dapat menjadikan mengatur keuangan keluarga dengan bijak. Dimana kebutuhan satu anggota tidak mengalahkan kebutuhan dari anggota yang lainnya. Dalam artian kebutuhan masing-masing individu tercukupi semuanya. Dari yang paling utama yaitu dari yang pokok. Tentunya, masing-masing anggota bisa mengkategorikan kebutuhan apa saja yang paling pokok dan yang harus diutamakan dibanding dengan yang lainnya. Setelah dirasa cukup, dapat dilanjutkan untuk kebutuhan yang selanjutnya.
Post a Comment
Post a Comment