Skip to main content

Pertemuan Kedua dengan Una dan Niya Id Blog Network

Judulnya panjang yak, hehehe.. Pertemuan keduaku dengan Una dan Niya Id Blog Network adalah pada hari Minggu tanggal 9 Maret 2014. Di Museum Nasional waktu menghadiri acara Penganugerahan Srikandi Blogger 2014.

Bila ada pertemuan kedua, pasti ada pertemuan pertama, ya kan? Pertemuan pertamaku dengan Una adalah di Kesesi. Yaps, di rumahku. Saat itu Una datang ke rumahku dari Jogja, naik travel Jogja- Pekalongan, sssampe Kesesi tengah malam. Seneng banget karena rumahku didatengin artis blog seperti Una, nginep di rumahku, satu kamar dan satu ranjang denganku yang saat itu sedang hamil besar, o_O


Pertemuan pertamaku dengan Niya di Jogja, waktu itu kami bertemu di acara Kopdar Blogger Nusantara. pertemuan kami sangat singkat, waktu itu Niya juga sibuk dengan kerjaannya dengan sponsor. Hehehe.. Pas kemaren ketemu di Monas, jujur aku lupa-lupa ingat wajah dia, Niya dulu yang menyapaku, dan aku yakin dia mengenali aku karena aku gendong Noofa. xixixixi.. Jadi karena Noofa, banyak blogger mengenaliku. Uhhuy

Aku sempet ngobrol sebentar dengan Niya sesaat sebelum aku pulang, ngobrolin tentang apa saja, tak terkecuali tentang job review. hihihi. Kalau sama Una, kami gak sempet ngobrol lamaaaa, karena habis foto-foto, Una pindah tempat duduk di sayap kiri depan, sedangkan aku duduk di pojok kanan belakang karena harus sambil ngawasin Noofa yang asyik lari-larian dan bermain. Sayang banget ya, Na.. dipertemuan kita kedua malah cuma sebentar doang. hiks

Semoga suatu saat, aku bisa bertemu lagi dengan Una dan Niya untuk yang ketiga, keempat, kelima daaann seterusnya.. dan bukan lagi dengan sebutan KOPDAR Blogger lagi, tapi pertemuan rutin asyik, karena sangking seringnya bertemu. :D dan tentunya, ketika nanti kita bertemu, Una dan Niya tidak kaget lagi karena melihat Noofa yang sudah besar. :D

Comments

Popular posts from this blog

Granuloma Umbilikalis Pada Bayi

Assalamu’alaikum, sahabatku.. semoga selalu sehat, ya. Amin. . . Postingan kali ini saya mau bercerita tentang Granuloma Umbilikalis Pada Bayi . Ini tentang Nooha, anak kedua saya yang lahir pada tanggal 5 Januari 2017 yang lalu. Sampai hari ini usianya sudah 3 bulan 4 hari. Alhamdulillah dia tumbuh dengan baik, sehat, dan ceria. Harapannya tentu seperti itu, bukan? Tetapi, ada sesuatu yang pernah membuat saya khawatir, yaitu masalah tali pusarnya. Dia puput usia 7 hari, tapi saya melihat pada pusarnya itu masih ada yang basah, jadi proses lepasnya puput itu seperti belum waktunya gitu. Dan benar saja setiap hari ada bekas seperti nanah pada kaos dalamnya. Kalo saya ibaratkan itu seperti lelehan lilin yang menempel di kaos. Baunya khas tapi tidak seperti bau nanah, enggak pesing, ataupun bau enggak enak lainnya. Setiap hari ada bekasnya di kaos, sesekali membesar berwarna merah, seperti daging tumbuh. Nanti meleleh lagi, terus seperti itu setiap hari. Saya takut k

Kartu ATM Bisa Kadaluarsa

Mungkin pembaca bingung dengan judul postinganku ini, Masa iya sih Kartu ATM bisa kadaluarsa atau expired? Jawabannya adalah IYA. Ini kisah nyata lhoo ya, bukan fiktif. Hihihi.. sebelum mulai bercerita, mau tanya dulu, kalian semua punya kartu ATM kan? Hehehe.. Iya deh iya.. percaya kalian semua punya, bahkan seperti halnya gadget, kalian juga pasti punya lebih dari satu ATM kan? Hihihi..  Oke, mulai ceritanya ya, sebenarnya i ni cerita sudah beberapa tahun yang lalu, jadi waktu itu aku belanja di Mini Market deket kontrakan, karena bawa uang cuma Rp50.000 dan khawatir kurang, aku meminta Aby untuk mengambil uang di ATM dulu, kebetulan ada mesin ATM di dalam mini market tersebut. Nggak lama Aby berdiri di depan mesin ATM itu. Aku kira sudah ambil uangnya, ternyata belum dan Aby bilang kalau Kartu ATMku sudah kadaluarsa. Aku kaget donk ya, kok bisa kedaluarsa? Serius? Dengan deg-degan dan penasaran, aku minta kartu ATMku dan menuju ke mesin ATM. Hmmmm...  ternyata benar, waktu a

Jenis Sabun untuk 7 Langkah Cuci Tangan

Di beberapa tempat dengan gerakan cuci tangan sebagai praktik umum yang biasa dilakukan sehari-hari, banyak terdapat air bersih serta sabun, sebagian besar masyarakat justru tidak menyadari hal penting 7 langkah cuci tangan dengan sabun. Sementara pada lingkungan kumuh atau padat, maka kebiasaan mencuci tangan dengan benar menggunakan sabun sebenarnya dapat membantu untuk menurunkan separuh dari jumlah penderita diare. Gambar pinjem dari web iinformasitips