Skip to main content

Kerudung Instan (Bergo) ZOYA di ZALORA



Layaknya orang sedang jatuh cinta, saat ini aku lagi jatuh cinta dengan bergo dan sedang mengoleksinya. Bergo adalah kerudung instan/langsungan. Aku suka bergo yang lebar dan bisa menutupi dada hingga perut. Kerudung jenis ini sekarang lebih dikenal dengan jilbab syar’i. Awalnya, bergo aku fungsikan untuk menutupi Noofa saat breastfeeding. Kebayang kan kalau sedang berada di Kampus dan Noofa minta ASI, sedangkan aku hanya menggunakan jilbab biasa yang pendek, pasti nggak akan bisa nyaman bila tidak disertai kain/selimut bayi untuk menutupinya.

Saat ini aku baru mempunyai enam kerudung instan, namun dari ke enam kerudungku itu aku belum mempunyai kerudung warna hitam. Aku punya kerudung warna hitam tapi bukan bergo melainkan jilbab segi empat, rasa-rasanya saat ini aku sudah nggak mau repot kalau pakai kerudung segi empat di mana aku harus pakai peniti dan asesoris lain, padahal mempunyai bayi itu kudu bisa merasakan kenyamanan senyaman mungkin saat berpakaian, begitu juga berkerudung.  Makanya aku pengen banget mengganti semua jilbabku dengan bergo. :D


Alhamdulillah minggu lalu aku dapat kado yang isinya gamis berwarna hitam bunga-bunga, akan tetapi tidak dilengkapi dengan jilbabnya, hihihi. Karena belum mempunyai bergo hitam, aku bilang ke suami minta dibeliin. Walhamdulillahnya suamiku mau membelikan bergo hitam untukku. Suamiku bilang, beli kerudungnya di ZALORA aja, Online Shop zalora sekarang sudah lengkap dengan aneka fashion muslim-muslimah. Selain itu zalora juga sudah dipercaya oleh banyak customers. Begitulah suamiku menjelaskan.

Karena sudah diberi ijin suami, aku pun membeli bergo hitam dari Online Shop rekomendasi suamiku. Setelah lihat-lihat dan klik dan klik, aku suka sama bergo Farida Tarout Jilbab Instan. Bergo ini diproduksi oleh ZOYA FASHION. Jilbab instan warna hitam yang aku idam-idamkan, lebar dan mampu menutupi hingga perut kini akan menjadi milikku. InsyaAllah aku akan membeli bergo lebih banyak lagi kalau nanti ada rezeki. Amin..

Comments

Popular posts from this blog

Granuloma Umbilikalis Pada Bayi

Assalamu’alaikum, sahabatku.. semoga selalu sehat, ya. Amin. . . Postingan kali ini saya mau bercerita tentang Granuloma Umbilikalis Pada Bayi . Ini tentang Nooha, anak kedua saya yang lahir pada tanggal 5 Januari 2017 yang lalu. Sampai hari ini usianya sudah 3 bulan 4 hari. Alhamdulillah dia tumbuh dengan baik, sehat, dan ceria. Harapannya tentu seperti itu, bukan? Tetapi, ada sesuatu yang pernah membuat saya khawatir, yaitu masalah tali pusarnya. Dia puput usia 7 hari, tapi saya melihat pada pusarnya itu masih ada yang basah, jadi proses lepasnya puput itu seperti belum waktunya gitu. Dan benar saja setiap hari ada bekas seperti nanah pada kaos dalamnya. Kalo saya ibaratkan itu seperti lelehan lilin yang menempel di kaos. Baunya khas tapi tidak seperti bau nanah, enggak pesing, ataupun bau enggak enak lainnya. Setiap hari ada bekasnya di kaos, sesekali membesar berwarna merah, seperti daging tumbuh. Nanti meleleh lagi, terus seperti itu setiap hari. Saya takut k

USAHA MIKRO; TETAP BERTAHAN DI TENGAH PANDEMI BERSAMA PIP

Kurang lebih 6 bulan masyarakat Indonesia berperang melawan pandemi Covid-19, dan hingga saat ini perang tersebut belum ada indikasi berakhir. Pandemi Covid-19 di Indonesia yang diketahui sejak awal bulan Maret 2020 harus memaksa sebagian besar masyarakat Indonesia untuk membatasi aktivitasnya agar penularan dapat dicegah. Dampak dari pembatasan tersebut mengakibatkan berbagai sektor terkena imbas akibat terhentinya aktivitas masyarakat. Di antara sektor yang paling parah terkena dampak Covid 19 adalah sektor ekonomi. Bukan hanya dalam skala makro, pandemi Covid-19 ini pun menghantam sektor mikro, bahkan tak tanggung-tanggung para pedagang kecil dan pelaku UMKM juga terkena imbasnya. Bahkan tidak sedikit dari mereka harus gulung tikar dan tidak dapat melanjutkan usahanya karena mengalami banyak kerugian, mulai dari turunnya pendapatan, hingga tidak lakunya barang-barang hasil produksi mereka.  Jika kita mau menengok lebih dalam lagi, UMKM di Indonesia sangat banyak jumlahnya, usaha ini

Mencetak Kemasan Makanan di Uprint untuk Usaha Snack

Halo, Assalamu’alaikum.. Apa kabar, Februari udah berjalan satu pekan, nih, dan di beberapa mini market udah mulai banyak bertebaran promosi coklat dan segala macam yang berhubungan dengan valentine. Saya sendiri sih enggak pernah merayakan hari Valentine secara khusus, ya. karena menurut saya semua hari sama saja, saya selalu memberikan rasa sayang dan cinta kepada pasangan... pun dengan sesama, eaaa... Kamu pernah ngeh nggak kalau kemasan masakan untuk coklat, kue, permen menjelang Valentine itu lucu-lucu. Saya sih selalu ngeh, bahkan beberapa kali pernah kepincut dan membeli coklat karena suka dengan kemasannya. Kalau Valentine begini mah kebanyakan kemasan warna pink gitu, ya. Tapi ada juga beberapa coklat yang kemasannya selain warna pink. Ngomongin masalah kemasan. Saya jadi ingat teman saya yang buka usaha kuliner snack/jajanan. Tapi dia bingung soal design kemasannya. Namanya usaha kuliner begitu kan hal yang pertama dipikirkan tentu soal personal bran