Skip to main content

One Day One Juz #ODOJ 2629

Bismillahirrohmaanirrohiim..

Sebenarnya program "one day one juz" atau yang lebih mudah dengan singkatan ODOJ sudah aku ketahui sejak lama, tapi karena mungkin aku belum ada 'panggilan' ke sana makanya walaupun aku sudah tau tapi tidak langsung mengikutinya. Dulu mikirnya sih, aku bisa ngaji sendiri, bisa baca Qur'an sendiri, kapan saja, di mana saja dan nggak harus ikut kelompok, bla.. bla... bla. Tapi nyatanya, aku malah jarang ngaji, paling kalau ngaji hanya bisa kuat baca satu lembar sehabis sholat. Hihihihi..


Aku ngefans banget sama mbak Oki SD. Setiap kali mantengin timelinenya, ada pertanyaan yang sempat membuat aku ngaca, bener-bener ngaca! "sudahkan kamu membaca Alquran?" Hiks.. Aku malah rajin baca timeline Facebook ketimbang baca Alquran. Mulai mikir dehh, aku pengen ikut ODOJ aja, mungkin dengan gabung dalam satu kelompok ngaji, aku bisa terus termotivasi. Bener saja, waktu itu ngikutin obrolan di grup WA Kumpulan Emak-emak Blogger, ada salah satu Emak yang share foto dengan wawancara dengan Teungku Wisnu, selain itu dia juga share foto barengnya dengan Mbak Oki. Itu bikin aku ngerasa envy banget kan yah. Hmm.. Mungkin ini adalah jalanku, teguran untuk segera mengikuti ODOJ. Akhirnya aku japri Mak Aulia, di mana dia memang menjadi salah satu penanggungjawab ODOJ. Chattinglah kami, aku mantep langsung minta didaftarin. Alhamdulillah sehari kemudian kami sudah terbentuk satu kelompok terdiri dari 30 orang, dan bersyukur beberapa diantara kami dalam satu grup adalah member KEB. Jadi enak ngerasa lebih deket.
Poto pinjem dari temen satu grup ODOJ

Hari ini adalah hari ke dua, kemaren hari pertama aku dapat menu ngaji untuk membaca juz 16, itu artinya hari berikutnya juz 17 dan seterusnya. Seneng banget bisa ngaji bersama, bisa khatam dalam sehari, dan punya sodara baru yang baik dan saling support. Kalau ditanya apa sih manfaatnya mengikuti ODOJ, terus gimana rasanya? Yah dengan jelas aku menjawab, banyak banget manfaatnya, hablun min Allah dan hablun min annaas semuanya dapat. Kepada Allah jelas kita mendapat pahala, dan bisa mendekatkan diri denganNya. Kalau sesama manusia, aku jadi bisa belajar bertanggung jawab, jujur, punya saudara, saling memotivasi, menutupi kekurangan masing, saling mengisi. Yang terpenting, lebih tenang, adeeemm rasanya di hati. Alaa bidzikrillahi tathmainul quluub.

Grup ODOJ ku adalah grup ODOJ ke 2629. Sangat luaarr biasa sekali, ODOJers teruuuus bertambah setiap hari, itu artinya semakin banyak orang yang berbuat baik dan menyeru kepada kebaikan. Aku adalah satu diantara puluhan ribu ODOJers, masih terus belajar memupuk semangat, supaya bisa istiqomah. Amin
Kalau antum mau daftar bisa langsung buka websitenya di onedayonejuz.org . Banyak sekali informasi yang ada di sana, bacalah! Bagaimana pun, Alquran itu untuk dibaca, ya kan?

"Sesungguhnya Alquran ini memberi petunjuk kepada jalan yang lebih lurus dan membawa kabar gembira untuk orang-orang mukmin yang beramal saleh, sesungguhnya bagi mereka pahala yang besar" (QS Al-Israa:9)

Comments

Popular posts from this blog

Granuloma Umbilikalis Pada Bayi

Assalamu’alaikum, sahabatku.. semoga selalu sehat, ya. Amin. . . Postingan kali ini saya mau bercerita tentang Granuloma Umbilikalis Pada Bayi . Ini tentang Nooha, anak kedua saya yang lahir pada tanggal 5 Januari 2017 yang lalu. Sampai hari ini usianya sudah 3 bulan 4 hari. Alhamdulillah dia tumbuh dengan baik, sehat, dan ceria. Harapannya tentu seperti itu, bukan? Tetapi, ada sesuatu yang pernah membuat saya khawatir, yaitu masalah tali pusarnya. Dia puput usia 7 hari, tapi saya melihat pada pusarnya itu masih ada yang basah, jadi proses lepasnya puput itu seperti belum waktunya gitu. Dan benar saja setiap hari ada bekas seperti nanah pada kaos dalamnya. Kalo saya ibaratkan itu seperti lelehan lilin yang menempel di kaos. Baunya khas tapi tidak seperti bau nanah, enggak pesing, ataupun bau enggak enak lainnya. Setiap hari ada bekasnya di kaos, sesekali membesar berwarna merah, seperti daging tumbuh. Nanti meleleh lagi, terus seperti itu setiap hari. Saya takut k

USAHA MIKRO; TETAP BERTAHAN DI TENGAH PANDEMI BERSAMA PIP

Kurang lebih 6 bulan masyarakat Indonesia berperang melawan pandemi Covid-19, dan hingga saat ini perang tersebut belum ada indikasi berakhir. Pandemi Covid-19 di Indonesia yang diketahui sejak awal bulan Maret 2020 harus memaksa sebagian besar masyarakat Indonesia untuk membatasi aktivitasnya agar penularan dapat dicegah. Dampak dari pembatasan tersebut mengakibatkan berbagai sektor terkena imbas akibat terhentinya aktivitas masyarakat. Di antara sektor yang paling parah terkena dampak Covid 19 adalah sektor ekonomi. Bukan hanya dalam skala makro, pandemi Covid-19 ini pun menghantam sektor mikro, bahkan tak tanggung-tanggung para pedagang kecil dan pelaku UMKM juga terkena imbasnya. Bahkan tidak sedikit dari mereka harus gulung tikar dan tidak dapat melanjutkan usahanya karena mengalami banyak kerugian, mulai dari turunnya pendapatan, hingga tidak lakunya barang-barang hasil produksi mereka.  Jika kita mau menengok lebih dalam lagi, UMKM di Indonesia sangat banyak jumlahnya, usaha ini

Mencetak Kemasan Makanan di Uprint untuk Usaha Snack

Halo, Assalamu’alaikum.. Apa kabar, Februari udah berjalan satu pekan, nih, dan di beberapa mini market udah mulai banyak bertebaran promosi coklat dan segala macam yang berhubungan dengan valentine. Saya sendiri sih enggak pernah merayakan hari Valentine secara khusus, ya. karena menurut saya semua hari sama saja, saya selalu memberikan rasa sayang dan cinta kepada pasangan... pun dengan sesama, eaaa... Kamu pernah ngeh nggak kalau kemasan masakan untuk coklat, kue, permen menjelang Valentine itu lucu-lucu. Saya sih selalu ngeh, bahkan beberapa kali pernah kepincut dan membeli coklat karena suka dengan kemasannya. Kalau Valentine begini mah kebanyakan kemasan warna pink gitu, ya. Tapi ada juga beberapa coklat yang kemasannya selain warna pink. Ngomongin masalah kemasan. Saya jadi ingat teman saya yang buka usaha kuliner snack/jajanan. Tapi dia bingung soal design kemasannya. Namanya usaha kuliner begitu kan hal yang pertama dipikirkan tentu soal personal bran