Skip to main content

Toilet Training for My Baby

Sebelumnya mohon maaf, postingan ini bersifat sharing pengalaman saja tidak ada maksud menggurui, :)

Usia Noofa sampai hari ini udah 9 bulan 21 hari. Sangat detail memang bila aku disuruh menyebutkan usia Noofa, setiap harinya pun aku catat untuk perkembangan Noofa dan nggak ada bosennya untuk selalu update menceritakan kepinteran Noofa yang makin kesini makin bertambah.

Toilet Training untuk Noofa aku mulai saat usia Noofa 7 bulan, sejak usia Noofa 2 bulan full memakai diapers, akibatnya boros banget karena satu hari harus ganti 4 sampai 5 diapers. Awalnya karena Noofa terkena ruam popok yang mengharuskan aku lepas popoknya itu dan mengobatinya dengan obat resep dokter. Selain itu setelah diolesi salep, Noofa disarankan untuk tidak memakai celana supaya kena angin dan cepat kering. Nah dari situ aku dinasehatin Ibuku untuk 'menatur' Noofa. Karena usia Noofa juga sudah 7 bulan saat itu. Aku sebelumnya nggak yakin aku bisa berhasil untuk menatur Noofa karena memang belum pernah pengalaman, tapi apa salahnya mencoba? Terus kata Ibuku menatur / melatih buang air di toilet untuk anak ASI itu lebih mudah dibanding dengan anak yang Sufor, karena kalo anak Sufor banyak minum air yang dicampur dengan susu formulanya itu.

Waktu pertama kali aku melatih Noofa untuk pipis dikamar mandi, agak susah karena Noofa pasti nangis dan meminta keluar dari kamar mandi, mulet-mulet dan mlunter-mlunter, tapi aku hibur dengan nyanyi-nyanyi dikamar mandi dan ngomong apa aja dengan maksud Noofa bisa diam. Setelah Noofa bisa diem and tenang, sembari ngomong "tuuuurrrr... tuuuurrrr" sebagai isyarat perintah ke Noofa untuk bisa pipis.. hehehe.. Syukurlah, berhasil! Noofa mau juga pipis di kamar mandi. Nah, setelah jeda kurang lebih 2 jam, aku ulangi lagi untuk meminta Noofa pipis di kamar mandi, begitu seterusnya.

Toilet Training untuk Noofa bisa dibilang sukses, karena setelah itu Noofa seperti paham, kalau aku lepas celana Noofa, lalu Noofa minta titah dan berjalan ke kamar mandi, sepertinya Noofa sudah mengerti letak kamar mandinya itu dimana, dan saat aku bawa dia ke kamar mandi, nggak lama kemudian pas aku bilang 'ayoo.. Noofa sekarang pipis!' Eh bener langsung pipis tanpa harus menunggu lama dan nangis-nangis. Oke kan?

Begitupun saat buang air besar, walaupun gak bisa diprediksi kapan waktunya Noofa BAB karena waktunya yang gak tentu, kadang pagi, kadang siang atau bahkan malam , jadi begitu dia udah ngeden-ngeden baru aku bawa ke WC. Noofa jadi bisa buang air besar di WC walaupun sambil berdiri pegangan umynya.

Namun, yang namanya bayi, aku masih maklum kalau terkadang belum ada 2jam eh Noofa udah pipis dilantai sambil asyik bermain, biasanya hal ini terjadi bila musim hujan yang membuat dia menjadi beser atau Noofa hari itu minum banyak air putih.

Kesabaran dan ketlatenan orang tualah yang bisa membuat toilet training ini berhasil atau tidaknya, selain itu kemampuan setiap anak juga berbeda-beda. Kalau bisa dilatih sejak dini, kenapa harus menunda-nunda? Ya kan?

Oiya, selain melatih Noofa untuk buang air di kamar mandi, Hypno terapi ketika Noofa mau tidur dan sesudah tidur juga sering aku lakukan lho! Dulu Noofa susah makan, aku hypno dia selama seminggu, Alhamdulillah sekarang udah mau makan dan banyak pula. Aku juga selalu bilang ke dia untuk tidak ngompol dan kalau pipis itu di kamar mandi, Alhamdulillah kalau dia tidur nggak ngompol, dia bangun tengah malam lalu aku 'tatur' di kamar mandi, jadi pipisnya di kamar mandi bukan di kasur :)

Udah dulu ya, posting pake HP lebih pegel jempolnya, hehe..
Semoga manfaat yah.. Amin..
Keep Blogging and Happy Blogging!

Comments

Popular posts from this blog

Granuloma Umbilikalis Pada Bayi

Assalamu’alaikum, sahabatku.. semoga selalu sehat, ya. Amin. . .

Postingan kali ini saya mau bercerita tentang Granuloma Umbilikalis Pada Bayi. Ini tentang Nooha, anak kedua saya yang lahir pada tanggal 5 Januari 2017 yang lalu. Sampai hari ini usianya sudah 3 bulan 4 hari. Alhamdulillah dia tumbuh dengan baik, sehat, dan ceria. Harapannya tentu seperti itu, bukan?
Tetapi, ada sesuatu yang pernah membuat saya khawatir, yaitu masalah tali pusarnya. Dia puput usia 7 hari, tapi saya melihat pada pusarnya itu masih ada yang basah, jadi proses lepasnya puput itu seperti belum waktunya gitu. Dan benar saja setiap hari ada bekas seperti nanah pada kaos dalamnya. Kalo saya ibaratkan itu seperti lelehan lilin yang menempel di kaos. Baunya khas tapi tidak seperti bau nanah, enggak pesing, ataupun bau enggak enak lainnya.
Setiap hari ada bekasnya di kaos, sesekali membesar berwarna merah, seperti daging tumbuh. Nanti meleleh lagi, terus seperti itu setiap hari. Saya takut karena pernah kejadian tet…

Kartu ATM Bisa Kadaluarsa

Mungkin pembaca bingung dengan judul postinganku ini, Masa iya sih Kartu ATM bisa kadaluarsa atau expired? Jawabannya adalah IYA. Ini kisah nyata lhoo ya, bukan fiktif. Hihihi.. sebelum mulai bercerita, mau tanya dulu, kalian semua punya kartu ATM kan? Hehehe.. Iya deh iya.. percaya kalian semua punya, bahkan seperti halnya gadget, kalian juga pasti punya lebih dari satu ATM kan? Hihihi.. 
Oke, mulai ceritanya ya, sebenarnya ini cerita sudah beberapa tahun yang lalu, jadi waktu itu aku belanja di Mini Market deket kontrakan, karena bawa uang cuma Rp50.000 dan khawatir kurang, aku meminta Aby untuk mengambil uang di ATM dulu, kebetulan ada mesin ATM di dalam mini market tersebut. Nggak lama Aby berdiri di depan mesin ATM itu. Aku kira sudah ambil uangnya, ternyata belum dan Aby bilang kalau Kartu ATMku sudah kadaluarsa. Aku kaget donk ya, kok bisa kedaluarsa? Serius? Dengan deg-degan dan penasaran, aku minta kartu ATMku dan menuju ke mesin ATM. Hmmmm...  ternyata benar, waktu aku pencet…

Jenis Sabun untuk 7 Langkah Cuci Tangan

Di beberapa tempat dengan gerakan cuci tangan sebagai praktik umum yang biasa dilakukan sehari-hari, banyak terdapat air bersih serta sabun, sebagian besar masyarakat justru tidak menyadari hal penting 7 langkah cuci tangan dengan sabun. Sementara pada lingkungan kumuh atau padat, maka kebiasaan mencuci tangan dengan benar menggunakan sabun sebenarnya dapat membantu untuk menurunkan separuh dari jumlah penderita diare.