Skip to main content

Obat Herbal untuk Infeksi Darah (Sepsis)



Assalamu’alaikum, sahabat semua..
Apa kabar? Semoga selalu baik yah.. dipostingan kali ini saya akan berbagi kepada sahabat semua tentang pengalaman saya membeli produk melalui website online sekaligus ikut memeriahkan GiveAway yang diadakan oleh Mas Arr Rian. Saya adalah salah satu penggemar belanja online, dari mulai membeli bahan makanan untuk anak saya, baju dan jilbab, obat-obatan sampai domain untuk blog. Dan ini adalah salah satu pengalaman saya dari beberapa pengalaman saya berbelanja via online. 


Saat aku hamil Noofa diusia kandunganku 6 bulan. Saya sakit yang singkat cerita harus ada penanganan dokter untuk rawat inap. Kurang lebih seminggu saya di opname. Setelah kondisiku membaik, aku pulang dari Rumah Sakit tetapi masih tetap rawat jalan. Belum genap sebulan saya keluar dari Rumah Sakit, ternyata sakitku kambuh lagi dan harus opname lagi. Namun karena saya harus ikut semesteran karena saya masih aktif kuliah semester dua di PPs Universitas Negeri Semarang, akhirnya saya minta pulang paksa padahal baru 3 hari saya dirawat. Pasca dirawat yang kedua ini saya merasa benar-benar bosan karena harus kontrol ke dokter setiap 5 hari sekali. Disamping itu obat medis yang harus saya tebus harganya mahal. Lebih dari Rp. 500.000 setiap kali kontrol. Untuk mengobati penyakit yang bernama sepsis atau lebih dikenal dengan infeksi darah tersebut harus ganti anti biotik. Dan anti biotik sekali suntik seharga Rp. 225.000. Sedangkan sehari harus 2x suntik. Memang sih, yang penting sehat. Namun bila ada alternatif lain yang bisa membuat lebih baik, kenapa tidak?

Mulai saat itulah saya mulai mencari alternatif untuk mencari obat herbal, mengingat saat itu saya masih hamil 6 bulan, terlalu sering mengkonsumsi obat medis membuat saya khawatir walaupun saya yakin obat yang diberikan oleh dokter untukku adalah obat yang aman untuk ibu hamil. Beruntung saat itu saya sudah mengenal grup Kumpulan Emak2 Blogger (KEB) dan saya mencari tau dengan menulis postingan singkat di wallnya grup Kumpulan Emak2 Blogger (KEB). Tidak lama kemudian terjadilah komen-komenan dengan emak-emak hebat itu. Ya, memang tujuan saya bertanya kepada mereka karena saya yakin blogger itu banyak taunya. Alhamdulillah apa yang saya butuhkan pun dapat saya dapatkan. Informasi tentang website herbal .ningharmanto.com. saya ketahui dari salah satu emak-emak blogger (maaf lupa namanya karena sudah setahun yang lalu), bukan hanya itu saja, beliau memberi No Hp pribadi dan pin BB Bu Ning Harmanto. Bersyukur saya bisa langsung konsultasi via telpon. Karena saya tidak punya BB. Hehehe


Konsultasi via chat YM sebenarnya bisa, namun karena saya pikir telpon beliau itu lebih efektif ketimbang chat YM, jadi saya langsung telpon Bu Ning. Syukur Alhamdulillah beliau sangat terbuka, santun dan member solusi yang paling baik untuk saya sebagai pasiennya. Saat itu beliau bertanya apa saja keluhannya, tekanan darahnya berapa, punya riwayat penyakit lambung atau tidak, sedang hamil atau tidak dan sakit sepsis sudah berapa lama. Saya jawab semua pertanyaan beliau apa adanya dan dengan jujur karena saya memang tidak ingin beliau salah memberi racikan herbal buat saya. 


Mendengar keluhan saya, beliau memberi resep beberapa herbal yang masuk dalam satu paket untuk menyembuhkan sepsis (infeksi darah) yang saya derita. Lalu beliau memberi tahu harganya dan berapa rupiah saya harus membayar. Beliau menyarankan saya obat herbal untuk pengobatan satu bulan. Saat itu obat herbal yang diresepkan untuk saya adalah:
  • 2 botol bubuk instant made III        @ Rp. 35.000 = Rp.  70.000 
  •  2 botol madu made                            @ Rp. 37.500 = Rp.  75.000 
  •  3 pak the sirsakti                               @ Rp. 35.000 = Rp.105.000

Salam satu obat herbal yang aku beli
 Jumlah uang yang harus saya bayar adalah Rp. 250.000. dan obat herbal ini bisa untuk konsumsi selama sebulan. Sudah bisa dibandingkan ‘kan antara obat herbal dan medis. Medis seminggu sekali harus mengeluarkan uang setengah juta rupiah, dalam sebulan kurang lebih Rp. 2.000.000, sedangkan herbal yang sebulan hanya Rp. 250.000. Mengkonsumsi obat herbal sangat minim resiko dibanding dengan mengkonsumsi obat medis. Dan syukur Alhamdulillah saya sembuh dari sepsis setelah mengkonsumsi herbal dari Bu Ning Harmanto dalam waktu dua minggu pengobatan. Malah, sampe sekarang obat herbal yang bubuk instan made III nya masih ada satu botol yang utuh, buat jaga-jaga kalau badan ngerasa tidak fit. Padahal sudah setahun yang lalu saya beli. Masa expirednya masih lama kok, sampai tahun 2015. So, syukur Alhamdulillah pengalamanku ini adalah pengalaman yang sangat mengesankan, sembuh dari sakit dan tidak perlu repot pergi jauh-jauh ke Jakarta atau kota besar lainnya yang terdapat cabang herbal ini, melainkan saya hanya duduk manis di rumah, konsultasi via telepon, ada persetujuan, bayar, dan tunggu produk datang. Sungguh kecanggihan teknologi sekarang ini sangat membantu kita yah. Ini pengalamanku, apa pengalamanmu?


Wassalam, Keep Blogging and Happy Blogging




Comments

Popular posts from this blog

Granuloma Umbilikalis Pada Bayi

Assalamu’alaikum, sahabatku.. semoga selalu sehat, ya. Amin. . . Postingan kali ini saya mau bercerita tentang Granuloma Umbilikalis Pada Bayi . Ini tentang Nooha, anak kedua saya yang lahir pada tanggal 5 Januari 2017 yang lalu. Sampai hari ini usianya sudah 3 bulan 4 hari. Alhamdulillah dia tumbuh dengan baik, sehat, dan ceria. Harapannya tentu seperti itu, bukan? Tetapi, ada sesuatu yang pernah membuat saya khawatir, yaitu masalah tali pusarnya. Dia puput usia 7 hari, tapi saya melihat pada pusarnya itu masih ada yang basah, jadi proses lepasnya puput itu seperti belum waktunya gitu. Dan benar saja setiap hari ada bekas seperti nanah pada kaos dalamnya. Kalo saya ibaratkan itu seperti lelehan lilin yang menempel di kaos. Baunya khas tapi tidak seperti bau nanah, enggak pesing, ataupun bau enggak enak lainnya. Setiap hari ada bekasnya di kaos, sesekali membesar berwarna merah, seperti daging tumbuh. Nanti meleleh lagi, terus seperti itu setiap hari. Saya takut k

Kartu ATM Bisa Kadaluarsa

Mungkin pembaca bingung dengan judul postinganku ini, Masa iya sih Kartu ATM bisa kadaluarsa atau expired? Jawabannya adalah IYA. Ini kisah nyata lhoo ya, bukan fiktif. Hihihi.. sebelum mulai bercerita, mau tanya dulu, kalian semua punya kartu ATM kan? Hehehe.. Iya deh iya.. percaya kalian semua punya, bahkan seperti halnya gadget, kalian juga pasti punya lebih dari satu ATM kan? Hihihi..  Oke, mulai ceritanya ya, sebenarnya i ni cerita sudah beberapa tahun yang lalu, jadi waktu itu aku belanja di Mini Market deket kontrakan, karena bawa uang cuma Rp50.000 dan khawatir kurang, aku meminta Aby untuk mengambil uang di ATM dulu, kebetulan ada mesin ATM di dalam mini market tersebut. Nggak lama Aby berdiri di depan mesin ATM itu. Aku kira sudah ambil uangnya, ternyata belum dan Aby bilang kalau Kartu ATMku sudah kadaluarsa. Aku kaget donk ya, kok bisa kedaluarsa? Serius? Dengan deg-degan dan penasaran, aku minta kartu ATMku dan menuju ke mesin ATM. Hmmmm...  ternyata benar, waktu a

Jenis Sabun untuk 7 Langkah Cuci Tangan

Di beberapa tempat dengan gerakan cuci tangan sebagai praktik umum yang biasa dilakukan sehari-hari, banyak terdapat air bersih serta sabun, sebagian besar masyarakat justru tidak menyadari hal penting 7 langkah cuci tangan dengan sabun. Sementara pada lingkungan kumuh atau padat, maka kebiasaan mencuci tangan dengan benar menggunakan sabun sebenarnya dapat membantu untuk menurunkan separuh dari jumlah penderita diare. Gambar pinjem dari web iinformasitips