Skip to main content

Baby Teether Baru Punya Noofa

Postingan perdana di tahun 2013, hehe..
Terlalu lama aku menyibukkan diri bermain dan bercanda dengan Noofa, Alhamdulillah, usia Noofa sudah empat bulan lebih delapan hari. Tanggal 31 Desember tahun lalu, tepat usia Noofa empat bulan. 

Terlalu asyik dengan perkembangan Noofa setiap harinya, sampe aku tidak ingin ketinggalan sedetikpun  untuk melihat dengan mata kepalaku sendiri setiap perkembangannya tersebut.


Saat usia Noofa tiga bulan, Noofa sudah bisa tengkurep, hal yang sangat membahagiakan bagiku dan aby tentunya, karena bisa menyaksikan sendiri bagaimana perjuangan Noofa tengkurep tanpa bantuan aku seperti sebelum-sebelumnya. Memang sih, sampe sekitar tiga mingguan Noofa hanya bisa tengkurep and glundang glundung ke arah kanan, dan kesusahan kearah kiri. Tapi kini Noofa sudah lancar gempulang gempulung ke kanan dan ke kiri, Syukur Alhamdulillah.. :)

Memasuki usia empat bulan, sekarang Noofa suka nyembur-nyembur mainan ludahnya, bibirnya lucu and sexy banget jika sedang nyembur-nyembur gitu, dan kini aku harus sedia lebih banyak tissue untuk lap ludah Noofa yang kemana-mana. hihi... Lucu banget dech, makin bikin gemes ajah.. :D

Selain nyembur-nyembur seperti naga, Noofa sekarang sudah mulai menggigit-gigit, gaya saat dia mimik (nenen) akupun sudah variatif, sambil njiplong atau juga sambil pencak silat (ini istilahnya dari Aby)..Yaa,, jelas saja Aby bilang begitu, karena kaki Noofa saat nenen selalu saja tidak bisa diam, sambil ngotot-ngotot keringet keluar semua dan gemes narik-narik bajuku. Ampuun dah, bikin aku ketawa-ketawa sendiri :D

Tadi siang, saat aku pulang dari kampus, aku mampir ke Baby shop di dekat kontrakanku, niatnya sih beli kelambu lipat, tapi barang yang aku cari itu malah kosong. pas aku mau pulang, aby mengingatkan aku untuk beli teether buat Noofa karena sudah mulai gigit-gigit. Daripada gigit-gigit aku kan lebih baik gigit-gigit teether, ya nggak? 

Akhirnya aku beli, tapi pake uang Aby sih, hehehe... Aku nggak beli teether merk pigeon, tapi aku beli teether product dari Disney, teehternya ada karakter Mini mousenya, unyu-unyu dech.. Harganya Rp 27.500,- di Baby Shop Tanah Abang yang ada di Ngaliyan :D

Sesampai di kontrakan, Noofa langsung ku beri teether yang sebelumnya aku bersihkan dulu, sepertinya Noofa sangat menyukainya karena Noofa langsung pegang teether itu dan mengulumnya :D

Selain sebagai mainannya Noofa, teether bermanfaat untuk merangsang pertumbuhan gigi,. hematku sih, daripada gigit-gigit dan ngenyot jari terus nantinya malah jadi kebiasaan, mendingan aku beri dia teether, toh Insya Allah teether ini aman untuk Noofa.

Sahabat Blog, Armae bertanya di kotak komen di salah satu status FBku, kenapa kok tidak pake finger food saja? aku jawab, karena Noofa lum makan, dia masih ASI eksklusif, karena baru empat bulan. Kalo misalkan Noofa sudah enam bulan, nggak mungkin aku belikan dia teether, mending langsung makanan yang bisa dia pegang, contohnya biskuit, sayur atau buah-buahan lainnya yang easy untuk dikonsumsi.
wkwkwkwk... nggak kok nggak jelas yaa? haha
Itu gigitnya gimana sih, Nak? hehe
Aby setia banget nemenin Noofa yang sedang main and kenalan dengan teether barunya itu, sampe-sampe Aby tidak sempat istirahat dan tidak gantu baju dinesnya, weew... :D
Saking bangganya, Aby ciumin Noofa terus, hmm.. lha terus aku?? halah biasa dicuekin aby kok sejak ada Noofa *ngedumel dewe :p
Girang banget di cium cowok.. wkwkwwk
Semoga bisa manfaat yah teether barumu, sayank..  kalo giginya mau tumbuh nanti, and Noofa udah ngrasa gatel di gusinya, tolong tidak gigit umy ya, sayang,. hehehe..
Seneng banget bisa lihat Noofa sehat.. selalu senang dan gembira, Amin..

Keep blogging ang Happy blogging :)

Comments

Popular posts from this blog

Granuloma Umbilikalis Pada Bayi

Assalamu’alaikum, sahabatku.. semoga selalu sehat, ya. Amin. . .

Postingan kali ini saya mau bercerita tentang Granuloma Umbilikalis Pada Bayi. Ini tentang Nooha, anak kedua saya yang lahir pada tanggal 5 Januari 2017 yang lalu. Sampai hari ini usianya sudah 3 bulan 4 hari. Alhamdulillah dia tumbuh dengan baik, sehat, dan ceria. Harapannya tentu seperti itu, bukan?
Tetapi, ada sesuatu yang pernah membuat saya khawatir, yaitu masalah tali pusarnya. Dia puput usia 7 hari, tapi saya melihat pada pusarnya itu masih ada yang basah, jadi proses lepasnya puput itu seperti belum waktunya gitu. Dan benar saja setiap hari ada bekas seperti nanah pada kaos dalamnya. Kalo saya ibaratkan itu seperti lelehan lilin yang menempel di kaos. Baunya khas tapi tidak seperti bau nanah, enggak pesing, ataupun bau enggak enak lainnya.
Setiap hari ada bekasnya di kaos, sesekali membesar berwarna merah, seperti daging tumbuh. Nanti meleleh lagi, terus seperti itu setiap hari. Saya takut karena pernah kejadian tet…

Kartu ATM Bisa Kadaluarsa

Mungkin pembaca bingung dengan judul postinganku ini, Masa iya sih Kartu ATM bisa kadaluarsa atau expired? Jawabannya adalah IYA. Ini kisah nyata lhoo ya, bukan fiktif. Hihihi.. sebelum mulai bercerita, mau tanya dulu, kalian semua punya kartu ATM kan? Hehehe.. Iya deh iya.. percaya kalian semua punya, bahkan seperti halnya gadget, kalian juga pasti punya lebih dari satu ATM kan? Hihihi.. 
Oke, mulai ceritanya ya, sebenarnya ini cerita sudah beberapa tahun yang lalu, jadi waktu itu aku belanja di Mini Market deket kontrakan, karena bawa uang cuma Rp50.000 dan khawatir kurang, aku meminta Aby untuk mengambil uang di ATM dulu, kebetulan ada mesin ATM di dalam mini market tersebut. Nggak lama Aby berdiri di depan mesin ATM itu. Aku kira sudah ambil uangnya, ternyata belum dan Aby bilang kalau Kartu ATMku sudah kadaluarsa. Aku kaget donk ya, kok bisa kedaluarsa? Serius? Dengan deg-degan dan penasaran, aku minta kartu ATMku dan menuju ke mesin ATM. Hmmmm...  ternyata benar, waktu aku pencet…

Jenis Sabun untuk 7 Langkah Cuci Tangan

Di beberapa tempat dengan gerakan cuci tangan sebagai praktik umum yang biasa dilakukan sehari-hari, banyak terdapat air bersih serta sabun, sebagian besar masyarakat justru tidak menyadari hal penting 7 langkah cuci tangan dengan sabun. Sementara pada lingkungan kumuh atau padat, maka kebiasaan mencuci tangan dengan benar menggunakan sabun sebenarnya dapat membantu untuk menurunkan separuh dari jumlah penderita diare.