Skip to main content

InsyaALLAH aKu betah di Kontrakan BaRuKu..

Puji syukur Alhamdulillah, setelah sekian lama aku mencari kontrakan baru, karena aku harus pindah dari kontrakan yang sekarang ini dengan alasan adanya peremajaan total dan butuh waktu sekitar satu tahun, maka satu minggu ini aku disibukkan dengan mencari-cari informasi tentang kontrakan, semua teman aku hubungi. semua orang aku mintai tolong untuk segera memberi informasi tentang kontrakan yang sederhana, layak huni, nyaman, lingkungan aman, dsb.

pagi tadi, aku telpon mbak Lis, dia adalah tetanggaku di desa plus kakak angkatanku di IAIN Walisongo Semarang. aku minta tolong untuk carikan kontrakan, dan mbak Lis langsung menginformasikan kalo di daerahnya ada 3 kontrakan yang masa kontraknya udah hampir habis. nggak pikir panjang, aku langsung telp aby supaya cepat pulang, padahal aby sedang dampingi muridnya porseni :), hehe.. dan kata aby, sabar dulu porseninya selese jam 12 siang, yaudah sambil nunggu aby pulang, aku mandi :), nggak sabar pengen langsung ke TKP  (kontrakan yang dimaksud mbak Lis). hari ini tadi tepatnya jam 13.00 WIB ketika aku sampe disana, ternyata mbak Lisnya pergi nganter adiknya Wisuda di UNNES. aku telp mbak Lis, and kata mbak Lis, tanya aja ma orang yang ada disitu, "Rumahnya Bu Mus", sesuai dengan amanat mbak Lis, aku pun bertanya dengan salah seorang yang ada disana, kebetulan beliau adalah kakaknya Bu Mus, hehehe... aman!!

ngobrol ngalor ngidul, sambil di panggilin Bu Musnya, akupun tanya-tanya tentang kontrakan yang dimaksud, saat itu kuncinya hilang, busyeet.. mana bisa aku menawar tanpa melihat isi rumahnya,. Subhanallah,, sesingkat waktu itu, ALLAH sangat memudahkan aku yang sedang kebingungan, karena desakan waktu, besok 29 April adalah peletakan batu pertama di tempat tinggal yang sekarang aku tempati, padahal sih, sebenernya nggak begitu terburu-buru, tapi karena aku yang merasa tidak nyaman dengan keberadaan tukang yang kerja disini, berisik suara batu, bersisik suara besi, dan suara teriakan tukang-tukang itu yang membuat aku ingin cepat-cepat pindah dari sini.

hmm.. ketemu juga ma yang punya rumah, di bukakan pintu, dan aku bisa masuk kedalam rumah melihat-lihat isi rumah tersebut, memang sih tidak besar rumahnya, tapi itu cukup lah untuk aku dan suamiku :)
di kontrakan yang baru ini, terdapat dua kamar berukuran 3x3, 1 ruang tamu, 1 ruang tengah, 1 dapur, dan 1 kamar mandi + WC. bangunan rumahnya sekitar 7m x 9m. tidak begitu luas tetapi juga tidak begitu kecil, namanya juga keluarga kecil, rumah segitu juga sudah cukup, dibandingkan dengan tempat tinggalku yang sekarang, yang hanya ada 1 kamar, 1 ruang tamu, 1 dapur, dan 1 kamar mandi + WC :). Syukur alhamdulillah aku bisa mendapatkan kontrakan yang sederhana, dengan bangunan sederhana yang penting nyaman, tetangga juga baik-baik, yang terpenting sekarang aku akan menjadi tetangganya mbak Lis :)

InsyaALLAH aku betah disana, aku memang ambil 1 tahun dulu, dengan harga yang sempat tawar menawar, dari harga 1 tahun 5 juta, aku bisa berhasil menawar dengan harga 3,5 juta dengan bayar DP 1 juta. aku sadar banget, nyari kontrakan 1 rumah dengan harga murah di Semarang itu susaahh...!!
makanya aku sempet porat parit kemana-mana.. hehe...
dan sekarang aku dah dapet kontrakan baru, insyaALLAH Mei nanti aku pindah kesana.. :)
eiittss... sudah menjadi adat di keluargaku, kalo mau pindah/ menempati tempat tinggal baru itu harus ada selametan, dengan tujuan untuk keselamatan diri kita sendiri, aku sudah diskusi dengan suami dan Ibu bapakku, dan selametannya nanti insyaALLAH malam jumat, tanggal 10 Mei, selametan ini dengan 2 doa dan permohonan, yang pertama selametan kontrakan baru, yang kedua selametan ULTAHku yang ke 25 tahun, karena Jumat 11 Mei adalah hari ultahku :)
kalo kawan ada yang mau ikut dateng di selametanku, aku tunggu ya..!!

Bismillah, semoga kelak kontrakanku ini membawa barokah, membawa keselamatan, selalu di Lindungi ALLAH SWT. karena insyaALLAH kontrakan ini akan menjadi tempat tinggal ketika nanti anakku lahir :)

capek banget, tadi pulang 15 menit magrib, istirahat bentar, sholat magrib and bikin postingan, 20 menit jadi, langsung publish  :)

sukron!

keep blogging and happy blogging :)

Comments

Popular posts from this blog

Granuloma Umbilikalis Pada Bayi

Assalamu’alaikum, sahabatku.. semoga selalu sehat, ya. Amin. . . Postingan kali ini saya mau bercerita tentang Granuloma Umbilikalis Pada Bayi . Ini tentang Nooha, anak kedua saya yang lahir pada tanggal 5 Januari 2017 yang lalu. Sampai hari ini usianya sudah 3 bulan 4 hari. Alhamdulillah dia tumbuh dengan baik, sehat, dan ceria. Harapannya tentu seperti itu, bukan? Tetapi, ada sesuatu yang pernah membuat saya khawatir, yaitu masalah tali pusarnya. Dia puput usia 7 hari, tapi saya melihat pada pusarnya itu masih ada yang basah, jadi proses lepasnya puput itu seperti belum waktunya gitu. Dan benar saja setiap hari ada bekas seperti nanah pada kaos dalamnya. Kalo saya ibaratkan itu seperti lelehan lilin yang menempel di kaos. Baunya khas tapi tidak seperti bau nanah, enggak pesing, ataupun bau enggak enak lainnya. Setiap hari ada bekasnya di kaos, sesekali membesar berwarna merah, seperti daging tumbuh. Nanti meleleh lagi, terus seperti itu setiap hari. Saya takut k

USAHA MIKRO; TETAP BERTAHAN DI TENGAH PANDEMI BERSAMA PIP

Kurang lebih 6 bulan masyarakat Indonesia berperang melawan pandemi Covid-19, dan hingga saat ini perang tersebut belum ada indikasi berakhir. Pandemi Covid-19 di Indonesia yang diketahui sejak awal bulan Maret 2020 harus memaksa sebagian besar masyarakat Indonesia untuk membatasi aktivitasnya agar penularan dapat dicegah. Dampak dari pembatasan tersebut mengakibatkan berbagai sektor terkena imbas akibat terhentinya aktivitas masyarakat. Di antara sektor yang paling parah terkena dampak Covid 19 adalah sektor ekonomi. Bukan hanya dalam skala makro, pandemi Covid-19 ini pun menghantam sektor mikro, bahkan tak tanggung-tanggung para pedagang kecil dan pelaku UMKM juga terkena imbasnya. Bahkan tidak sedikit dari mereka harus gulung tikar dan tidak dapat melanjutkan usahanya karena mengalami banyak kerugian, mulai dari turunnya pendapatan, hingga tidak lakunya barang-barang hasil produksi mereka.  Jika kita mau menengok lebih dalam lagi, UMKM di Indonesia sangat banyak jumlahnya, usaha ini

Mencetak Kemasan Makanan di Uprint untuk Usaha Snack

Halo, Assalamu’alaikum.. Apa kabar, Februari udah berjalan satu pekan, nih, dan di beberapa mini market udah mulai banyak bertebaran promosi coklat dan segala macam yang berhubungan dengan valentine. Saya sendiri sih enggak pernah merayakan hari Valentine secara khusus, ya. karena menurut saya semua hari sama saja, saya selalu memberikan rasa sayang dan cinta kepada pasangan... pun dengan sesama, eaaa... Kamu pernah ngeh nggak kalau kemasan masakan untuk coklat, kue, permen menjelang Valentine itu lucu-lucu. Saya sih selalu ngeh, bahkan beberapa kali pernah kepincut dan membeli coklat karena suka dengan kemasannya. Kalau Valentine begini mah kebanyakan kemasan warna pink gitu, ya. Tapi ada juga beberapa coklat yang kemasannya selain warna pink. Ngomongin masalah kemasan. Saya jadi ingat teman saya yang buka usaha kuliner snack/jajanan. Tapi dia bingung soal design kemasannya. Namanya usaha kuliner begitu kan hal yang pertama dipikirkan tentu soal personal bran