Skip to main content

Self Love, Apa itu?


Ngomong-ngomong soal kesehatan, apakah teman-teman memiliki masalah kesehatan? Semoga saja tidak ya, karena jika kesehatan kita bermasalah biasanya menimbulkan dampak yang kurang baik bagi diri kita. Salah satu dampak jika kita kurang sehat adalah bekerja menjadi kurang maksimal, malas-malasan, pinginnya tiduran dan rehat aja di rumah. Jika itu terjadi tentu pekerjaan kita tidak akan selesai, dan masalah akan semakin rumit sehingga bisa membuat kita stress.

Akhir-akhir ini aku merasakan masalah kesehatan pada diriku yang membuatku kurang nyaman, masalah tersebut adalah sakit maag. Jujur aku memang menderita maag, mungkin bisa dikatakan sudah akut, bahkan jika lagi kambuh aku bisa menangis seharian menahan rasa sakit akibat maag tersebut. Jika hal tersebut terjadi biasanya rutinitas pekerjaan yang aku hadapai menjadi terganggu, dan semangat untuk bekerja menjadi turun. Kadang kalau nggak ada suami di rumah jadi bingung sendiri. Karena saat aku sakit, aku butuh yang namanya support system salah satunya dari suami. 

Lalu bagaimana caranya agar sakit maag ku tidak kambuh-kambuh lagi dan pekerjaanku bisa terselesaikan dengan baik?. Sebenarnya dokter sudah menyarankan apabila penyakit maag itu tidak bisa dihilangkan, tetapi bisa dikendalikan, caranya dengan pola makan teratur dan menghindari makanan penyebab maag, olah raga teratur dan istirahat yang cukup. Dengan hal itu maka maag akan dapat dikendalikan dan tidak akan kambuh-kambuh lagi deh.

Masalah kesehatan sendiri biasanya diakibatkan karena kita kurang menghargai diri kita sendiri, atau dalam bahasa yang lebih keren kita kurang mencintai diri (self love). Sebagaimana dikutip dari Psychology Today, mencintai diri sendiri bukan sebatas mengenakan pakaian terbaik, merawat diri, atau lebih mementingkan diri sendiri ketimbang orang lain. Lebih dari itu, self love adalah mencintai diri sendiri dengan melibatkan aspek menyadari diri sendiri, menghargai diri sendiri, percaya diri, dan peduli pada diri sendiri. Jika ada salah satu aspek yang belum terlaksana, maka self love belum sepenuhnya utuh.


Lalu bagaimana caranya kita bisa melakukan self love? Kalau aku sih  lebih kepada melakukan hal-hal yang aku sukai. Semisal jika aku ingin makan enak, ya aku akan mencari makanan yang aku suka dan makan sepuasnya meskipun terkadang makanan tersebut pantangan sih (karena aku punya maag), tapi aku enjoy aja yang penting aku seneng.


Selain soal makanan, cara aku untuk self love adalah menikmati hobi menyayiku. Meskipun suaraku gak sebagus Agness Mo, Soimah atau sederet penyayi top tanah air, namun selama aku pingin nyayi ya tinggal ngevlog dan cover lagu yang aku pinginin. Bahkan terakhir aku cover lagunya Kekeyi lhoo.. (Kekey Bukan Boneka), semua itu karena aku pingin nyenengin diri aku dan ngebahagiaan diri aku dengan caraku sendiri.

Nah itu salah satu caraku nyenengin dan mencintai diri sendiri, kalau kamu bagaimana?

Comments

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung di Blog Cah Kesesi Ayutea ini, Silakan tulis komentar untuk postingan ini.. :)

Mohon maaf.. spammer atau komentar dengan menyertakan link hidup akan saya hapus .. :)

Popular posts from this blog

Granuloma Umbilikalis Pada Bayi

Assalamu’alaikum, sahabatku.. semoga selalu sehat, ya. Amin. . . Postingan kali ini saya mau bercerita tentang Granuloma Umbilikalis Pada Bayi . Ini tentang Nooha, anak kedua saya yang lahir pada tanggal 5 Januari 2017 yang lalu. Sampai hari ini usianya sudah 3 bulan 4 hari. Alhamdulillah dia tumbuh dengan baik, sehat, dan ceria. Harapannya tentu seperti itu, bukan? Tetapi, ada sesuatu yang pernah membuat saya khawatir, yaitu masalah tali pusarnya. Dia puput usia 7 hari, tapi saya melihat pada pusarnya itu masih ada yang basah, jadi proses lepasnya puput itu seperti belum waktunya gitu. Dan benar saja setiap hari ada bekas seperti nanah pada kaos dalamnya. Kalo saya ibaratkan itu seperti lelehan lilin yang menempel di kaos. Baunya khas tapi tidak seperti bau nanah, enggak pesing, ataupun bau enggak enak lainnya. Setiap hari ada bekasnya di kaos, sesekali membesar berwarna merah, seperti daging tumbuh. Nanti meleleh lagi, terus seperti itu setiap hari. Saya takut k

USAHA MIKRO; TETAP BERTAHAN DI TENGAH PANDEMI BERSAMA PIP

Kurang lebih 6 bulan masyarakat Indonesia berperang melawan pandemi Covid-19, dan hingga saat ini perang tersebut belum ada indikasi berakhir. Pandemi Covid-19 di Indonesia yang diketahui sejak awal bulan Maret 2020 harus memaksa sebagian besar masyarakat Indonesia untuk membatasi aktivitasnya agar penularan dapat dicegah. Dampak dari pembatasan tersebut mengakibatkan berbagai sektor terkena imbas akibat terhentinya aktivitas masyarakat. Di antara sektor yang paling parah terkena dampak Covid 19 adalah sektor ekonomi. Bukan hanya dalam skala makro, pandemi Covid-19 ini pun menghantam sektor mikro, bahkan tak tanggung-tanggung para pedagang kecil dan pelaku UMKM juga terkena imbasnya. Bahkan tidak sedikit dari mereka harus gulung tikar dan tidak dapat melanjutkan usahanya karena mengalami banyak kerugian, mulai dari turunnya pendapatan, hingga tidak lakunya barang-barang hasil produksi mereka.  Jika kita mau menengok lebih dalam lagi, UMKM di Indonesia sangat banyak jumlahnya, usaha ini

Mencetak Kemasan Makanan di Uprint untuk Usaha Snack

Halo, Assalamu’alaikum.. Apa kabar, Februari udah berjalan satu pekan, nih, dan di beberapa mini market udah mulai banyak bertebaran promosi coklat dan segala macam yang berhubungan dengan valentine. Saya sendiri sih enggak pernah merayakan hari Valentine secara khusus, ya. karena menurut saya semua hari sama saja, saya selalu memberikan rasa sayang dan cinta kepada pasangan... pun dengan sesama, eaaa... Kamu pernah ngeh nggak kalau kemasan masakan untuk coklat, kue, permen menjelang Valentine itu lucu-lucu. Saya sih selalu ngeh, bahkan beberapa kali pernah kepincut dan membeli coklat karena suka dengan kemasannya. Kalau Valentine begini mah kebanyakan kemasan warna pink gitu, ya. Tapi ada juga beberapa coklat yang kemasannya selain warna pink. Ngomongin masalah kemasan. Saya jadi ingat teman saya yang buka usaha kuliner snack/jajanan. Tapi dia bingung soal design kemasannya. Namanya usaha kuliner begitu kan hal yang pertama dipikirkan tentu soal personal bran