Skip to main content

Bola-Bola Skippy untuk Takjil Anak-anak

Halo,

Assalamu’alaikum,

Puasa hari ke tiga masih semangat dong, ya. Bagaimana dengan anak-anak? Ngajarin anak-anak puasa emang susah-susah gampang, ya. Perlu diberi motivasi lebih supaya bisa kuat sampai maghrib.

Saya sendiri mengajarkan anak saya mulai puasa udah sejak tahun lalu, saat usianya masih 5 tahun. Menurut saya, puasa itu ya dari Imsak hingga bedug maghrib, jadi saya nggak pernah ngajarin anak saya untuk puasa duhur atau asar, hehe.

Jadi saya selalu bilang ke dia kalau puasa itu ya sampai maghrib, perihal dia belum kuat, ya saya bilang ke dia, berarti besok coba lagi sampai maghrib. Gitu terus, sampai akhirnya tahun kemaren, pertama kalinya dia latihan puasa, langsung kuat sampai maghrib. Namun karena sakit, anak saya bolong puasa 3 hari. Hehehe

Lalu, tahun ini bagaimana? Tahun juga sama, alhamdulillah sampai hari ini dia semangat puasanya. Malahan minta dibuatin cemilan ala-ala buat takjil nanti sore.

Hmm, biasanya dia senengnya eskrim, tapi karena di rumah kebetulan ada skippy peanut butter, saya buatin saja cemilan kesukaan dia. Namanya bola-bola skippy.

Baik, di postingan ini saya akan menuliskan resepnya, ya. kali saja temen-temen mau bikin juga resep ala-ala dari saya, hihihi. Soalnya kakak Noofa dan adik Nooha suka banget. Resep ini juga pernah saya abadikan di youtube saya, nanti di bawah postingan ini saya sertakan link video youtube dari channel saya, ya.. hehe..

Resep bola-bola skippy

Bahan-bahannya:
  • Skippy peanut Butter
  • Biskuit dari brand apa saja, kalau saya pakai kue chong huan
  • Meses seres
Caranya gampang banget loh,
  • Pertama, kue kering dihancurkan. Bisa pake sendok, pake alat penghancur, atau yang lain. Kalau saya sih pake tangan, pastikan tangan bersih ya temen-temen.
  • Kedua, campurkan biskuit yang sudah dihancurkan tadi dengan skippy peanut butter dan messes seres. 
  • Kepal-kepal semua bahan hingga berbentuk seperti bola.
  • Setelah itu, masukkan dalam freezer sekitar satu jam. 
Nah, bola-bola skippy sudah siap untuk takjil sore nanti. Nah, bagaimana temen-temen? Mudah sekali bukan?

Membuat takjil yang mudah bin gampang untuk nambah semangat dan motivasi anak itu perlu loh, kalau bisa malah libatkan anak-anak saat membuatnya. Bisa ber-quality time juga kan?

Comments

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung di Blog Cah Kesesi Ayutea ini, Silakan tulis komentar untuk postingan ini.. :)

Mohon maaf.. spammer atau komentar dengan menyertakan link hidup akan saya hapus .. :)

Popular posts from this blog

Granuloma Umbilikalis Pada Bayi

Assalamu’alaikum, sahabatku.. semoga selalu sehat, ya. Amin. . . Postingan kali ini saya mau bercerita tentang Granuloma Umbilikalis Pada Bayi . Ini tentang Nooha, anak kedua saya yang lahir pada tanggal 5 Januari 2017 yang lalu. Sampai hari ini usianya sudah 3 bulan 4 hari. Alhamdulillah dia tumbuh dengan baik, sehat, dan ceria. Harapannya tentu seperti itu, bukan? Tetapi, ada sesuatu yang pernah membuat saya khawatir, yaitu masalah tali pusarnya. Dia puput usia 7 hari, tapi saya melihat pada pusarnya itu masih ada yang basah, jadi proses lepasnya puput itu seperti belum waktunya gitu. Dan benar saja setiap hari ada bekas seperti nanah pada kaos dalamnya. Kalo saya ibaratkan itu seperti lelehan lilin yang menempel di kaos. Baunya khas tapi tidak seperti bau nanah, enggak pesing, ataupun bau enggak enak lainnya. Setiap hari ada bekasnya di kaos, sesekali membesar berwarna merah, seperti daging tumbuh. Nanti meleleh lagi, terus seperti itu setiap hari. Saya takut k

USAHA MIKRO; TETAP BERTAHAN DI TENGAH PANDEMI BERSAMA PIP

Kurang lebih 6 bulan masyarakat Indonesia berperang melawan pandemi Covid-19, dan hingga saat ini perang tersebut belum ada indikasi berakhir. Pandemi Covid-19 di Indonesia yang diketahui sejak awal bulan Maret 2020 harus memaksa sebagian besar masyarakat Indonesia untuk membatasi aktivitasnya agar penularan dapat dicegah. Dampak dari pembatasan tersebut mengakibatkan berbagai sektor terkena imbas akibat terhentinya aktivitas masyarakat. Di antara sektor yang paling parah terkena dampak Covid 19 adalah sektor ekonomi. Bukan hanya dalam skala makro, pandemi Covid-19 ini pun menghantam sektor mikro, bahkan tak tanggung-tanggung para pedagang kecil dan pelaku UMKM juga terkena imbasnya. Bahkan tidak sedikit dari mereka harus gulung tikar dan tidak dapat melanjutkan usahanya karena mengalami banyak kerugian, mulai dari turunnya pendapatan, hingga tidak lakunya barang-barang hasil produksi mereka.  Jika kita mau menengok lebih dalam lagi, UMKM di Indonesia sangat banyak jumlahnya, usaha ini

Mencetak Kemasan Makanan di Uprint untuk Usaha Snack

Halo, Assalamu’alaikum.. Apa kabar, Februari udah berjalan satu pekan, nih, dan di beberapa mini market udah mulai banyak bertebaran promosi coklat dan segala macam yang berhubungan dengan valentine. Saya sendiri sih enggak pernah merayakan hari Valentine secara khusus, ya. karena menurut saya semua hari sama saja, saya selalu memberikan rasa sayang dan cinta kepada pasangan... pun dengan sesama, eaaa... Kamu pernah ngeh nggak kalau kemasan masakan untuk coklat, kue, permen menjelang Valentine itu lucu-lucu. Saya sih selalu ngeh, bahkan beberapa kali pernah kepincut dan membeli coklat karena suka dengan kemasannya. Kalau Valentine begini mah kebanyakan kemasan warna pink gitu, ya. Tapi ada juga beberapa coklat yang kemasannya selain warna pink. Ngomongin masalah kemasan. Saya jadi ingat teman saya yang buka usaha kuliner snack/jajanan. Tapi dia bingung soal design kemasannya. Namanya usaha kuliner begitu kan hal yang pertama dipikirkan tentu soal personal bran