Skip to main content

My 2018 Resolution: Senantiasa Menjaga Kesehatan


Di Akhir tahun 2017 ini, khususnya pada bulan Nopember merupakan salah satu saat yang tidak akan pernah terlupa, karena pada bulan tersebut keluarga kecilku sedang terkena ujian berupa sakit berjamaah. Bukan hanya itu saja, pada bulan Nopember juga ujian lain pun saya terima, karena nenek dan nenek buyutku secara bergantian meninggal dunia dalam waktu kurang lebih dua minggu. Satu hal yang saat itu harus saya lsayakan adalah tetap kuat dan harus selalu sabar menghadapi ujian tersebut.

Khusus untuk kasus sakit berjamaah di keluarga memang tak pernah kuharapkan sama sekali, betapa tidak si kakak yang semula sehat-sehat saja pada pertengahan bulan Nopember yang lalu terpaksa harus opname karena demam tingggi yang tak kunjung turun. Apalagi hal itu diperparah dengan batuk yang sayat, setelah dua hari opname pada 16-17 Nopember akhirnya si kakak Noofa diperbolehkan pulang dan rawat jalan.

Si kakak pulang gantian adik Nooha yang demam dan muntah-muntah, akhirnya pada hari Minggu 19 Nopember 2017 lalu, saya dan suami membawa kakak Noofa dan adik Nooha untuk kontrol di RSI Pekajangan Pekalongan, hasilnya kakak cuma diberi obat oleh dokter dna si adik diharuskan untuk opname. Tapi sayang semua kamar penuh, tidak menyerah kami muter-muter cari 3 rumah sakit lain, tapi semua kamar penuh. Akhirnya kami terpaksa pulang ke rumah dengan harapan adik Nooha bisa segera sembuh dengan treatment di rumah sendiri.

Saat di rumah itulah kondisi kakak Noofa berangsur sehat dan kondisi adik tetap sama siang ceria malamnya demam tinggi. Bukan hanya adik, akhirnya saya juga tumbang karena demam tinggi, dan kecapaian. Ketika periksa ke dokter di Puskesmas, saya disarankan untuk opname, tapi saya menolak mengingat kondisi dua anak yang sedang dalam masa pemulihan dan satunya sedang sakit. Selain itu melihat kondisi suami yang tentu saja akan semakin kerepotan karena harus mengurus kami bertiga yang sedang sakit. Akhirnya saya rawat jalan kurang lebih selama satu minggu.

Selama dalam kondisi perawatan di rumah itulah saya rutin minum obat dari dokter juga senantiasa mengkonsumsi Theragran-M. Theragran-M merupakan salah satu produk vitamin yang bagus untuk mempercepat masa penyembuhan. Karena ingin segera sehat kembali saya juga mengatur pola makan saya karena kata suami ketika sakit makanlah yang banyak nanti penyakitnya pergi. hehe 
Setelah kondisi badan terasa membaik, akhirnya saya bilang ke suami untuk kembali beraktifiitas kembali di Semarang, karena hampir seminggu lebih dia ijin tidak masuk kerja lantaran merawat kami bertiga yang sakit.

Saat sebelum kembali ke Semarang, kondisi suami juga sudah kurang fit, tapi karena cowok gitu meskipun sakit dikuat-kuatin. Yang jelas suami sakit karena kecapekan Tapi kalau sakit jangan lama-lama jadi dia meminum Theragran-M karena Theragran-M merupakan Vitamin untuk memulihkan kondisi tubuh setelah sakit. Setelah rutin mengkonsumsi vitamin tersebut lama kelamaan kondisi kesehatan kami semakin baik dan prima seperti biasa. Sehingga berbagai tugas dan tanggungjawab yang saya emban bisa terselesaikan dengan baik. 

Dan saat ini sudah menjelang akhir tahun 2017, biasanya setiap orang memiliki resolusi untuk tahun depan yaitu tahun 2018. Bagiku resolusi untuk tahun 2018 tidak muluk-muluk, satu diantara resolusi tersebut adalah saya akan senantiasa menjaga kesehatan saya, karena bagi saya kesehatan merupakan hal paling penting dalam hidup. Jika kita sehat maka kita bisa mewujudkan mimpi, keinginan maupun cita-cita yang telah kita miliki. Selain itu kesehatan keluarga juga menjadi salah satu hal yang akan menjadi prioritas untuk senantiasa saya perhatikan karena dengan keluarga yang sehat tentu hidup kita akan senantiasa bahagia.

Semoga resolusi tahun 2018 nanti bisa terwujud, dengan harapan saya dan keluarga akan senantiasa diberi kesehatan lahir dan bathin. Salah satu cara untuk menjaga kesehatan saya dan keluarga tentu saja dengan tetap menyedikan dan mengkonsumsi vitamin Theragran-M.

Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan
 oleh Blogger Perempuan Network dan Theragran-M.

Comments

Popular posts from this blog

Granuloma Umbilikalis Pada Bayi

Assalamu’alaikum, sahabatku.. semoga selalu sehat, ya. Amin. . . Postingan kali ini saya mau bercerita tentang Granuloma Umbilikalis Pada Bayi . Ini tentang Nooha, anak kedua saya yang lahir pada tanggal 5 Januari 2017 yang lalu. Sampai hari ini usianya sudah 3 bulan 4 hari. Alhamdulillah dia tumbuh dengan baik, sehat, dan ceria. Harapannya tentu seperti itu, bukan? Tetapi, ada sesuatu yang pernah membuat saya khawatir, yaitu masalah tali pusarnya. Dia puput usia 7 hari, tapi saya melihat pada pusarnya itu masih ada yang basah, jadi proses lepasnya puput itu seperti belum waktunya gitu. Dan benar saja setiap hari ada bekas seperti nanah pada kaos dalamnya. Kalo saya ibaratkan itu seperti lelehan lilin yang menempel di kaos. Baunya khas tapi tidak seperti bau nanah, enggak pesing, ataupun bau enggak enak lainnya. Setiap hari ada bekasnya di kaos, sesekali membesar berwarna merah, seperti daging tumbuh. Nanti meleleh lagi, terus seperti itu setiap hari. Saya takut k

Kartu ATM Bisa Kadaluarsa

Mungkin pembaca bingung dengan judul postinganku ini, Masa iya sih Kartu ATM bisa kadaluarsa atau expired? Jawabannya adalah IYA. Ini kisah nyata lhoo ya, bukan fiktif. Hihihi.. sebelum mulai bercerita, mau tanya dulu, kalian semua punya kartu ATM kan? Hehehe.. Iya deh iya.. percaya kalian semua punya, bahkan seperti halnya gadget, kalian juga pasti punya lebih dari satu ATM kan? Hihihi..  Oke, mulai ceritanya ya, sebenarnya i ni cerita sudah beberapa tahun yang lalu, jadi waktu itu aku belanja di Mini Market deket kontrakan, karena bawa uang cuma Rp50.000 dan khawatir kurang, aku meminta Aby untuk mengambil uang di ATM dulu, kebetulan ada mesin ATM di dalam mini market tersebut. Nggak lama Aby berdiri di depan mesin ATM itu. Aku kira sudah ambil uangnya, ternyata belum dan Aby bilang kalau Kartu ATMku sudah kadaluarsa. Aku kaget donk ya, kok bisa kedaluarsa? Serius? Dengan deg-degan dan penasaran, aku minta kartu ATMku dan menuju ke mesin ATM. Hmmmm...  ternyata benar, waktu a

Jenis Sabun untuk 7 Langkah Cuci Tangan

Di beberapa tempat dengan gerakan cuci tangan sebagai praktik umum yang biasa dilakukan sehari-hari, banyak terdapat air bersih serta sabun, sebagian besar masyarakat justru tidak menyadari hal penting 7 langkah cuci tangan dengan sabun. Sementara pada lingkungan kumuh atau padat, maka kebiasaan mencuci tangan dengan benar menggunakan sabun sebenarnya dapat membantu untuk menurunkan separuh dari jumlah penderita diare. Gambar pinjem dari web iinformasitips