Skip to main content

Mengatasi anyang-anyangan dengan Prive Uri-Cran

“Bi, nanti mampir ke pom bensin, ya!”

“Bi, tuh depan ada masjid, berhenti dulu, aku pingin pipis”.

Seminggu yang lalu saya ngomong gitu terus sama suami saat kami sedang dalam perjalanan ke luar kota. Kami naik motor berdua. Setiap pom bensin dan masjid saya minta berhenti karena saya pengen banget pipis. Tapi pipisnya yang keluar hanya sedikit. Rasanya panas sekali di perut bagian bawah. Suami saya sampai kesuh karena perjalanan menjadi terasa sangat lama karena lagi-lagi berhenti padahal tujuan masih jauh. Yaa mau gimana lagi wong nyatanya lagi kepingin pipis terus. Untungnya sih suami masih sabar hehehe.

Sesampai di kota, tempat tujuan kami kopdar dengan teman blogger, pertama yang saya cari juga kamar kecil. Ya ampun rasanya nggak nyaman gini, mana celana dalam jadi lebab karena stok tisu saya habis untuk mengelap kemaluan setelah cebok. Ternyata saya sedang mengalami yang namanya anyang-anyangan. Sumpeh, nggak nyaman banget!

Anyang-anyangan adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh beberapa faktor. Anyang-anyangan biasanya terjadi kerena adanya infeksi pada saluran kemih. Orang yang mengalami anyang-anyangan biasanya yang dirasakan itu ingin pipis terus menerus tapi pipisnya yang keluar sedikit. Selain itu, rasanya sakit sekali. Mata saya saja sampai keluar air mata menahan perihnya sakit saat buang air kecil. Pegel di pinggang dan perut bagian bawah kram seperti sakit saat haidh, eh malah lebih dari itu sakitnya.

Dulu waktu saya hamil juga pernah, baru juga pipis eh belum lima menit udah pengen pipis lagi. Tapi kalau selagi hamil, dokter bilang itu normal, semua wanita hamil akan mengalami hal tersebut, semakin tambah usia kandungan maka besarnya janin akan mendorong kandung kemih, akibatnya wanita hamil menjadi beser (pipis terus menerus). Yaaa kayaknya semua wanita hamil pasti merasakan hal yang sama, ya.

Rasanya baru satu jam kami ngobrol, tapi perasaan lama sekali, mungkin karena saya masih ngerasa sakit jadi nggak nyaman, ngobrol pun seperlunya. Melihat saya yang sesekali meringis-meringis seperti kesakitan, teman saya akhirnya bertanya. Saking penasaran dan kasian ngelihat saya seperti itu, katanya.

Setelah ngobrol, saya cerita sama dia. Alhamdulillah dia pernah punya pengalaman serupa, dan dia bilang obatnya gampang!

“nanti, sepulang dari sini, kamu mampir ke Apotik deh, beli Prive Uri-Cran, ya”. Saran dia kepada saya.



Okey deh, saat pulang dari pertemuan tersebut akhirnya saya mampir ke apotik untuk membeli Prive Uri-Cran sebagaimana disarankan teman saya tadi. Sesampai di rumah langsung deh saya minum uri-cran kapsul, dan alhamdulilah hasilnya memang membuat saya lebih baik dari pada sebelumnya. Jadilah saya rutin meminum obat tersebut, rasa sakit yang saya derita selama ini lama-lama pun menghilang dan ketika saya buang air kecil menjadi lancar dan tidak terasa sakit lagi.

Perlu diketahui bahwa Prive Uri-Cran merupakan ramuan yang berasal dari ekstrak buah Cranberry. Buah Cranberry memang belum banyak dijumpai di Indonesia, karena buah tersebut banyak tumbuh di Amerika, namun jangan kuatir karena untuk mendapatkan ekstrak buah tersebut kita tidak harus jauh-jauh pergi ke Amerika, karena di Indonesia sudah ada ekstraknya dalam bentuk produk Prive Uri-Cran yang khasiatnya bisa secara langsung mengatasi rasa sakit saat buang air kecil utamanya karena disebabkan anyang-anyangan.

Cranberry merupakan salah satu buah yang mengandung Proantocyanidin yang berfungsi untuk mencegah dan menangkap bakteri jahat yang menempel pada saluran kemih yang menyebabkan anyang-anyangan yang berakibat pada sakit saat buang air kecil. Oleh sebab itulah Prive Uri-Cran sangat disarankan bagi para penderita anyang-anyangan agar terhindar dari sakit ketika buang air kecil. Saya sudah membuktikannya, jika kamu mengalami anyang-anyangan, jangan lupa minum uricran, ya. Boleh pilih yang kapsul atau sachet, keduanya sama-sama dapat mengatasi anyang-anyangan.

Comments

Popular posts from this blog

Granuloma Umbilikalis Pada Bayi

Assalamu’alaikum, sahabatku.. semoga selalu sehat, ya. Amin. . . Postingan kali ini saya mau bercerita tentang Granuloma Umbilikalis Pada Bayi . Ini tentang Nooha, anak kedua saya yang lahir pada tanggal 5 Januari 2017 yang lalu. Sampai hari ini usianya sudah 3 bulan 4 hari. Alhamdulillah dia tumbuh dengan baik, sehat, dan ceria. Harapannya tentu seperti itu, bukan? Tetapi, ada sesuatu yang pernah membuat saya khawatir, yaitu masalah tali pusarnya. Dia puput usia 7 hari, tapi saya melihat pada pusarnya itu masih ada yang basah, jadi proses lepasnya puput itu seperti belum waktunya gitu. Dan benar saja setiap hari ada bekas seperti nanah pada kaos dalamnya. Kalo saya ibaratkan itu seperti lelehan lilin yang menempel di kaos. Baunya khas tapi tidak seperti bau nanah, enggak pesing, ataupun bau enggak enak lainnya. Setiap hari ada bekasnya di kaos, sesekali membesar berwarna merah, seperti daging tumbuh. Nanti meleleh lagi, terus seperti itu setiap hari. Saya takut k

Kartu ATM Bisa Kadaluarsa

Mungkin pembaca bingung dengan judul postinganku ini, Masa iya sih Kartu ATM bisa kadaluarsa atau expired? Jawabannya adalah IYA. Ini kisah nyata lhoo ya, bukan fiktif. Hihihi.. sebelum mulai bercerita, mau tanya dulu, kalian semua punya kartu ATM kan? Hehehe.. Iya deh iya.. percaya kalian semua punya, bahkan seperti halnya gadget, kalian juga pasti punya lebih dari satu ATM kan? Hihihi..  Oke, mulai ceritanya ya, sebenarnya i ni cerita sudah beberapa tahun yang lalu, jadi waktu itu aku belanja di Mini Market deket kontrakan, karena bawa uang cuma Rp50.000 dan khawatir kurang, aku meminta Aby untuk mengambil uang di ATM dulu, kebetulan ada mesin ATM di dalam mini market tersebut. Nggak lama Aby berdiri di depan mesin ATM itu. Aku kira sudah ambil uangnya, ternyata belum dan Aby bilang kalau Kartu ATMku sudah kadaluarsa. Aku kaget donk ya, kok bisa kedaluarsa? Serius? Dengan deg-degan dan penasaran, aku minta kartu ATMku dan menuju ke mesin ATM. Hmmmm...  ternyata benar, waktu a

Jenis Sabun untuk 7 Langkah Cuci Tangan

Di beberapa tempat dengan gerakan cuci tangan sebagai praktik umum yang biasa dilakukan sehari-hari, banyak terdapat air bersih serta sabun, sebagian besar masyarakat justru tidak menyadari hal penting 7 langkah cuci tangan dengan sabun. Sementara pada lingkungan kumuh atau padat, maka kebiasaan mencuci tangan dengan benar menggunakan sabun sebenarnya dapat membantu untuk menurunkan separuh dari jumlah penderita diare. Gambar pinjem dari web iinformasitips