Skip to main content

LIMA MAKANAN FAVORIT SAAT BULAN RAMADHAN



Assalamu’laikum, temen-temen..
Bagaimana puasa di hari ke tiga ini? Masih semangat dong pastinya. Alhamdulillah kalau masih semangat. Dulu seorang guru pernah bilang ke saya, kalau puasa itu nggak akan bikin sakit, justeru malah bikin badan sehat. Puasa juga bukan menjadi hujjah untuk bermalas-malasan. Lemes sih pasti, ya. Tapi nggak lantas malas segala-galanya karena puasa. Apalagi menghabiskan waktu untuk tidur sejak Subuh hingga Maghrib, hehehe.. Salah BESAR!
Oiya, saya mau tanya dulu, ah. Kemaren puasa pertama sahurnya makan apa? Wahh pasti sahur pertama banyak di antara teman-teman yang makan lauk enak-enak, ya? Makan enak sebenarnya pendapat nafsi-nafsi kan ya, tapi kalau di keluargaku, makan enak itu makan makanan protein hewani. Bisa ayam, ikan, atau paling gampang makan lauk telur. Hihihi.
Iyaps, sahur pertama kami di rumah makan lauk ikan bakar. Kami beli sih. Nggak bisa kalau masak sendiri pasti ribet duluan. Beli 3 ekor ikan bakar Rp 85.000 bisa untuk sekeluarga. Makan bareng, rahat, sahur pertama terasa mantap! Apalagi ditambah minum susu kalengan ^_____^ dan makan kurma berjumlah ganjil. Untuk saya sendiri sangat manfaat karena saya masih menyusui bayi 4 bulan saya secara eksklusif. Kurma dan susu menjadi salah satu asi booster selain makanan bergizi yang saya makan. Alhamdulillah puasa nggak lemes, malah dua hari berturut-turut saya ke Pemalang untuk belanja keperluan bulanan, siang hari pula!
Sahur makan enak, lalu buka puasanya? Enak juga kan?
Hahaha.. apa-apaan ini, lagi puasa malah ngomongin makanan. #sabar dan tahan, ya. Maghrib masih 3 jam lagi. hihihi.
Well, postingan ini saya persembahkan untuk Mbak Ika Hardiyan Aksari dan Mbak HidayahSulistyowati yang pengen tahu bangeeeedd masakan favorit saya saat bulan Ramadhan. Yang namanya masakan di bulan Ramadhan berarti bisa masakan untuk sahur dan juga untuk buka puasa, kan, ya?
Sebenarnya sih, kalau boleh saya jujur *halah opo iki* saya tidak terlalu spesifik memfavoritkan suatu makanan. Karena saya doyan semua makanan alias pemakan segala. Haha. Tapi boleh lah ya, nyebutin beberapa makanan atau masakan yang seriiiiing jadi menu  makanan saya saat buka puasa. Oke, saya sebutin untuk buka puasa saja, ya. Karena kalau sahur biasanya nggak jauh beda dengan menu buka, hanya saja paling ditambah tempe goreng, sambel, telur dadar, atau malah (hanya) mie instan? Hahaha..
Baik, di bawah ini saya akan sebutkan beberapa menu favorit. Dikatakan favorit karena paling sering menjadi menu masakan, di antaranya:
1.    KLUBAN
Kluban atau kuluban atau urab. Orang Jawa pasti tahu makanan ini dong. Yups. Kluban terbuat dari sayuran yang direbus. Biasanya terdiri dari kecipir, kacang panjang, taoge, kol, bayam, kangkung, nangka muda, dan daun ubi rambat. Setelah matang sayuran tadi diurap dengan parutan kelapa muda dan sambal kencur. Dicampur jadi satu kemudian dikasih topping sambal lagi (ini opsional) untuk pecinta pedas. Kluban di Pekalongan berbeda dengan kluban pada umumnya, karena di sini biasanya ada tambahan bothok dan krupuk usek. Duuh Gusti... nglamir tenan!



Apalagi kalau klubannya ada daun pepaya atau daun singkongnya. Euleuh-euleuh, itu udah sampurna banget! Sedeeepp teooo. Buat busui daun pepaya bisa jadi booster juga loh, bisa bikin ASI lancar dan PEKAT!
2.      PARE
Naahh, ini juga.. juara kalau saya dimasakin Ibu sayur pare atau oseng pare. Bisa makan dengan porsi lebiiihh dan lebiiihh. Saya suka pare karena menurut saya pare itu enak! Sedep! Pahitnya nggak bikin baper, karena pahitnya pare nggak sepahit hidup kamu. *ora nyambung maneh*
3.      PECAKAN
A post shared by Noorma Fitriana M. Zain (@noormafitrianamzain) on
 
Harus saya akui, saya memang suka sekali makanan pedas. Pecakan sering kali hadir di atas meja makan keluarga kami. Pecak Ikan panggang, sambalnya sambal tomat yang direbus dulu. *ini ngetik sambil membayangkan* atau bisa juga pecak tempe atau yang biasa dikenal dengan tempe penyet juga seriiing banget jadi menu masakan di keluarga kami. Selain gampang dieksekusi, tempe juga murah meriah. Tempe kaya akan protein nabati. Terbuat dari kacang kedelai yang dikasih ragi. Bagus juga ini untuk busui.

4.      AYAM KECAP
Sebenarnya banyak sekali masakan dengan bahan utama ayam. Tapi kenapa yaa, ayam kecap paling saya suka. Meskipun ayam kecap, tapi nggak yang manis-manis banget. Tetep harus irisan cabai yang banyak. Biar nafsu makan bisa UP UP dan UP lagi!
5.    KORMA-KOLAK-BUBUR-ESBUAH
Kalau yang ini merupakan takjil atau makanan untuk membatalkan puasa. Saya nggak terlalu mengharuskan makanan ini ada terus setiap hari sih. Bisa salah satunya, bisa kurma saja dan teh anget, bisa kolak dicampur es, bisa bubur sumsum, atau es buah. Kalau mentok nggak ada semua juga nggak masalah, bisa diganti dengan es teh atau teh anget.

Itu saja sih, biasa aja kan ya? Bukan ya wah mungkin menurut temen-temen, tapi gimana lagi, lha wong saya suka.. Kalau mbak Ika dan mbak Wati, punya menu favorit apa? Teman-teman juga punya menu favorit apa? Hayuk atuh share di kolom komentar.

Sudah ashar nih, mau masak duyuuu yaa... Insya Allah ketemu di postingan lainnya.

Comments

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung di Blog Cah Kesesi Ayutea ini, Silakan tulis komentar untuk postingan ini.. :)

Mohon maaf.. spammer atau komentar dengan menyertakan link hidup akan saya hapus .. :)

Popular posts from this blog

Granuloma Umbilikalis Pada Bayi

Assalamu’alaikum, sahabatku.. semoga selalu sehat, ya. Amin. . . Postingan kali ini saya mau bercerita tentang Granuloma Umbilikalis Pada Bayi . Ini tentang Nooha, anak kedua saya yang lahir pada tanggal 5 Januari 2017 yang lalu. Sampai hari ini usianya sudah 3 bulan 4 hari. Alhamdulillah dia tumbuh dengan baik, sehat, dan ceria. Harapannya tentu seperti itu, bukan? Tetapi, ada sesuatu yang pernah membuat saya khawatir, yaitu masalah tali pusarnya. Dia puput usia 7 hari, tapi saya melihat pada pusarnya itu masih ada yang basah, jadi proses lepasnya puput itu seperti belum waktunya gitu. Dan benar saja setiap hari ada bekas seperti nanah pada kaos dalamnya. Kalo saya ibaratkan itu seperti lelehan lilin yang menempel di kaos. Baunya khas tapi tidak seperti bau nanah, enggak pesing, ataupun bau enggak enak lainnya. Setiap hari ada bekasnya di kaos, sesekali membesar berwarna merah, seperti daging tumbuh. Nanti meleleh lagi, terus seperti itu setiap hari. Saya takut k

USAHA MIKRO; TETAP BERTAHAN DI TENGAH PANDEMI BERSAMA PIP

Kurang lebih 6 bulan masyarakat Indonesia berperang melawan pandemi Covid-19, dan hingga saat ini perang tersebut belum ada indikasi berakhir. Pandemi Covid-19 di Indonesia yang diketahui sejak awal bulan Maret 2020 harus memaksa sebagian besar masyarakat Indonesia untuk membatasi aktivitasnya agar penularan dapat dicegah. Dampak dari pembatasan tersebut mengakibatkan berbagai sektor terkena imbas akibat terhentinya aktivitas masyarakat. Di antara sektor yang paling parah terkena dampak Covid 19 adalah sektor ekonomi. Bukan hanya dalam skala makro, pandemi Covid-19 ini pun menghantam sektor mikro, bahkan tak tanggung-tanggung para pedagang kecil dan pelaku UMKM juga terkena imbasnya. Bahkan tidak sedikit dari mereka harus gulung tikar dan tidak dapat melanjutkan usahanya karena mengalami banyak kerugian, mulai dari turunnya pendapatan, hingga tidak lakunya barang-barang hasil produksi mereka.  Jika kita mau menengok lebih dalam lagi, UMKM di Indonesia sangat banyak jumlahnya, usaha ini

Mencetak Kemasan Makanan di Uprint untuk Usaha Snack

Halo, Assalamu’alaikum.. Apa kabar, Februari udah berjalan satu pekan, nih, dan di beberapa mini market udah mulai banyak bertebaran promosi coklat dan segala macam yang berhubungan dengan valentine. Saya sendiri sih enggak pernah merayakan hari Valentine secara khusus, ya. karena menurut saya semua hari sama saja, saya selalu memberikan rasa sayang dan cinta kepada pasangan... pun dengan sesama, eaaa... Kamu pernah ngeh nggak kalau kemasan masakan untuk coklat, kue, permen menjelang Valentine itu lucu-lucu. Saya sih selalu ngeh, bahkan beberapa kali pernah kepincut dan membeli coklat karena suka dengan kemasannya. Kalau Valentine begini mah kebanyakan kemasan warna pink gitu, ya. Tapi ada juga beberapa coklat yang kemasannya selain warna pink. Ngomongin masalah kemasan. Saya jadi ingat teman saya yang buka usaha kuliner snack/jajanan. Tapi dia bingung soal design kemasannya. Namanya usaha kuliner begitu kan hal yang pertama dipikirkan tentu soal personal bran