Skip to main content

Ikatan Bathin atau Cemistry ?

Duh, tiba-tiba ngomongin soal cemistry, jadi inget acara di salah satu stasiun televisi tentang ajang memilih pasangan. Mereka pasti bilang ada cemistry bila merasa sreg, atau bilang "ah aku belum ada cemistry" ketika sebaliknya, tidak sreg dengan calon pasangannya. Sebenernya ini lagi bukan mau ngomongin soal perjodohan atau memilih pasangan sih. Hehe..

Ikatan bathin juga begitu. Biasanya ikatan bathin ini terjadi pada orang tua dengan anaknya, pun kakak dengan adiknya. Biasanya ditandai dengan sesuatu yang kebetulan sama, kebetulan mirip, kebetulan merasakan juga, dan lain sebagainya. Anak sakit, orang tua akan ikut merasakan sakit, biasanya dikasih nama 'karena ikatan batin'. Atau saudara kembar sakit, meskipun berada di tempat yang tidak bersamaan tetapi saudara kembarannya merasakan sakit juga. Biasanya hal tersebut terjadi karena adanya ikatan bathin.
Ilustrasi, gambar ambil dari google


Ikatan bathin juga biasanya ada untuk firasat seseorang yang kurang enak. Hubungan darah seseorang biasanya menjadikan ikatan bathin antara satu dengan yang lain terjalin kuat.

Ramadhan ini, saya tinggal di Semarang. Sengaja saya memilih untuk tinggal dengan suami saya di Semarang karena saya sudah libur, Noofa juga sekolahnya sudah libur. Supaya Ramadhan kami berkah, kami ingin menikmati Ramadhan ini bersama-sama, tidak LDR lagi. Alhamdulillah Allah memberikan waktu kami yang pas untuk bisa menjalankan ibadah shoum berkumpul dengan keluarga. Biasanya memang kami tinggal berjauhan. Saya di Pekalongan, sedangkan suami di Semarang.

Selama saya puasa di Semarang, secara otomatis saya menjalankan kewajiban saya selayaknya seorang istri, memasak, mengurus anak dan melayani suami. Memang sih, kalau masalah mencuci baju masih dikerjakan suami. Katanya, saya nggak boleh capek-capek karena masih hamil muda. Hehe..

Namun, kami di Semarang setiap hari ditelpon Ibu. Tanya kapan pulang ke Kesesi. Hehe.. Mungkin terbiasa ada Noofa di rumah yang meramaikan rumah, ketika nggak ada Noofa secara otomatis rumah menjadi sepi. Selain tanya kabar dan tanya kapan mudik. Ibu juga suka bertanya tentang menu masakan yang akan saya masak untuk berbuka puasa. Lhaa kok ndilalah menunya sama terus, padahal kami sama sekali tidak janjian untuk masak menu yang sama.

Adik saya menjadi ketawa geli, kok bisa yaa meju yang dimasak di rumah dan menu yang dimasak saya di Semarang bisa sama? Padahal kan nggak janjian sebelumnya. Saya juga heran, kok bisa?

Kemudian adik saya nyeletuk, ini karena kita punya ikatan bathin jadi kompak. Nyetrum! Apa yang saya pengen, kebetulan dikepengeni juga sama adik saya. Seperti hari ini, saya belanja sayuran dan bumbu-bumbu untuk saya masak nanti. Saya pengen banget bikin pecak terong sambel kelapa. Karena agak lupa-lupa ingat bumbunya, saya pun telpon ibu saya untuk tanya apa saja bumbunya. Lhaa kok pas banget adik saya baru pulang dari pasar membeli terong dan kelapa, untuk dimasak pecak terong sambel kelapa. Haha.. Sontak kami pun ketawa. Sudah berapa hari kita puasa. Menu buka puasa kita hampir tiap hari sama. Lucu, ya? Padahal nggak janjian sama sekali. Ikatan bathin? Mungkin? Atau cemistry? Hmm.. Sepertinya kurang tepat kalau kebetulan-kebetulan ini disebut cemistry. Karena kalau menurut saya cemistry itu lebih condong ke pasangan, sedangkan ikatan bathin lebih condong ke saudara dan keluarga.

Itulah sedikit cerita tentang keunikan keluarga saya di awal minggu Ramadhan ini. Pernah ngalamin hal yang sama? Yuk ceritain di kolom komentar. :)

Happy Fasting and Happy Blogging.


Comments

Popular posts from this blog

Granuloma Umbilikalis Pada Bayi

Assalamu’alaikum, sahabatku.. semoga selalu sehat, ya. Amin. . .

Postingan kali ini saya mau bercerita tentang Granuloma Umbilikalis Pada Bayi. Ini tentang Nooha, anak kedua saya yang lahir pada tanggal 5 Januari 2017 yang lalu. Sampai hari ini usianya sudah 3 bulan 4 hari. Alhamdulillah dia tumbuh dengan baik, sehat, dan ceria. Harapannya tentu seperti itu, bukan?
Tetapi, ada sesuatu yang pernah membuat saya khawatir, yaitu masalah tali pusarnya. Dia puput usia 7 hari, tapi saya melihat pada pusarnya itu masih ada yang basah, jadi proses lepasnya puput itu seperti belum waktunya gitu. Dan benar saja setiap hari ada bekas seperti nanah pada kaos dalamnya. Kalo saya ibaratkan itu seperti lelehan lilin yang menempel di kaos. Baunya khas tapi tidak seperti bau nanah, enggak pesing, ataupun bau enggak enak lainnya.
Setiap hari ada bekasnya di kaos, sesekali membesar berwarna merah, seperti daging tumbuh. Nanti meleleh lagi, terus seperti itu setiap hari. Saya takut karena pernah kejadian tet…

Kartu ATM Bisa Kadaluarsa

Mungkin pembaca bingung dengan judul postinganku ini, Masa iya sih Kartu ATM bisa kadaluarsa atau expired? Jawabannya adalah IYA. Ini kisah nyata lhoo ya, bukan fiktif. Hihihi.. sebelum mulai bercerita, mau tanya dulu, kalian semua punya kartu ATM kan? Hehehe.. Iya deh iya.. percaya kalian semua punya, bahkan seperti halnya gadget, kalian juga pasti punya lebih dari satu ATM kan? Hihihi.. 
Oke, mulai ceritanya ya, sebenarnya ini cerita sudah beberapa tahun yang lalu, jadi waktu itu aku belanja di Mini Market deket kontrakan, karena bawa uang cuma Rp50.000 dan khawatir kurang, aku meminta Aby untuk mengambil uang di ATM dulu, kebetulan ada mesin ATM di dalam mini market tersebut. Nggak lama Aby berdiri di depan mesin ATM itu. Aku kira sudah ambil uangnya, ternyata belum dan Aby bilang kalau Kartu ATMku sudah kadaluarsa. Aku kaget donk ya, kok bisa kedaluarsa? Serius? Dengan deg-degan dan penasaran, aku minta kartu ATMku dan menuju ke mesin ATM. Hmmmm...  ternyata benar, waktu aku pencet…

Jenis Sabun untuk 7 Langkah Cuci Tangan

Di beberapa tempat dengan gerakan cuci tangan sebagai praktik umum yang biasa dilakukan sehari-hari, banyak terdapat air bersih serta sabun, sebagian besar masyarakat justru tidak menyadari hal penting 7 langkah cuci tangan dengan sabun. Sementara pada lingkungan kumuh atau padat, maka kebiasaan mencuci tangan dengan benar menggunakan sabun sebenarnya dapat membantu untuk menurunkan separuh dari jumlah penderita diare.