Skip to main content

7 Tips Memilih Mukena Katun Jepang

Alhamdulillah Ramadhan sudah 15 hari kita lalui, semalam sudah mulai ada doa qunut di akhir sholat witir. Itu artinya, lebaran sebentar lagi. Menyambut hari lebaran tak lepas dari adat istiadat atau kebiasaan yang dilakukan kaum muslimin di Indonesia, khususnya. Namun, sebenarnya kebiasaan-kebiasaan ini tidak wajib. Seperti halnya yang dilakukan oleh sebagian orang yang mempunyai rezeki lebih, ada waktu dan kesempatan, rumah mereka pun dibuat seperti baru. Dicat ulang supaya rumah menjadi terlihat rapi dan bersih. Kebiasaan lain yang kerap dilakukan adalah membeli barang baru untuk hari Raya seperti membeli perangkat sholat baru seperti mukena, sarung, baju koko, dan masih banyak lagi.


Bicara soal membeli pakaian dan piranti untuk sholat, saat ini sudah banyak sekali koleksi mukena cantik (baca: disclosure) yang disediakan oleh toko offline maupun online. Modelnya bervariasi. Namun saya tak lantas latah membeli setiap model yang keluar. Saya sendiri tidak setiap tahun membeli barang baru. Membeli mukena, misalnya. Saya tidak setahun sekali membelinya. Tidak mungkin juga setiap tahun membeli mukena, hehe. Palingan membeli mukena 3 tahun sekali. Karena setiap saya mau membeli mukena, saya pasti harus memilih mukena yang berkualitas sehingga bisa awet dipakai, bisa sampai bertahun-tahun. Bahkan bisa dipakai hingga anak cucu kita. Hehe..

Salah satu mukena yang saya suka adalah mukena yang berbahan katun santung dan katun jepang. Untuk postingan kali ini saya akan membagikan beberapa tips bagaimana cara memilih mukena katun jepang. Tips ini sesuai dengan pengalaman yang biasa saya lakukan ketika hendak membeli mukena katun jepang. Baik mukena untuk diri saya sendiri, maupun mukena katun jepang untuk ibu dan adik saya.


Tips memilih mukena katun jepang :

1. membeli mukena untuk siapa ?
Membeli mukena untuk saya sendiri tentu tidak sesusah memilih mukena untuk orang lain. Kalau untuk saya sendiri tentu mudah, tinggal memilih sesuai dengan hati, suka, beli. Berbeda bila hendak membelikan mukena untuk ibu, warna, corak, motif, dan ukuran pasti dipertimbangkan. Bila memungkinkan, saya memperhatikan kira-kira mukena yang seperti apa yang ibu saya suka. Atau bisa juga bertanya, ingin mukena yang seperti apa?

2. Model
Mukena kekinian memang sudah banyak model. Kalau mukena katun jepang saat ini tersedia dua model, pertama model gamis ( one piece) dan model setelan (two pieces). Model ini bisa disesuaikan, kalau anak muda bisa memilih yang model setelah, kalau orang tua bisa memilih model gamis, namun tetap disesuaikan dengan selera masing-masing, ya.

3. Warna
Ini nih uyang penting. Karena warna merupakan cerminan jiwa, begitu kata ahli. Dalam hal ini kamu bisa memilih warna yang unik namun tetap mencerminkan selera kamu. Jangan bingung karena varian warna dalam mukena katun jepang sangatlah banyak. Soal warna bisa disesuaikan dengan kesukaan, Ibu saya contohnya, suka warna biru tosca. Yaa kalau beli mukena kebanyakan warna biru tosca.

4. Motif
Mengingat mukena katun jepang ini banyak motif, kamu bisa tentukan berdasar kepribadian kamu seperti motif bunga kecil, bunga besar, polkadot, atau yang lainnya.

5. Aksesori renda
Renda sebetulnya bukan lagi aksesori namun hal yang wajib dalam menyertai mukena model gamis maupun model setelan. Fungsi renda di mukena katun jepang adalah untuk memberi aksen, menambah perbedaan dengan mukena katun jepang produk lain. Lagi-lagi, pilihlah aksen renda yang sesuai dengan selera kamu.

6. Tas
Fungsi tas untuk semua mukena jaman sekarang adalah untuk mempermudah membawa ketika kita traveling. Model tasnya pun berbeda-beda. Kamu bisa memilih yang simple atau yang elegan, sesuaikan dengan keinginan kamu.

7. Harga
Salah satu pertimbangan dalam memilih mukena katun jepang adalah soal harga. Sebenarnya harga ini relatif, sesuai dengan kemampuan calon pembeli. Kalau memang dia mampu, beli harga jutaan yaa sanggup. Tapi kalau dia cukup, membeli yang harganya standar disesuaikan dengan dompet kita.

Itu lah 7 tips memilih mukena katun jepang dari saya. Kalau kamu ingin membeli mukena katun jepang untuk hari Raya nanti. Kamu bisa memilih mukena katun jepang di MatahariMall karena di sana banyak pilihan dan modelnya. Mukena katun jepang juga banyak motifnya, dan banyak pula peminatnya. Semoga Lebaran ini membawa kebahagiaan untuk kita. Amin

Comments

Popular posts from this blog

Granuloma Umbilikalis Pada Bayi

Assalamu’alaikum, sahabatku.. semoga selalu sehat, ya. Amin. . . Postingan kali ini saya mau bercerita tentang Granuloma Umbilikalis Pada Bayi . Ini tentang Nooha, anak kedua saya yang lahir pada tanggal 5 Januari 2017 yang lalu. Sampai hari ini usianya sudah 3 bulan 4 hari. Alhamdulillah dia tumbuh dengan baik, sehat, dan ceria. Harapannya tentu seperti itu, bukan? Tetapi, ada sesuatu yang pernah membuat saya khawatir, yaitu masalah tali pusarnya. Dia puput usia 7 hari, tapi saya melihat pada pusarnya itu masih ada yang basah, jadi proses lepasnya puput itu seperti belum waktunya gitu. Dan benar saja setiap hari ada bekas seperti nanah pada kaos dalamnya. Kalo saya ibaratkan itu seperti lelehan lilin yang menempel di kaos. Baunya khas tapi tidak seperti bau nanah, enggak pesing, ataupun bau enggak enak lainnya. Setiap hari ada bekasnya di kaos, sesekali membesar berwarna merah, seperti daging tumbuh. Nanti meleleh lagi, terus seperti itu setiap hari. Saya takut k

USAHA MIKRO; TETAP BERTAHAN DI TENGAH PANDEMI BERSAMA PIP

Kurang lebih 6 bulan masyarakat Indonesia berperang melawan pandemi Covid-19, dan hingga saat ini perang tersebut belum ada indikasi berakhir. Pandemi Covid-19 di Indonesia yang diketahui sejak awal bulan Maret 2020 harus memaksa sebagian besar masyarakat Indonesia untuk membatasi aktivitasnya agar penularan dapat dicegah. Dampak dari pembatasan tersebut mengakibatkan berbagai sektor terkena imbas akibat terhentinya aktivitas masyarakat. Di antara sektor yang paling parah terkena dampak Covid 19 adalah sektor ekonomi. Bukan hanya dalam skala makro, pandemi Covid-19 ini pun menghantam sektor mikro, bahkan tak tanggung-tanggung para pedagang kecil dan pelaku UMKM juga terkena imbasnya. Bahkan tidak sedikit dari mereka harus gulung tikar dan tidak dapat melanjutkan usahanya karena mengalami banyak kerugian, mulai dari turunnya pendapatan, hingga tidak lakunya barang-barang hasil produksi mereka.  Jika kita mau menengok lebih dalam lagi, UMKM di Indonesia sangat banyak jumlahnya, usaha ini

Mencetak Kemasan Makanan di Uprint untuk Usaha Snack

Halo, Assalamu’alaikum.. Apa kabar, Februari udah berjalan satu pekan, nih, dan di beberapa mini market udah mulai banyak bertebaran promosi coklat dan segala macam yang berhubungan dengan valentine. Saya sendiri sih enggak pernah merayakan hari Valentine secara khusus, ya. karena menurut saya semua hari sama saja, saya selalu memberikan rasa sayang dan cinta kepada pasangan... pun dengan sesama, eaaa... Kamu pernah ngeh nggak kalau kemasan masakan untuk coklat, kue, permen menjelang Valentine itu lucu-lucu. Saya sih selalu ngeh, bahkan beberapa kali pernah kepincut dan membeli coklat karena suka dengan kemasannya. Kalau Valentine begini mah kebanyakan kemasan warna pink gitu, ya. Tapi ada juga beberapa coklat yang kemasannya selain warna pink. Ngomongin masalah kemasan. Saya jadi ingat teman saya yang buka usaha kuliner snack/jajanan. Tapi dia bingung soal design kemasannya. Namanya usaha kuliner begitu kan hal yang pertama dipikirkan tentu soal personal bran