Skip to main content

5 Tempat Belanja Terpopuler di Kuala Lumpur yang Akan Memuaskan Hasrat Belanja Kaum Wanita

Umumnya kaum wanita cenderung menyukai belanja saat pergi traveling, betul, kan? apakah kamu termasuk salah satunya? Untuk memuaskan hasrat belanja, seringkali para wanita memburu produk idamannya hingga ke luar negeri. Kuala Lumpur, Malaysia adalah salah satu destinasi belanja favorit para shopper traveler
 
Untuk menuju Kuala Lumpur kamu bisa menggunakan maskapai dengan layanan premium seperti Malaysia Airlines atau maskapai bertarif rendah seperti AirAsia. Setidaknya ada sekitar 30 jadwal penerbangan untuk rute Jakarta - Kuala Lumpur setiap harinya, di mana untuk booking tiket pesawat Malaysia Airlines bisa kamu lihat di situs sekelas Traveloka.

Untuk traveling ke sana, sebaiknya rencanakan ini dengan matang. Mulai dari waktu, uang, dan mencatat destinasi, dan persiapan lain yang memang diperlukan. Berikut 5 lokasi belanja di Kuala Lumpur yang bisa kamu singgahi:  


Bukit Bintang

Bukit Bintang merupakan surganya wisata belanja di Kuala Lumpur. Di sini kamu bisa mendapatkan banyak pilihan untuk belanja, karena selain banyak mall juga terdapat pedagang kaki lima yang menawarkan berbagai bentuk souvenir.



Bukit Bintang terdiri dari kumpulan pusat perbelanjaan (department store) yang saling terhubung dengan deretan kafe di pinggir jalan. Konsepnya mirip dengan Orchard Road, Singapura.

Letak Bukit Bintang sangat strategis bisa dijangkau menggunakan LRT dengan turun di Stasiun Bukit Bintang. Dari sini Kamu Kamu tinggal berjalan kaki sekitar 5-10 menit. 


Suria KLCC 

Petronas Twin Tower merupakan tempat sempurna untuk menghabiskan waktu berlibur di Kuala Lumpur. Hampir semua atraksi menarik ada di sini, mulai dari taman luas, kafe dan yang tidak kalah penting adalah pusat perbelanjaan yang megah.



Tempat belanja ini sangat sempurna untuk Kamu yang sedang berburu produk fashion dengan merek terkenal. Setidaknya lebih dari 100 merek terkenal ada di sini. Jika kamu beruntung kamu mungkin akan mendapatkan diskon spesial pada waktu-waktu tertentu.

Untuk menuju ke sini kamu bisa menggunakan LRT dan turun di Stasiun KLCC. Dari sini kamu tinggal melanjutkan dengan berjalan kaki sekitar 10 menit. 


Central Market

Central Market merupakan tempat perbelanjaan tertua di Kuala Lumpur. Tempat ini sudah ada sejak 1888 dan kini masih beroperasional dengan baik.

Di sini kamu bisa mendapatkan barang berseni tinggi karena Central Market merupakan pusat seni, budaya dan kerajinan khas Malaysia. Apapun jenis souvenir dan oleh-oleh yang Kamu cari pasti dapat Kamu dapatkan di sini. 



Belum puas belanja di Central Market? Kamu bisa melanjutkannya di Kasturi Walk yang terletak bersebelahan dengan Central Market. Kasturi Walk terdiri dari kios-kios yang menjual berbagai souvenir dan jajanan kuliner lezat.

Lokasi Central Market bisa dijangkau dengan  mudah. Lokasinya dekat dengan Stasiun LRT Pasar Seni yang berjarak hanya sekitar 5 menit berjalan kaki.


Petaling Street

Petaling Street atau Jalan Petaling adalah kawasan perbelanjaan yang mayoritas pedagangnya berasal dari etnis Cina. Di sini kamu bisa mendapatkan berbagai souvenir seperti pakaian, aksesoris, sepatu, dan lain-lain dengan harga murah jika kamu mau menawar harga.



Jika kamu sudah lelah berbelanja, santaplah kuliner lezat yang tersedia di sini. Mie hokkien, laksa dan mie kari adalah beberapa kuliner yang bisa kamu coba.

Lokasi Petaling Street tidak jauh dari Central Market, bisa dijangkau dengan 10 menit berjalan kaki.


Lorong Tuanku Abdul Rahman

Apakah kamu senang mengoleksi dan berburu bahan/kain sutra? Jika ya, maka kamu patut mengunjungi Lorong Tuanku Abdul Rahman. Harga murah bisa Kamu dapatkan jika kamu berani menawar harga. 



Lorong Tuanku Abdul Rahman hanya buka satu kali dalam seminggu, yakni setiap hari Sabtu. Jam operasionalnya hanya dari pukul 17:00-22:00.

Untuk menuju ke sini kamu dapat menggunakan LRT dengan turun di Stasiun Masjid Jamek. Dari sini, kamu tinggal berjalan kaki sekitar 10 menit.

Nah, bagaimana? Yuk, siapkan liburan kamu mulai dari sekarang. Nabuuuung. :D

Note: Postingan ini adalah sponsored post, silakan baca disclosure.

Comments

Popular posts from this blog

Granuloma Umbilikalis Pada Bayi

Assalamu’alaikum, sahabatku.. semoga selalu sehat, ya. Amin. . . Postingan kali ini saya mau bercerita tentang Granuloma Umbilikalis Pada Bayi . Ini tentang Nooha, anak kedua saya yang lahir pada tanggal 5 Januari 2017 yang lalu. Sampai hari ini usianya sudah 3 bulan 4 hari. Alhamdulillah dia tumbuh dengan baik, sehat, dan ceria. Harapannya tentu seperti itu, bukan? Tetapi, ada sesuatu yang pernah membuat saya khawatir, yaitu masalah tali pusarnya. Dia puput usia 7 hari, tapi saya melihat pada pusarnya itu masih ada yang basah, jadi proses lepasnya puput itu seperti belum waktunya gitu. Dan benar saja setiap hari ada bekas seperti nanah pada kaos dalamnya. Kalo saya ibaratkan itu seperti lelehan lilin yang menempel di kaos. Baunya khas tapi tidak seperti bau nanah, enggak pesing, ataupun bau enggak enak lainnya. Setiap hari ada bekasnya di kaos, sesekali membesar berwarna merah, seperti daging tumbuh. Nanti meleleh lagi, terus seperti itu setiap hari. Saya takut k

USAHA MIKRO; TETAP BERTAHAN DI TENGAH PANDEMI BERSAMA PIP

Kurang lebih 6 bulan masyarakat Indonesia berperang melawan pandemi Covid-19, dan hingga saat ini perang tersebut belum ada indikasi berakhir. Pandemi Covid-19 di Indonesia yang diketahui sejak awal bulan Maret 2020 harus memaksa sebagian besar masyarakat Indonesia untuk membatasi aktivitasnya agar penularan dapat dicegah. Dampak dari pembatasan tersebut mengakibatkan berbagai sektor terkena imbas akibat terhentinya aktivitas masyarakat. Di antara sektor yang paling parah terkena dampak Covid 19 adalah sektor ekonomi. Bukan hanya dalam skala makro, pandemi Covid-19 ini pun menghantam sektor mikro, bahkan tak tanggung-tanggung para pedagang kecil dan pelaku UMKM juga terkena imbasnya. Bahkan tidak sedikit dari mereka harus gulung tikar dan tidak dapat melanjutkan usahanya karena mengalami banyak kerugian, mulai dari turunnya pendapatan, hingga tidak lakunya barang-barang hasil produksi mereka.  Jika kita mau menengok lebih dalam lagi, UMKM di Indonesia sangat banyak jumlahnya, usaha ini

Mencetak Kemasan Makanan di Uprint untuk Usaha Snack

Halo, Assalamu’alaikum.. Apa kabar, Februari udah berjalan satu pekan, nih, dan di beberapa mini market udah mulai banyak bertebaran promosi coklat dan segala macam yang berhubungan dengan valentine. Saya sendiri sih enggak pernah merayakan hari Valentine secara khusus, ya. karena menurut saya semua hari sama saja, saya selalu memberikan rasa sayang dan cinta kepada pasangan... pun dengan sesama, eaaa... Kamu pernah ngeh nggak kalau kemasan masakan untuk coklat, kue, permen menjelang Valentine itu lucu-lucu. Saya sih selalu ngeh, bahkan beberapa kali pernah kepincut dan membeli coklat karena suka dengan kemasannya. Kalau Valentine begini mah kebanyakan kemasan warna pink gitu, ya. Tapi ada juga beberapa coklat yang kemasannya selain warna pink. Ngomongin masalah kemasan. Saya jadi ingat teman saya yang buka usaha kuliner snack/jajanan. Tapi dia bingung soal design kemasannya. Namanya usaha kuliner begitu kan hal yang pertama dipikirkan tentu soal personal bran