Skip to main content

Awas! Ada Maling Helm!

Belum rezeki. Satu kalimat terdiri dari dua kata yang hanya bisa diucapkan ketika musibah menimpa kepada kita. Benci, kesal, marah pun tak ada gunanya lagi. Lha wong nyata-nyata barangnya sudah tidak ada di dekat kita. Ini bukan yang pertama saya kehilangan helm. Tetapi sudah ke sekian kalinya. Pertama kali saya kehilangan helm waktu di rumah bersalin di Pekalongan, 2011 lalu. Waktu saya melahirkan Noofa. Helm yang sehari sebelumnya saya taruh di spion motor di parkiran rumah bersalin raib ketika saya mau pulang pasca melahirkan. Yang kedua kalinya ketika helm dipakai bapak. Seperti biasa, parkir motor di depan toko. Ketika selesai berbelanja hendak pulang, helm sudah tidak ada! Dan kali ini helm saya hilang di kampus. Parkir motor di parkiran motor, helm memang tidak dikunci. Motor ditinggal sebentar, ketika urusan sudah selesai, kembali ke motor hendak pulang, helmnya sudah nggak ada????!! Huuuft

"Untung saja cuma helm???" Kadang candaan teman begitu. Tapi amit-amit na'udzubillah, kalau bisa sih jangan kehilangan lagi, yaaa.


"Makanya, beli helm tuh yang murah aja, kalau hilang nggak terlalu gelo" ucap teman saya.

Sebenarnya harga mau mahal atau murah itu relatif, ya. Bagi saya sekelas helm bermerk dan sudah berstandar internasional seperti  helm KYT atau helm INK itu masih standard bisa dikatakan terjangkau lah, ya. Harga juga kan mengikuti kualitas. Pernah dulu beli helm yang belum DOT, walaupun sudah SNI, tetapi dipakai di kepala kurang nyaman, kacanya juga nggak jernih. Lagipula pakai helm jadi nggak betah karena pusing. Intinya, mahal murah tergantung lah ya, relatif, yang terpenting nyaman dan safety dipakai.

Dari semua merk yang ada, saya memang suka helm merk INK. Hari ini saya membeli helm INK baru, yang model terbaru. Anti maling, katanya. Warnanya merah maroon, disesuaikan dengan warna si maroon, motor vega saya. Hihihi. Helm INK warna kuning yang lama dilungsurke ke Abi. Hihihi. Saya pakai yang baru, dan Abi pakai yang lama. Haha.. Gak papa lah ya, Bi. Hehe..

Helm INK
Helm baruuu.... 
Sudah tiga kali kehilangan helm, tentu ini sudah bikin saya sangat syedih. Bukan berarti saya nggak hati-hati loh, ya. Karena mungkin yang dinamakan apesnya orang. Yang biasanya helm pasti dikunci di bawah jog motor, ndilalah hari itu nggak dikunci. Yang biasanya parkir motor di sana nggak apa-apa, hari itu ndilalah kena apesnya.

Mulai sekarang saya harus waspada dan hati-hati. Harus kunci helm motor di bawah jog motor atau ditaruh di bagasi motor kalau pakai motor matic. Atau, bawa rantai helm sekalian bila perlu, digembok. Maling helm ada di mana saja, di mana ada kesempatan, di sana dia beraksi. Bahkan, di rumah bersalin sekalipun.

Helm bagi saya adalah barang wajib untuk dimiliki, karena saya kemana-mana setiap hari mengendarai motor. Jadi, kalau helm hilang dicuri maling, itu hal paling menyebalkan, karena saya harus mengeluarkan uang untuk membeli helm baru. Huft. Baiklah, saat ini saya memang sudah membeli helm baru lagi. Semoga awet. Amiin..

Pernah mengalami kehilangan helm seperti saya..??? Kapan? Di mana? Share duonk.. Harus pie gitu yaa sama maling helm ini?? Hiiihh.. Gemeeess....

Comments

Popular posts from this blog

Granuloma Umbilikalis Pada Bayi

Assalamu’alaikum, sahabatku.. semoga selalu sehat, ya. Amin. . . Postingan kali ini saya mau bercerita tentang Granuloma Umbilikalis Pada Bayi . Ini tentang Nooha, anak kedua saya yang lahir pada tanggal 5 Januari 2017 yang lalu. Sampai hari ini usianya sudah 3 bulan 4 hari. Alhamdulillah dia tumbuh dengan baik, sehat, dan ceria. Harapannya tentu seperti itu, bukan? Tetapi, ada sesuatu yang pernah membuat saya khawatir, yaitu masalah tali pusarnya. Dia puput usia 7 hari, tapi saya melihat pada pusarnya itu masih ada yang basah, jadi proses lepasnya puput itu seperti belum waktunya gitu. Dan benar saja setiap hari ada bekas seperti nanah pada kaos dalamnya. Kalo saya ibaratkan itu seperti lelehan lilin yang menempel di kaos. Baunya khas tapi tidak seperti bau nanah, enggak pesing, ataupun bau enggak enak lainnya. Setiap hari ada bekasnya di kaos, sesekali membesar berwarna merah, seperti daging tumbuh. Nanti meleleh lagi, terus seperti itu setiap hari. Saya takut k

Kartu ATM Bisa Kadaluarsa

Mungkin pembaca bingung dengan judul postinganku ini, Masa iya sih Kartu ATM bisa kadaluarsa atau expired? Jawabannya adalah IYA. Ini kisah nyata lhoo ya, bukan fiktif. Hihihi.. sebelum mulai bercerita, mau tanya dulu, kalian semua punya kartu ATM kan? Hehehe.. Iya deh iya.. percaya kalian semua punya, bahkan seperti halnya gadget, kalian juga pasti punya lebih dari satu ATM kan? Hihihi..  Oke, mulai ceritanya ya, sebenarnya i ni cerita sudah beberapa tahun yang lalu, jadi waktu itu aku belanja di Mini Market deket kontrakan, karena bawa uang cuma Rp50.000 dan khawatir kurang, aku meminta Aby untuk mengambil uang di ATM dulu, kebetulan ada mesin ATM di dalam mini market tersebut. Nggak lama Aby berdiri di depan mesin ATM itu. Aku kira sudah ambil uangnya, ternyata belum dan Aby bilang kalau Kartu ATMku sudah kadaluarsa. Aku kaget donk ya, kok bisa kedaluarsa? Serius? Dengan deg-degan dan penasaran, aku minta kartu ATMku dan menuju ke mesin ATM. Hmmmm...  ternyata benar, waktu a

Jenis Sabun untuk 7 Langkah Cuci Tangan

Di beberapa tempat dengan gerakan cuci tangan sebagai praktik umum yang biasa dilakukan sehari-hari, banyak terdapat air bersih serta sabun, sebagian besar masyarakat justru tidak menyadari hal penting 7 langkah cuci tangan dengan sabun. Sementara pada lingkungan kumuh atau padat, maka kebiasaan mencuci tangan dengan benar menggunakan sabun sebenarnya dapat membantu untuk menurunkan separuh dari jumlah penderita diare. Gambar pinjem dari web iinformasitips