Skip to main content

Dua Buku Pengetahuan Untuk Noofa



Sejak Noofa kecil, Noofa sudah terbiasa dengan buku. Buku untuk anak-anak yang bagus memang harganya mahal, saya harus menabung dulu untuk bisa membelikan buku cerita untuk Noofa. Atau, kalau penerbit besar mau launching buku baru, biasanya ada test pasar dulu dengan visit ke kampus atau sekolah-sekolah. Nah, kalau ada kesempatan seperti itu, saya pasti membeli produk promonya, harganya jauh lebih murah. Tapi sayangnya nggak tiap bulan ada, hehee.. 

Seringnya, tiap ada bazar buku saya membelikan beberapa buku cerita bergambar, harganya memang jauh lebih terjangkau. Tetapi, Noofa seringnya suka nyobek bukunya kalau sudah bosan dengan  buku itu. Buku dengan kertas tipis yang sangat mudah disobek dan rusak bila terkena air. Kan sayang banget kalau kaya gitu. Hiks.

Kemaren Abi membelikan dua Buku untuk Noofa sebesar Rp. 100.000,- sepaketnya. Satu paket mendapatkan 2 buku full gambar.

Abi pulang sekolah membawa buku besar. Yang satu lebarnya melebihi buku besar yang pernah saya beli di penerbit Bentang Pustaka. Yang satunya setengah dari ukuran buku besar.


My First Picture Dictionary dan My First Book of Jungle Animals.



My First Picture Dictionary berisi lebih dari 100 ilustrasi dalam bentuk gambar. Terdapat 24 tema yang menggoda rasa ingin tahu anak untuk menelusuri isinya serta mempertahankan perhatian mereka, setiap gambarnya diberi label jelas sehingga anak dapat dengan mudah mencocokkan kata dengan gambar. Misal, gambar wajah di sana ada beberapa kosakata seperti rambut, pipi, telinga, mata, alis, hidung, dan mulut. Contoh lain kata “rumah sakit”, di sana ada beberapa kosakata yang terdapat di rumah sakit, seperti dokter, suster, obat, kursi roda, dan stetoskop. Atau kata “bandara” berarti benda yang berhubungan dengan bandara, seperti pesawat, pramugari, pilot, penumpang, landasan, dan garbarata. Buku besar ini adalah Kamus bergambar, dilengkapi dengan dua bahasa yaitu bahasa Inggris dan bahasa Indonesia. Selain itu, ada juga CD interaktif, di mana CD tersebut adalah aplikasi yang dapat diinstal di leptop. Isinya sama dengan yang ada di buku, hanya saja berbentuk aplikasi yang dapat dimainkan di leptop.



Yang kedua adalah My First Book of Jungle Animals. Seperti judulnya, buku ini berisi gambar-gambar hewan yang ada di hutan. Kategori hewan hutan ini dibagi menjadi empat tempat tinggal, yaitu hewan yang tinggal di pepohonan, seperti kukang, monyet, ular boa pohon, dan tupai. Hewan yang tinggal di lantai hutan, seperti macan tutul, harimau, lintah, semut, dan lain-lain. Hewan yang tinggal di sungai, seperti anaconda, kadal basilisk, kapibara, piranha, dan kaiman. Dan juga Hewan yang sukanya di pucuk pepohonan seperti elang harpy, kelelawar buah, burung nuri, dll. Meskipun judulnya menggunakan bahasa Inggris, namun isi buku ini full berbahasa Indonesia. Seperti kamus bergambar, buku ini juga dilengkapi dengan CD interaktif. Di bagian akhir halaman buku ini terdapat puzzle yang dapat dimainkan bersama-sama. 


Keduanya sudah cukup lama diterbitkan, 2012 lalu. Diterbitkan oleh Cat’s Pyjamas Books, Hong Kong. Alhamdulillah Noofa suka buku pengetahuan yang dibelikan Abi ini.  Semoga semakin banyak kosakata yang bisa dia ngerti dan pahami.

Comments

Popular posts from this blog

Granuloma Umbilikalis Pada Bayi

Assalamu’alaikum, sahabatku.. semoga selalu sehat, ya. Amin. . . Postingan kali ini saya mau bercerita tentang Granuloma Umbilikalis Pada Bayi . Ini tentang Nooha, anak kedua saya yang lahir pada tanggal 5 Januari 2017 yang lalu. Sampai hari ini usianya sudah 3 bulan 4 hari. Alhamdulillah dia tumbuh dengan baik, sehat, dan ceria. Harapannya tentu seperti itu, bukan? Tetapi, ada sesuatu yang pernah membuat saya khawatir, yaitu masalah tali pusarnya. Dia puput usia 7 hari, tapi saya melihat pada pusarnya itu masih ada yang basah, jadi proses lepasnya puput itu seperti belum waktunya gitu. Dan benar saja setiap hari ada bekas seperti nanah pada kaos dalamnya. Kalo saya ibaratkan itu seperti lelehan lilin yang menempel di kaos. Baunya khas tapi tidak seperti bau nanah, enggak pesing, ataupun bau enggak enak lainnya. Setiap hari ada bekasnya di kaos, sesekali membesar berwarna merah, seperti daging tumbuh. Nanti meleleh lagi, terus seperti itu setiap hari. Saya takut k

USAHA MIKRO; TETAP BERTAHAN DI TENGAH PANDEMI BERSAMA PIP

Kurang lebih 6 bulan masyarakat Indonesia berperang melawan pandemi Covid-19, dan hingga saat ini perang tersebut belum ada indikasi berakhir. Pandemi Covid-19 di Indonesia yang diketahui sejak awal bulan Maret 2020 harus memaksa sebagian besar masyarakat Indonesia untuk membatasi aktivitasnya agar penularan dapat dicegah. Dampak dari pembatasan tersebut mengakibatkan berbagai sektor terkena imbas akibat terhentinya aktivitas masyarakat. Di antara sektor yang paling parah terkena dampak Covid 19 adalah sektor ekonomi. Bukan hanya dalam skala makro, pandemi Covid-19 ini pun menghantam sektor mikro, bahkan tak tanggung-tanggung para pedagang kecil dan pelaku UMKM juga terkena imbasnya. Bahkan tidak sedikit dari mereka harus gulung tikar dan tidak dapat melanjutkan usahanya karena mengalami banyak kerugian, mulai dari turunnya pendapatan, hingga tidak lakunya barang-barang hasil produksi mereka.  Jika kita mau menengok lebih dalam lagi, UMKM di Indonesia sangat banyak jumlahnya, usaha ini

Mencetak Kemasan Makanan di Uprint untuk Usaha Snack

Halo, Assalamu’alaikum.. Apa kabar, Februari udah berjalan satu pekan, nih, dan di beberapa mini market udah mulai banyak bertebaran promosi coklat dan segala macam yang berhubungan dengan valentine. Saya sendiri sih enggak pernah merayakan hari Valentine secara khusus, ya. karena menurut saya semua hari sama saja, saya selalu memberikan rasa sayang dan cinta kepada pasangan... pun dengan sesama, eaaa... Kamu pernah ngeh nggak kalau kemasan masakan untuk coklat, kue, permen menjelang Valentine itu lucu-lucu. Saya sih selalu ngeh, bahkan beberapa kali pernah kepincut dan membeli coklat karena suka dengan kemasannya. Kalau Valentine begini mah kebanyakan kemasan warna pink gitu, ya. Tapi ada juga beberapa coklat yang kemasannya selain warna pink. Ngomongin masalah kemasan. Saya jadi ingat teman saya yang buka usaha kuliner snack/jajanan. Tapi dia bingung soal design kemasannya. Namanya usaha kuliner begitu kan hal yang pertama dipikirkan tentu soal personal bran