Skip to main content

Bedak Untuk Kulit Noofa yang Sensitif

Kurang lebih 10 tahun yang lalu di desa saya, desa Kesesi Kabupaten Pekalongan udaranya masih terasa sejuk dan dingin. Secara geografis Kesesi berada di daerah barat daya kabupaten Pekalongan dan dekat dengan pegunungan oleh sebab itulah hawanya masih dingin, akan tetapi sekarang ini desa Kesesi berubah menjadi daerah yang panas sekali. Apalagi kalau siang hari di musim kemarau, saya sampai enggan keluar rumah karena panas menyengat saat siang hari. Meskipun sekarang sudah masuk musim hujan, tetapi hujannya masih jarang-jarang. Kalau mau turun hujan, hawanya menjadi panas banget. Pengennya mandi dan berendam di air dingin. Hmmm… Jadi pengen beli AC dan dipasang di kamar. hehe..

Pas musim kemarau tiba, apalagi kalau udaranya panas maka hal yang paling bikin nggak tega itu ketika ngelihat Noofa, dia jadi gelisah, gatel, dan kulitnya menjadi merah-merah. Kulit Noofa memang sangat sensitive sekali, dia nggak tahan terkena panas atau debu. Apalagi kalau panas dan keringetan, sudah pasti kulitnya menjadi merah-merah, nggak hanya di punggung dan leher dia saja, tetapi pipi, jidad dan hidung pun ada bintik-bintik merah.


Saya pernah baca salah satu tulisan dr Martha Nurul Putri SpKK (dermatologist). Beliau menjelaskan bahwa kulit manusia tidak steril atau bebas hama. Kulit steril hanya pada bayi sesaat setelah lahir. Setelah itu banyak bakteri yang bisa mengganggu kesehatan kulit anak, seperti alergi. Dan ini yang dialami Noofa. Sejak bayi, Noofa sering banget alergi. Dulu waktu bayi, pernah juga alergi diapers. Kulit pantat menjadi merah dan seperti berkerak. Beruntung tidak berlangsung lama karena saya semangat untuk toilet training, dan Noofa tidak saya pakaikan diapers lagi.
 

Yang sampai sekarang masih sering terjadi adalah Noofa alergi kulit. Dia suka menangis kalau udah ngerasa gatel. Pokoknya kalau keringetan dikit saja nanti dia nangis minta digarukin dan dikasih bedak. Memilih bedak yang cocok untuk Noofa juga nggak sembarangan. Karena mengingat Noofa yang mempunyai kulit sangat sensitive.



Bicara soal bedak yang cocok untuk Noofa, saya percayakan kepada Produk Cussons Baby. Saya menggunakan produk cussons baby yang warna kuning. Kandungan cussons baby protect care antibacterial powder ini sangat baik untuk melindungi kulit Noofa yang sensitive alergi dan iritasi. Bedak ini dapat menyerap keringat dengan baik, mengurangi rasa lembab dan melindungi kulit dari biang keringat dan gesekan yang dapat menyebabkan iritasi. Yang paling penting harumnya alami yang lembut. Bedak dengan kemasan warna kesukaan saya ini diperkaya dengan:

  • Calamine yang membantu meredakan iritasi ringan
  • Zinc Oxide untuk memberi perlindungan pada kulit.
  • Witch Hazel Extract yang membantu mengurangi iritasi dan rasa gatal.
  • Cocok untuk kulit sensitif dan dapat digunakan sehari – hari.
  • Dermatologically Tested - Lulus uji dokter kulit

Alhamdulillah banget, ya. Bisa menemukan produk yang pas dan cocok untuk Noofa. Untuk sehari-hari saya menggunakannya untuk badan dan untuk wajah. Tidak hanya setelah mandi, ketika Noofa banyak aktifitas dan berkeringat saya juga memakaikan bedak tersebut. Intinya saya nggak pengen melihat Noofa tiba-tiba nangis gara-gara gatal saat asyik bermain.

Oiya saya sering kepoin fanpage facebooknya cussons baby, karena banyak banget tips tentang pengasuhan anak atau parenting. Saya juga sering stalkerin twitternya cussons. Banyak info yang bermanfaat di sana. Kalau untuk promo dan kandungan produk cussons baby, saya update terus ke website cussons baby.

Masalah kulit yang dialami Noofa memang menjadi salah satu hal yang sangat saya perhatikan karena saya ingin melihat Noofa senantiasa bisa beraktifitas bebas tanpa terganggu karena gatal-gatal akibat kulitnya yang sensitive, mungkin dari sahabat semua ada keluhan tentang anak? Yuk share di kolom komentar beserta tipsnya.. ^____^

Comments

Popular posts from this blog

Granuloma Umbilikalis Pada Bayi

Assalamu’alaikum, sahabatku.. semoga selalu sehat, ya. Amin. . . Postingan kali ini saya mau bercerita tentang Granuloma Umbilikalis Pada Bayi . Ini tentang Nooha, anak kedua saya yang lahir pada tanggal 5 Januari 2017 yang lalu. Sampai hari ini usianya sudah 3 bulan 4 hari. Alhamdulillah dia tumbuh dengan baik, sehat, dan ceria. Harapannya tentu seperti itu, bukan? Tetapi, ada sesuatu yang pernah membuat saya khawatir, yaitu masalah tali pusarnya. Dia puput usia 7 hari, tapi saya melihat pada pusarnya itu masih ada yang basah, jadi proses lepasnya puput itu seperti belum waktunya gitu. Dan benar saja setiap hari ada bekas seperti nanah pada kaos dalamnya. Kalo saya ibaratkan itu seperti lelehan lilin yang menempel di kaos. Baunya khas tapi tidak seperti bau nanah, enggak pesing, ataupun bau enggak enak lainnya. Setiap hari ada bekasnya di kaos, sesekali membesar berwarna merah, seperti daging tumbuh. Nanti meleleh lagi, terus seperti itu setiap hari. Saya takut k

Kartu ATM Bisa Kadaluarsa

Mungkin pembaca bingung dengan judul postinganku ini, Masa iya sih Kartu ATM bisa kadaluarsa atau expired? Jawabannya adalah IYA. Ini kisah nyata lhoo ya, bukan fiktif. Hihihi.. sebelum mulai bercerita, mau tanya dulu, kalian semua punya kartu ATM kan? Hehehe.. Iya deh iya.. percaya kalian semua punya, bahkan seperti halnya gadget, kalian juga pasti punya lebih dari satu ATM kan? Hihihi..  Oke, mulai ceritanya ya, sebenarnya i ni cerita sudah beberapa tahun yang lalu, jadi waktu itu aku belanja di Mini Market deket kontrakan, karena bawa uang cuma Rp50.000 dan khawatir kurang, aku meminta Aby untuk mengambil uang di ATM dulu, kebetulan ada mesin ATM di dalam mini market tersebut. Nggak lama Aby berdiri di depan mesin ATM itu. Aku kira sudah ambil uangnya, ternyata belum dan Aby bilang kalau Kartu ATMku sudah kadaluarsa. Aku kaget donk ya, kok bisa kedaluarsa? Serius? Dengan deg-degan dan penasaran, aku minta kartu ATMku dan menuju ke mesin ATM. Hmmmm...  ternyata benar, waktu a

Jenis Sabun untuk 7 Langkah Cuci Tangan

Di beberapa tempat dengan gerakan cuci tangan sebagai praktik umum yang biasa dilakukan sehari-hari, banyak terdapat air bersih serta sabun, sebagian besar masyarakat justru tidak menyadari hal penting 7 langkah cuci tangan dengan sabun. Sementara pada lingkungan kumuh atau padat, maka kebiasaan mencuci tangan dengan benar menggunakan sabun sebenarnya dapat membantu untuk menurunkan separuh dari jumlah penderita diare. Gambar pinjem dari web iinformasitips