Skip to main content

Musim Hujan, Harga Jual Rumah Jakarta Turun

Musim hujan di Indonesia biasanya terjadi di penghujung tahun lalu berlanjut di bulan awal tahun. Musim hujan di penghujung tersebut merupakan anugerah yang luar biasa karena pada umumnya tanah di Indonesia kembali subur dan tumbuhnya pepohonan yang membuat udara menjadi segar. Namun, kejadian sebaliknya yang justru dialami oleh daerah ibukota. Ketika hujan turun dengan derasnya, warga ibukota justru harus waspada akan datangnya hujan karena biasanya dibarengi oleh datangnya banjir pula. Daerah-daerah rawan banjir di Jakarta pun sudah menjadi langganan tiap tahunnya dan hal ini berdampak pada beberapa segi, yang secara khusus adalah pada harga rumah dijual di sekitaran itu. Rumah yang jelas terkena banjir musiman setiap tahunnya di Ibukota sudah pasti tidak laku dijual. Sekalipun laku dijual pasti harganya jauh lebih murah. Hal ini yang menjadi dilemma bagi sebagian besar orang disana karena kalaupun mereka menjual rumahnya, maka hasilnya tidak akan cukup untuk membeli rumah di daerah yang tidak banjir sehinggga mau tidak mau mereka harus bertahan setiap tahunnya untuk menyambut datangnya banjir langganan tersebut.


gambar milik urbanindo

Kualitas daerah yang buruk membuat harga jual rumah sebagian besar di Jakarta menurun. Karena bertambahnya daerah langganan banjir di Jakarta pun membuat generalisasi seakan Jakarta total kebanjiran. Ditambah dengan informasi media tentang jalan protokol yang juga terkena banjir sehingga memunculkan pernyataan jika di jalan protokol saja sudah banjir, apalagi daerah kampung di Jakarta sudah pasti terkena banjir pula. Musim hujan ini membuat pasar property di Jakarta seketika melemah karena generalisasi yang tercipta itu membuat semua harga jual rumah di Jakarta menurun dan ini bagi sebagian orang justru menjadi peluang karena mereka bisa membeli rumah di Jakarta dengan harga yang murah. Jadi, fenomenanya terbalik. Bukan lagi gencarnya para penjual di Jakarta, akan tetapi di musim hujan justru yang lebih gencar adalah si pembeli rumah tersebut. Dengan iming iming harga murah dan bisa dijual mahal ketika musim kemarau datang.

Comments

Popular posts from this blog

Granuloma Umbilikalis Pada Bayi

Assalamu’alaikum, sahabatku.. semoga selalu sehat, ya. Amin. . . Postingan kali ini saya mau bercerita tentang Granuloma Umbilikalis Pada Bayi . Ini tentang Nooha, anak kedua saya yang lahir pada tanggal 5 Januari 2017 yang lalu. Sampai hari ini usianya sudah 3 bulan 4 hari. Alhamdulillah dia tumbuh dengan baik, sehat, dan ceria. Harapannya tentu seperti itu, bukan? Tetapi, ada sesuatu yang pernah membuat saya khawatir, yaitu masalah tali pusarnya. Dia puput usia 7 hari, tapi saya melihat pada pusarnya itu masih ada yang basah, jadi proses lepasnya puput itu seperti belum waktunya gitu. Dan benar saja setiap hari ada bekas seperti nanah pada kaos dalamnya. Kalo saya ibaratkan itu seperti lelehan lilin yang menempel di kaos. Baunya khas tapi tidak seperti bau nanah, enggak pesing, ataupun bau enggak enak lainnya. Setiap hari ada bekasnya di kaos, sesekali membesar berwarna merah, seperti daging tumbuh. Nanti meleleh lagi, terus seperti itu setiap hari. Saya takut k

USAHA MIKRO; TETAP BERTAHAN DI TENGAH PANDEMI BERSAMA PIP

Kurang lebih 6 bulan masyarakat Indonesia berperang melawan pandemi Covid-19, dan hingga saat ini perang tersebut belum ada indikasi berakhir. Pandemi Covid-19 di Indonesia yang diketahui sejak awal bulan Maret 2020 harus memaksa sebagian besar masyarakat Indonesia untuk membatasi aktivitasnya agar penularan dapat dicegah. Dampak dari pembatasan tersebut mengakibatkan berbagai sektor terkena imbas akibat terhentinya aktivitas masyarakat. Di antara sektor yang paling parah terkena dampak Covid 19 adalah sektor ekonomi. Bukan hanya dalam skala makro, pandemi Covid-19 ini pun menghantam sektor mikro, bahkan tak tanggung-tanggung para pedagang kecil dan pelaku UMKM juga terkena imbasnya. Bahkan tidak sedikit dari mereka harus gulung tikar dan tidak dapat melanjutkan usahanya karena mengalami banyak kerugian, mulai dari turunnya pendapatan, hingga tidak lakunya barang-barang hasil produksi mereka.  Jika kita mau menengok lebih dalam lagi, UMKM di Indonesia sangat banyak jumlahnya, usaha ini

Pengalaman Operasi Bedah Mulut (Gigi Bungsu) dengan Menggunakan BPJS

Halo Assalamu'alaikum, Sudah lama banget sebenarnya saya pengen posting pengalaman saya operasi gigi bungsu ( impacted teeth ) di Rumah Sakit Siti Khodijah Pekalongan.  Sebelumnya sudah saya posting di channel youtube saya, bisa nonton di sini dulu biar ada pandangan hehehe. Nah, jadi ceritanya semalam ada yang chat WA ke saya, namanya Doni dari Indramayu dia nanya-nanya soal pengalaman saya operasi gigi bungsu karena semingguan lagi dia juga mau operasi gigi bungsu di rumah sakit di Indramayu.  Dari permintaan dan saran doi akhirnya saya menulis postingan ini. Terasa semangat gitu kan ya kalau postingan kita di sosial media organik terus ada yang nyari kemudian nyari kontak kita untuk tanya-tanya lebih lanjut. Alhamdulillah sekali selama ini masih banyak pembaca blog dan viewer youtube yang kemudian bisa lanjut obrolan dengan chat pribadi. Terima kasih banyak,.. Kenapa Gigi Bungsu Sebaiknya Dicabut? Biasanya gigi bungsu akan tumbuh ketika kita sudah dewa