Skip to main content

Semua Butuh Perjuangan!




Semua Butuh Perjuangan!

Saya pernah hampir nyerah saat saya nggak bisa menyelesaikan postingan yang sudah mepet deadline! Tapi, dengan peluh dan semangat gigih, akhirnya FINISH!

Lebay? Iyah, emang lebay. Tapi ini yang terjadi.

Untuk bisa menuliskan sebuah postingan di blog, saya rela nggak tidur, karena hanya malam hari lah waktu yang saya punya!

Setiap weekday, bangun subuh terus siap-siap berangkat ke kampus setelah sebelumnya ngurusin Noofa dulu, karena Noofa sudah sekolah. Sampai di kampus langsung masuk kelas, estafet ngajar di beberapa kelas dalam sehari. Bersyukur masih diberi kesibukan dan kepercayaan mengajar di kampus. Pulangnya sampe rumah maghrib. Capek! Tapi masih tetep kudu bisa melayani Noofa. Maklum kami, (suami dan saya) tinggal berjauhan. Jadi, begitu saya pulang sampe rumah, Noofa manjanya minta ampyun. So, Biar kata capek, tetep mau  mandiin Noofa, ngambilin makan, bikinin susu, cerita sama dia, sampe ngelonin dia. *yaa iyalaahh emaknyee* hihihi

Setel alarm jam 12 malam, tapi kalo kepikiran deadline, sebelum alarm bunyi saya udah bangun duluan. Bhehehehe.. Nyalain leptop masih dengan mata ngantuk. Biar seger saya ke kamar mandi dulu tuk cuci muka. 

Nggak jarang udah nyala leptop tapi otak buntu! Ngantuuukk banget! Ngetik sambil tengkurap kemudian ketiduran, ntar kalo pas kebangun lagi, tau-tau draft yang barusan diketik udah banyak aja huruf yang berantakan karena keyboard nggak sengaja kepencet sendiri. Haha!

Selalu ngedraft di mic word dulu :))

Belum lagi, pas lagi ngalir-ngalirnya ngetik, Noofa bangun dan nangis tengah malam, minta digarukin sampe bermenit-menit. Duuuhh.. tangan kudu nempel sama punggungnya, lepas dikit dia ngrasa. Akhirnya ngetik pake satu tangan, tangan kiri ngetik kaya orang kidal, sedangkan tangan kanan nggarukin punggung Noofa. NIKMAT! Atau saya ganti posisi tidur terlentang, kedua kaki ditekuk, laptop saya taruh di atas perut dan disandarkan ke kedua paha, ngetik menggunakan dua jari tangan kanan, yaitu jari tengah untuk ngetik huruf dan jari telunjuk untuk mencet spasi, sedangkan tangan kiri nggarukin Noofa. fakta!


Menjelang subuh, postingan jadi, diedit bentar, posting, LEGA! Lalu tidur lagi sekitar setengah jam. Hampir tiap hari begitu! Kalau pas santai nggak ada job berarti nggak terpaku pada deadline, saya bisa lebih santai. Tetapi ada yang tetap harus dikerjakan setiap malam, yaitu belajar dan cari-cari wangsit untuk media mengajar.

Tepar, leher kram, masuk angin, laper tengah malam, semua udah biasa. Belum lagi siangnya saat jam istirahat masih mikir juga cari ide buat nulis sebuah postingan untuk hari-hari esok! Hidup kaya nggak tenang, tapi seneng.. otak bekerja terus! Hehe..

Kudu cari ide, terus mikir alur cerita tulisannya mau gimana. Hunting poto, hunting materi. Ngobrol sana-sini, nyari spot-spot bagus. Kadang juga ikut ngrepotin temen minta ditemenin nyari makanan yang unik yang bisa untuk dijadikan sebuah postingan kuliner. 

Seperti saat bikin postingan ini, sekarang jam 02.45 dini hari. Saya masih berkutat dan memaksa mata untuk tetap ON. Semua karena saya yakin, di mana ada kesempatan dan keinginan di sana ada jalan, bila saya punya waktu luang, saya akan menggunakannya sebaik-baiknya, dengan cacatan saya tetep memperdulikan kesehatan dengan cara tetep mengkonsumsi madu setiap hari untuk stamina. 

Inilah saya, mungkin karena saya belum bisa memenej waktu dengan baik, makanya masih begini-begini aja. Hehe.. tetapi paling tidak saya berusaha untuk menggunakan kesempatan yang ada, beginilah cara saya menghidupkan suasana, mengisi hari-hari dengan mencari sesuatu yang bisa ditulis, mengukir sejarah, dan mencipkatan peluang-peluang yang bisa dimaksimalkan oleh diri sendiri. Lalu, bagaimana denganmu? Saatnya kamu ciptakan peluangmu, Kawan!

Tulisan ini diikutsertakan dalam Giveaway Cerita di Balik Blog

Comments

Popular posts from this blog

Granuloma Umbilikalis Pada Bayi

Assalamu’alaikum, sahabatku.. semoga selalu sehat, ya. Amin. . . Postingan kali ini saya mau bercerita tentang Granuloma Umbilikalis Pada Bayi . Ini tentang Nooha, anak kedua saya yang lahir pada tanggal 5 Januari 2017 yang lalu. Sampai hari ini usianya sudah 3 bulan 4 hari. Alhamdulillah dia tumbuh dengan baik, sehat, dan ceria. Harapannya tentu seperti itu, bukan? Tetapi, ada sesuatu yang pernah membuat saya khawatir, yaitu masalah tali pusarnya. Dia puput usia 7 hari, tapi saya melihat pada pusarnya itu masih ada yang basah, jadi proses lepasnya puput itu seperti belum waktunya gitu. Dan benar saja setiap hari ada bekas seperti nanah pada kaos dalamnya. Kalo saya ibaratkan itu seperti lelehan lilin yang menempel di kaos. Baunya khas tapi tidak seperti bau nanah, enggak pesing, ataupun bau enggak enak lainnya. Setiap hari ada bekasnya di kaos, sesekali membesar berwarna merah, seperti daging tumbuh. Nanti meleleh lagi, terus seperti itu setiap hari. Saya takut k

USAHA MIKRO; TETAP BERTAHAN DI TENGAH PANDEMI BERSAMA PIP

Kurang lebih 6 bulan masyarakat Indonesia berperang melawan pandemi Covid-19, dan hingga saat ini perang tersebut belum ada indikasi berakhir. Pandemi Covid-19 di Indonesia yang diketahui sejak awal bulan Maret 2020 harus memaksa sebagian besar masyarakat Indonesia untuk membatasi aktivitasnya agar penularan dapat dicegah. Dampak dari pembatasan tersebut mengakibatkan berbagai sektor terkena imbas akibat terhentinya aktivitas masyarakat. Di antara sektor yang paling parah terkena dampak Covid 19 adalah sektor ekonomi. Bukan hanya dalam skala makro, pandemi Covid-19 ini pun menghantam sektor mikro, bahkan tak tanggung-tanggung para pedagang kecil dan pelaku UMKM juga terkena imbasnya. Bahkan tidak sedikit dari mereka harus gulung tikar dan tidak dapat melanjutkan usahanya karena mengalami banyak kerugian, mulai dari turunnya pendapatan, hingga tidak lakunya barang-barang hasil produksi mereka.  Jika kita mau menengok lebih dalam lagi, UMKM di Indonesia sangat banyak jumlahnya, usaha ini

Pengalaman Operasi Bedah Mulut (Gigi Bungsu) dengan Menggunakan BPJS

Halo Assalamu'alaikum, Sudah lama banget sebenarnya saya pengen posting pengalaman saya operasi gigi bungsu ( impacted teeth ) di Rumah Sakit Siti Khodijah Pekalongan.  Sebelumnya sudah saya posting di channel youtube saya, bisa nonton di sini dulu biar ada pandangan hehehe. Nah, jadi ceritanya semalam ada yang chat WA ke saya, namanya Doni dari Indramayu dia nanya-nanya soal pengalaman saya operasi gigi bungsu karena semingguan lagi dia juga mau operasi gigi bungsu di rumah sakit di Indramayu.  Dari permintaan dan saran doi akhirnya saya menulis postingan ini. Terasa semangat gitu kan ya kalau postingan kita di sosial media organik terus ada yang nyari kemudian nyari kontak kita untuk tanya-tanya lebih lanjut. Alhamdulillah sekali selama ini masih banyak pembaca blog dan viewer youtube yang kemudian bisa lanjut obrolan dengan chat pribadi. Terima kasih banyak,.. Kenapa Gigi Bungsu Sebaiknya Dicabut? Biasanya gigi bungsu akan tumbuh ketika kita sudah dewa