Skip to main content

Tujuh Proses Ngeblog Ala Cah Kesesi



Jumat (11/9) kami para dosen Bahasa Inggris mengadakan rapat rutin setiap hari Jum’at di Unit Pusat Bahasa Kampus STAIN Pekalongan. Setelah selesai rapat, seperti biasa kami istirahat sambil bercerita tentang kelanjutan rapat dan kadang kala bercerita tentang hal lain. 

Kalau saya, bila ada kesempatan di sela-sela waktu istirahat saya lebih senang bercerita tentang ngeblog dan bisnis online yang sedang saya jalani. Dari cerita yang sering saya sampaikan, nggak menutup kemungkinan biasanya ada teman dosen yang penasaran tentang apa itu dunia perbloggingan. 

Karena rasa penasarannya, beliau meminta saya bercerita dari awal ngeblog sampai sekarang. Waah.. tentu nggak cukup waktunya duonk untuk bercerita pengalaman ngeblog selama tiga tahun. Hehe.. tetapi meskipun dengan singkat dan pengalaman saya masih seumur jagung. Bagi saya, nggak ada salahnya berbagi ilmu walaupun hanya sedikit yang saya punya.


Pak Burhan, namanya. Dia bertanya banyak sekali apa-apa saja yang bisa membuat sebuah blog itu bisa menghasilkan uang. Menjadi Kaya dari ngeblog itu mungkin nggak sih? Salah satu pertanyaan beliau. Saya jawab “kenapa nggak mungkin? Pasti mungkin, pak! asal niatnya baik maksdnya ngeblog karena ilmu, tekun, kemudian bisa fokus dan konsisten” insyaallah akan menghasilkan materi.

Tak puas dengan jawaban saya, malah membuatnya makin semakin penasaran. Waktu itu saya  sedang nyicil ngedraft tulisan untuk postingan di blog, saya bercerita dari awal mula saya ngeblog di tahun 2010 lalu, lalu menghilang dan kemudian mulai aktif kembali pada tahun 2012, saat itu blogger sangat booming, dan pada tahun tersebut saya banyak mengenal blogger dengan cara bergabung dengan komunitas blogger di facebook.


Di tengah-tengah perbicangan, beliau tanya, “proses ngeblog dari awal sampe bisa menghasilkan uang itu gimana sih? Prosesnya apa saja? Sebenarnya sudah lama saya punya blog juga, Bu. Tapi nggak tau caranya biar blog saya itu bisa menghasilkan uang”.

Pertanyaan yang cukup membuat saya berpikir, tapi saya berusaha menjawabnya dengan jawaban based-on my experience saja.

Pertama, suka nulis. Lalu jadikan “blog” sebagai media untuk menulis. Orang kalau suka nulis dan ada passion untuk nulis, pasti akan dengan mudah merangkai kata-kata. Nulis aja apa yang kita sukai, misalnya nulis hobi kita mungkin, atau cerita keseharian, dan nulis yang mudah-mudah aja sesuai apa yang kita kuasai. Dari situ kita bisa menuliskan semua yang ada di pikiran kita tanpa adanya keraguan. Kalau saya, dulu waktu awal-awal ngeblog, saya cuma posting curhatan alay saja. Dan sampai sekarang juga masih banyak posting curhat, sih. hehe..

Kedua, gabung dengan komunitas blogger. Dengan bergabung, kita banyak belajar dari para blogger senior, sampai sekarang hal ini masih saya lakukan. Apalagi saya ini, masih minim sekali ilmu tentang blogging. Jadi dengan komunitas blogger yang saya ikuti, banyak sekali manfaat yang saya dapatkan. Alhamdulillah!

Ketiga, setelah gabung dengan komunitas, kita blogwalking. Berkenalan dengan orang-orang yang ada di komunitas dengan cara mengunjungi blog sahabat blogger lain, dan kalau bisa meninggalkan komentar di kolom komentar supaya yang punya blog tau diri kita dan tidak menutup kemungkinan dia akan berkunjung balik ke blog kita, semakin banyak blog yang kita kunjungi, jadilah blog kita bisa dikenal banyak orang.

Ke empat, konsisten dalam menulis dan update postingan di blog. Kalau bisa sih sehari satu postingan, atau mentok-mentok mati ide, seminggu satu postingan boleh lah. Hehe.. saya bilang kepada beliau, bahwa saya juga belum bisa konsisten sehari satu postingan apalagi saat sibuk seperti saat ini. Palingan yaa blog ini bisa diupdate seminggu satu postingan, hehehee.

Ke lima, mulai memperhatikan serba-serbi tentang blog. Seperti menyewa domain untuk nama blog, memantau Domain Authority, dan Page Authority, mengusahakan page rank blog supaya bagus di mata google.

Ke enam, kalau nggak bisa SEO. Jangan maksain diri. Pokoknya jadi diri sendiri saja. Kalau misal kita nggak ngerti kemudian maksa nulis untuk SEO. Malahan yang ada kita nggak jadi nulis karena kelamaan mikir judul yang SEO-able.

Yang terakhir. Berdo’a dan Berpikir positif. Kalau ini lebih ngomongin masalah rezeki yang kita dapatkan dari ngeblog, serahkan saja sama sang Maha Memberi Rezeki. Karena rezeki seseorang itu sudah diatur oleh Allah. Ikhlas saja, yang penting tidak patah semangat dan tetep berusaha untuk selalu menjadi diri sendiri.

Kelihatannya pak Burhan semangat banget pengen aktif ngeblog lagi. Obrolan kami nggak terasa sudah panjang tapi harus kami akhiri karena waktu sudah sore. Saya melihat Hp sudah jam tiga sore, saya harus pulang. Saya bilang ke beliau, pada intinya langkah awal yang harus dilakukan blogger pemula adalah nulis aja dulu, kemudian gabung dengan komunitas blogger, pelan-pelan kita akan belajar  banyak ilmu dari sahabat blogger yang lain. Semangat yaa, Pak! Hehe..

Belum selesai juga saya ngetik draft, tetapi karena saya harus pulang, saya shut-down leptop saya, saya tutup dan saya masukkan ke dalam tas saya. Kemudian saya pamit sambil bilang, “Oke, Pak. Saya pulang dulu, kapan-kapan kita lanjutkan obrolan menarik ini”. Sambil senyum sumringah.

Oh iya, itu tujuh proses ngeblog yang pernah saya lakukan, mungkin ada tambahan supaya bisa saya update postingan ini di lain kesempatan..

Comments

Popular posts from this blog

Granuloma Umbilikalis Pada Bayi

Assalamu’alaikum, sahabatku.. semoga selalu sehat, ya. Amin. . .

Postingan kali ini saya mau bercerita tentang Granuloma Umbilikalis Pada Bayi. Ini tentang Nooha, anak kedua saya yang lahir pada tanggal 5 Januari 2017 yang lalu. Sampai hari ini usianya sudah 3 bulan 4 hari. Alhamdulillah dia tumbuh dengan baik, sehat, dan ceria. Harapannya tentu seperti itu, bukan?
Tetapi, ada sesuatu yang pernah membuat saya khawatir, yaitu masalah tali pusarnya. Dia puput usia 7 hari, tapi saya melihat pada pusarnya itu masih ada yang basah, jadi proses lepasnya puput itu seperti belum waktunya gitu. Dan benar saja setiap hari ada bekas seperti nanah pada kaos dalamnya. Kalo saya ibaratkan itu seperti lelehan lilin yang menempel di kaos. Baunya khas tapi tidak seperti bau nanah, enggak pesing, ataupun bau enggak enak lainnya.
Setiap hari ada bekasnya di kaos, sesekali membesar berwarna merah, seperti daging tumbuh. Nanti meleleh lagi, terus seperti itu setiap hari. Saya takut karena pernah kejadian tet…

Kartu ATM Bisa Kadaluarsa

Mungkin pembaca bingung dengan judul postinganku ini, Masa iya sih Kartu ATM bisa kadaluarsa atau expired? Jawabannya adalah IYA. Ini kisah nyata lhoo ya, bukan fiktif. Hihihi.. sebelum mulai bercerita, mau tanya dulu, kalian semua punya kartu ATM kan? Hehehe.. Iya deh iya.. percaya kalian semua punya, bahkan seperti halnya gadget, kalian juga pasti punya lebih dari satu ATM kan? Hihihi.. 
Oke, mulai ceritanya ya, sebenarnya ini cerita sudah beberapa tahun yang lalu, jadi waktu itu aku belanja di Mini Market deket kontrakan, karena bawa uang cuma Rp50.000 dan khawatir kurang, aku meminta Aby untuk mengambil uang di ATM dulu, kebetulan ada mesin ATM di dalam mini market tersebut. Nggak lama Aby berdiri di depan mesin ATM itu. Aku kira sudah ambil uangnya, ternyata belum dan Aby bilang kalau Kartu ATMku sudah kadaluarsa. Aku kaget donk ya, kok bisa kedaluarsa? Serius? Dengan deg-degan dan penasaran, aku minta kartu ATMku dan menuju ke mesin ATM. Hmmmm...  ternyata benar, waktu aku pencet…

Jenis Sabun untuk 7 Langkah Cuci Tangan

Di beberapa tempat dengan gerakan cuci tangan sebagai praktik umum yang biasa dilakukan sehari-hari, banyak terdapat air bersih serta sabun, sebagian besar masyarakat justru tidak menyadari hal penting 7 langkah cuci tangan dengan sabun. Sementara pada lingkungan kumuh atau padat, maka kebiasaan mencuci tangan dengan benar menggunakan sabun sebenarnya dapat membantu untuk menurunkan separuh dari jumlah penderita diare.