Skip to main content

Punya Rumah Dijual di Jakarta ? Jual Saja Diatas Harga Pasar

Jika kalian pembaca semua merupakan salah satu marketer properti yang bertugas untuk menjual unit-unit rumah baru atau second, apa kalian memiliki unit rumah dijual di Jakarta yang siap  kalian pasarkan ? Apakah sudah terjual ? jangan senyum senyum ya karena mungkin kalian belum berhasil menjual dan menganggap susah sekali menjual unit rumah yang terletak di kawasan Ibu Kota Jakarta. Kebetulan kali ini kita akan membahas cara cepat untuk menjual rumah yang ada di Jakarta apalagi ada beberapa trik untuk membuat rumah tersebut terjual diatas harga pasar mau tahu caranya ? yuk kita simak.


Trik pertama untuk menaikan harga jual yaitu cat kembali rumah yang akan kalian jual, jika tidak ingin keluar banyak modal untuk mencatnya usahakan hanya bagian depan rumah saja yang di cat tidak apa apa kok, jika terdapat taman di halaman rumah tersebut harus dipastikan dipangkas terlebih dahulu, dan point sederhana yang harus dilakukan yaitu mengganti bohlam lampu depan agar lebih terang dengan menambah watt lampu tersebut, dan bandingkan bedanya.

Tips memasang iklan selain dikoran, pastikan ada plang di depan rumah penanda rumah ini dijual dan nomer kontak yang harus dihubungi untuk info dan harga yang ditawarkan.

Nah ini dia tips pamungkas untuk menaikan harga rumah dijual di Jakarta, yaitu jika ada beberapa orang yang berminat dan menelepon nomer kontak yang tertera di plang atau koran ketika beriklan, buatlah janji pada waktu hari minggu atau di luar hari kerja, untuk jamnya tinggal disamakan saja. Lho kok disamakan ? kalau bentrok bagaimana dengan calon pembeli lainnya ?.

Tidak jadi masalah jika berbentrokan atau mereka datang secara bersamaan justru di sini lah seninya, para calon buyer itu akan langsung melihat dan beradu harga untuk mendapatkan rumah yang kalian tawarkan tanpa harus kalian secara gamblang dan berulang ulang menjelaskan juga presentasi pada calon buyer yang berbeda orang. Pastinya diantara adu harga nanti, yang termahalah mendapatkan rumah tersebut.

Comments

Popular posts from this blog

Granuloma Umbilikalis Pada Bayi

Assalamu’alaikum, sahabatku.. semoga selalu sehat, ya. Amin. . . Postingan kali ini saya mau bercerita tentang Granuloma Umbilikalis Pada Bayi . Ini tentang Nooha, anak kedua saya yang lahir pada tanggal 5 Januari 2017 yang lalu. Sampai hari ini usianya sudah 3 bulan 4 hari. Alhamdulillah dia tumbuh dengan baik, sehat, dan ceria. Harapannya tentu seperti itu, bukan? Tetapi, ada sesuatu yang pernah membuat saya khawatir, yaitu masalah tali pusarnya. Dia puput usia 7 hari, tapi saya melihat pada pusarnya itu masih ada yang basah, jadi proses lepasnya puput itu seperti belum waktunya gitu. Dan benar saja setiap hari ada bekas seperti nanah pada kaos dalamnya. Kalo saya ibaratkan itu seperti lelehan lilin yang menempel di kaos. Baunya khas tapi tidak seperti bau nanah, enggak pesing, ataupun bau enggak enak lainnya. Setiap hari ada bekasnya di kaos, sesekali membesar berwarna merah, seperti daging tumbuh. Nanti meleleh lagi, terus seperti itu setiap hari. Saya takut k

USAHA MIKRO; TETAP BERTAHAN DI TENGAH PANDEMI BERSAMA PIP

Kurang lebih 6 bulan masyarakat Indonesia berperang melawan pandemi Covid-19, dan hingga saat ini perang tersebut belum ada indikasi berakhir. Pandemi Covid-19 di Indonesia yang diketahui sejak awal bulan Maret 2020 harus memaksa sebagian besar masyarakat Indonesia untuk membatasi aktivitasnya agar penularan dapat dicegah. Dampak dari pembatasan tersebut mengakibatkan berbagai sektor terkena imbas akibat terhentinya aktivitas masyarakat. Di antara sektor yang paling parah terkena dampak Covid 19 adalah sektor ekonomi. Bukan hanya dalam skala makro, pandemi Covid-19 ini pun menghantam sektor mikro, bahkan tak tanggung-tanggung para pedagang kecil dan pelaku UMKM juga terkena imbasnya. Bahkan tidak sedikit dari mereka harus gulung tikar dan tidak dapat melanjutkan usahanya karena mengalami banyak kerugian, mulai dari turunnya pendapatan, hingga tidak lakunya barang-barang hasil produksi mereka.  Jika kita mau menengok lebih dalam lagi, UMKM di Indonesia sangat banyak jumlahnya, usaha ini

Mencetak Kemasan Makanan di Uprint untuk Usaha Snack

Halo, Assalamu’alaikum.. Apa kabar, Februari udah berjalan satu pekan, nih, dan di beberapa mini market udah mulai banyak bertebaran promosi coklat dan segala macam yang berhubungan dengan valentine. Saya sendiri sih enggak pernah merayakan hari Valentine secara khusus, ya. karena menurut saya semua hari sama saja, saya selalu memberikan rasa sayang dan cinta kepada pasangan... pun dengan sesama, eaaa... Kamu pernah ngeh nggak kalau kemasan masakan untuk coklat, kue, permen menjelang Valentine itu lucu-lucu. Saya sih selalu ngeh, bahkan beberapa kali pernah kepincut dan membeli coklat karena suka dengan kemasannya. Kalau Valentine begini mah kebanyakan kemasan warna pink gitu, ya. Tapi ada juga beberapa coklat yang kemasannya selain warna pink. Ngomongin masalah kemasan. Saya jadi ingat teman saya yang buka usaha kuliner snack/jajanan. Tapi dia bingung soal design kemasannya. Namanya usaha kuliner begitu kan hal yang pertama dipikirkan tentu soal personal bran