Skip to main content

Jadi Dosen itu....

"Noorma, apa cita-citamu?" 
Pertanyaan seperti itulah yang biasa Guru saya tanyakan kepada saya sejak saya TK sampai saya kuliah kemaren. Yah, orang hidup memang sebaiknya punya rencana ke depan, masa depan kita mau jadi apa, kita jua lah yang menentukan.Dan ketika pertanyaan itu muncul, aku langsung jawab "Saya ingin jadi Guru, Pak!" Karena saya ingin seperti Bapak dan Ibu saya. Ya! Sesimpel itu!

I am proud to be a blogger. Sebenarnya, pekerjaan yang paling enak adalah menjadi blogger. Kenapa saya bilang seperti itu, bukanlah banyak pekerjaan lain yang lebih menjanjikan? Tentu jawaban yang paling simple adalah karena saya suka menulis. Bukanlah menjadi blogger mau nggak mau dia akan menulis? Menulis apa saja yang dia lakukan, dengar, rasakan, dan dapatkan. Sharing tentang pelajaran hidup, dan lain sebagainya.


Terlepas dari itu semua, ijinkan saya bercerita tentang pekerjaan baru saya saat ini. Beberapa waktu lalu saya posting tentang persiapan seleksi Dosen (Tidak Tetap) di STAIN Pekalongan. dan Alhamdulillah saya diterima dan mendapatkan jam mengajar di kampus itu. Semester ini saya mendapatkan jam mengajar empat hari dalam seminggu, terdiri dari tujuh kelas semester satu dan semester tiga. ALhamdulillah saya mendapatkan 14 SKS untuk semester ini.

Salah satu kelas jurusan Prodi  BKI di STAIN PEkalongan
Jadi Dosen itu menyenangkan!
Bagaimana tidak, setelah sekian lama menganggur dan terbebas dari kegiatan di luar karena menikmati jadi Ibu Rumah Tangga dan fokus menjaga Noofa, tahun ini saya memulai dengan kegiatan baru. Memang sih, jadi dosen adalah hal baru karena baru pertama kali, kemaren-kemaren saya masih menjadi Guru atau tutor untuk Guru-Guru SMK Palapa, Semarang.

Jadi Dosen itu bikin awet muda!
Kebayang kan senangnya bertemu dengan orang banyak, mereka adalah teman-teman dosen yang baik dan punya dedikasi yang tinggi dan mahasiswa yang mempunyai semangat belajarnya sangat tinggi, sehingga menjadikan saya merasa menjadi muda lagi. Awet muda, jadinya!

Jadi dosen itu Perjuangan!
Ya, bagi saya sendiri, menjadi dosen adalah perjuangan. Perjuangan dari segalanya. Saya harus berani berjuang meninggalkan Noofa empat hari dalam seminggu, belum lagi jika ada rapat, berangkat pagi pulang magrib. Perjuangan, karena saya harus memberanikan diri untuk mengendarai sepeda motor sendiri dengan jarak tempuh sekita 80KM bolak balik. Perjuangan karena ini adalah salah satu contoh jihad, mengamalkan ilmu yang sudah saya dapatkan selama saya belajar di bangku perkuliahan. Perjuangan karena ini merupakan waktu yang tepat untuk saya belajar lagi. dan perjuangan-perjuangan yang lain.

Memang baru satu minggu ini saya mengajar, tapi rasa hati sangat bahagia, rasa capek saya hilang ketika sampai rumah disambut senyum Noofa. Saya sangat berharap, semua ini akan menjadi pengalaman berharga bagi saya, dan semoga apa yang saya jalani mendapatkan ridho Allah, dan mendapatkan keberkahan.

Satu hal yang saya lakukan saat di kelas adalah saya tetap mempromosikan blog saya ini, betapa enaknya menjadi blogger, dan bercerita sedikit pengalaman menjadi blogger.  Syukur-syukur saya bisa mengabadikan pengalaman mengajar saya di STAIN Pekalongan dalam bentuk buku. Amin!

Jadi DOSEN itu tetep harus jadi BLOGGER!

Comments

Popular posts from this blog

Granuloma Umbilikalis Pada Bayi

Assalamu’alaikum, sahabatku.. semoga selalu sehat, ya. Amin. . . Postingan kali ini saya mau bercerita tentang Granuloma Umbilikalis Pada Bayi . Ini tentang Nooha, anak kedua saya yang lahir pada tanggal 5 Januari 2017 yang lalu. Sampai hari ini usianya sudah 3 bulan 4 hari. Alhamdulillah dia tumbuh dengan baik, sehat, dan ceria. Harapannya tentu seperti itu, bukan? Tetapi, ada sesuatu yang pernah membuat saya khawatir, yaitu masalah tali pusarnya. Dia puput usia 7 hari, tapi saya melihat pada pusarnya itu masih ada yang basah, jadi proses lepasnya puput itu seperti belum waktunya gitu. Dan benar saja setiap hari ada bekas seperti nanah pada kaos dalamnya. Kalo saya ibaratkan itu seperti lelehan lilin yang menempel di kaos. Baunya khas tapi tidak seperti bau nanah, enggak pesing, ataupun bau enggak enak lainnya. Setiap hari ada bekasnya di kaos, sesekali membesar berwarna merah, seperti daging tumbuh. Nanti meleleh lagi, terus seperti itu setiap hari. Saya takut k

Kartu ATM Bisa Kadaluarsa

Mungkin pembaca bingung dengan judul postinganku ini, Masa iya sih Kartu ATM bisa kadaluarsa atau expired? Jawabannya adalah IYA. Ini kisah nyata lhoo ya, bukan fiktif. Hihihi.. sebelum mulai bercerita, mau tanya dulu, kalian semua punya kartu ATM kan? Hehehe.. Iya deh iya.. percaya kalian semua punya, bahkan seperti halnya gadget, kalian juga pasti punya lebih dari satu ATM kan? Hihihi..  Oke, mulai ceritanya ya, sebenarnya i ni cerita sudah beberapa tahun yang lalu, jadi waktu itu aku belanja di Mini Market deket kontrakan, karena bawa uang cuma Rp50.000 dan khawatir kurang, aku meminta Aby untuk mengambil uang di ATM dulu, kebetulan ada mesin ATM di dalam mini market tersebut. Nggak lama Aby berdiri di depan mesin ATM itu. Aku kira sudah ambil uangnya, ternyata belum dan Aby bilang kalau Kartu ATMku sudah kadaluarsa. Aku kaget donk ya, kok bisa kedaluarsa? Serius? Dengan deg-degan dan penasaran, aku minta kartu ATMku dan menuju ke mesin ATM. Hmmmm...  ternyata benar, waktu a

Jenis Sabun untuk 7 Langkah Cuci Tangan

Di beberapa tempat dengan gerakan cuci tangan sebagai praktik umum yang biasa dilakukan sehari-hari, banyak terdapat air bersih serta sabun, sebagian besar masyarakat justru tidak menyadari hal penting 7 langkah cuci tangan dengan sabun. Sementara pada lingkungan kumuh atau padat, maka kebiasaan mencuci tangan dengan benar menggunakan sabun sebenarnya dapat membantu untuk menurunkan separuh dari jumlah penderita diare. Gambar pinjem dari web iinformasitips