Skip to main content

One Day One Juz Grup Odoj #2629

Tak terasa, waktu berjalan begitu cepat. Sudah sekitar 51 hari aku bergabung dalam program ODOJ. Memang aku tidak bisa khatam pribadi membaca 30 Juz dalam waktu 30 hari karena alasan syar'i yaitu saat haidh datang. Jadi selama kurang lebih 7 hari, aku tak bisa membaca Al quran dan juz aku dibadal  dibacakan oleh akhwat lain dalam satu grup.



Serba Serbi Grup Odoj #2629
Beberapa waktu lalu, aku pernah menulis di sini saat pertama kali ikut odoj, di mana ada sedikit dorongan dan paksaan untuk membiasakan diri untuk konsisten membaca Alquran satu hari satu juz. Jujur, memang setelah keluar dari Ponpes, aku gak pernah membaca Alquran sehari satu juz, maksimal setengah juz, dan biasanya aku ngerasa malas untuk membaca Alquran, padahal online facebook bisa setiap hari. :(( dan kabar bahagianya, Alhamdulillah sekarang satu juz terasa ringan, mengalir, sama sekali tidak ada paksaan, dan bahkan bisa ambil juz teman yang dibadal. Proses adabtasinya lumayan cepat, dan semoga bisa istiqomah. Amin :D
Itulah yang membuatku termotivasi, bagaimana mengubah kebiasaan yang kurang baik menjadi lebih baik. Sadar diri, di jaman yang serba modern ini, sudah jarang sekali kita menjumpai orang bertadarus kecuali saat bulan Ramadhan. Atau mungkin memang aku yang nggak tau, ya? :) Yang jelas, aku bercerita tentang diriku sendiri yang memang sudah sangat jarang membaca Alquran, makanya aku tertarik untuk mengikuti program odoj ini, bukan untuk niatan Riya' seperti yang banyak diperbincangkan. Tapi ini untuk aku sendiri, manfaatnya juga untuk aku sendiri, karena apa yang aku tanam, kelak aku akan memetik hasilnya. 

Kadang kholash cepet, bisa tilawah sekali duduk setelah sholat maghrib. Biasanya, membaca santai setelah sholat maghrib, aku bisa membaca satu juz dengan waktu 40-50 menit. Kadang bisa juga lebih cepat. Tapi, Senengnya itu bisa tilawah bareng dengan Aby yang juga sama-sama ikut program Odoj, kebersamaan ini yang membuat aku jadi termotivasi. Kudu bisa berlomba-lomba dalam kebaikan, kan, dengan suami? hihihi

Kadang kholash diwaktu-waktu terakhir, sampai harus dijapri sama PJH-nya. Akhirnya tilawah sedikit seperti kejar-kejaran dengan waktu. Hal semacam ini yang harus diperbaiki. Ya! memang kadang kala saat sibuk banget, akhirnya harus bagi waktu untuk bisa mengerjakan pekerjaan lain. Tapi, meluangkan waktu untuk membaca Alquran lebih baik daripada membaca Alquran diwaktu luang, maksudnya kalau seperti itu nanti bisa terus alasan kalau kita sibuk dan tak punya waktu luang. :(

Sudah Seperti Keluarga
Dari 30 member Odoj #2629, memang sebagian besar sudah aku kenal, karena mereka adalah teman blogger. Jadi, keakraban yang kami jalin semakin hari semakin mengental. Tapi, mereka yang belum pernah kenal sebelumnya, dan belum pernah bertemu sebelumnya juga tidak berbeda dengan teman blogger. Mereka membaur, sudah seperti keluarga, bila ada masalah kami selalu bersatu berdiskusi menyelesaikan bersama-sama. Setiap hari adalah belajar, memang kami belajar dengan tulisan yang setiap hari dishare oleh Admin, di mana banyak sekali kisah inspiratif yang sarat hikmah.
Untuk putaran PJH kedua ini, setiap selesai menjadi PJH kami saling share suara, sudah pasti ini adalah salah satu cara kami untuk saling mengenal satu sama lain. Semuanya luar biasa, mempunyai suara yang lembut, selembut hatinya. Tak jarang juga kami saling tukar suara dengan lagu, ya.. seperti aku yang hobby menyanyi, sudah sering saling kirim suara saat bernyayi. Dengan Ukhty Anna dari Jatim, dia piawai banget bernyanyi, suaranya sangat merdu. Luar biasa, ternyata selain sholehah, dia juga pandai bernyanyi. :D

Segitu dulu yang bisa aku tulis, InsyaAllah lain kali aku akan bercerita tentang one day one juz ku, doain kami semua ya, supaya bisa tetap istiqomah dengan formasi yang sekarang. Aku adalah member baru, ibarat siswa masih menjadi siswa baru yang masih terus banyak belajar lagi. Semoga Allah selalu meridhoi dan menerima segala amal dan ibadah kita yang kita lakukan di dunia ini. Amiin Ya Robbal Alamiin..


*Hanya cacatan pribadi, yang hari esok menjadi sejarah dan cerita untuk anak cucu*

Comments

Popular posts from this blog

Granuloma Umbilikalis Pada Bayi

Assalamu’alaikum, sahabatku.. semoga selalu sehat, ya. Amin. . .

Postingan kali ini saya mau bercerita tentang Granuloma Umbilikalis Pada Bayi. Ini tentang Nooha, anak kedua saya yang lahir pada tanggal 5 Januari 2017 yang lalu. Sampai hari ini usianya sudah 3 bulan 4 hari. Alhamdulillah dia tumbuh dengan baik, sehat, dan ceria. Harapannya tentu seperti itu, bukan?
Tetapi, ada sesuatu yang pernah membuat saya khawatir, yaitu masalah tali pusarnya. Dia puput usia 7 hari, tapi saya melihat pada pusarnya itu masih ada yang basah, jadi proses lepasnya puput itu seperti belum waktunya gitu. Dan benar saja setiap hari ada bekas seperti nanah pada kaos dalamnya. Kalo saya ibaratkan itu seperti lelehan lilin yang menempel di kaos. Baunya khas tapi tidak seperti bau nanah, enggak pesing, ataupun bau enggak enak lainnya.
Setiap hari ada bekasnya di kaos, sesekali membesar berwarna merah, seperti daging tumbuh. Nanti meleleh lagi, terus seperti itu setiap hari. Saya takut karena pernah kejadian tet…

Kartu ATM Bisa Kadaluarsa

Mungkin pembaca bingung dengan judul postinganku ini, Masa iya sih Kartu ATM bisa kadaluarsa atau expired? Jawabannya adalah IYA. Ini kisah nyata lhoo ya, bukan fiktif. Hihihi.. sebelum mulai bercerita, mau tanya dulu, kalian semua punya kartu ATM kan? Hehehe.. Iya deh iya.. percaya kalian semua punya, bahkan seperti halnya gadget, kalian juga pasti punya lebih dari satu ATM kan? Hihihi.. 
Oke, mulai ceritanya ya, sebenarnya ini cerita sudah beberapa tahun yang lalu, jadi waktu itu aku belanja di Mini Market deket kontrakan, karena bawa uang cuma Rp50.000 dan khawatir kurang, aku meminta Aby untuk mengambil uang di ATM dulu, kebetulan ada mesin ATM di dalam mini market tersebut. Nggak lama Aby berdiri di depan mesin ATM itu. Aku kira sudah ambil uangnya, ternyata belum dan Aby bilang kalau Kartu ATMku sudah kadaluarsa. Aku kaget donk ya, kok bisa kedaluarsa? Serius? Dengan deg-degan dan penasaran, aku minta kartu ATMku dan menuju ke mesin ATM. Hmmmm...  ternyata benar, waktu aku pencet…

Jenis Sabun untuk 7 Langkah Cuci Tangan

Di beberapa tempat dengan gerakan cuci tangan sebagai praktik umum yang biasa dilakukan sehari-hari, banyak terdapat air bersih serta sabun, sebagian besar masyarakat justru tidak menyadari hal penting 7 langkah cuci tangan dengan sabun. Sementara pada lingkungan kumuh atau padat, maka kebiasaan mencuci tangan dengan benar menggunakan sabun sebenarnya dapat membantu untuk menurunkan separuh dari jumlah penderita diare.