Skip to main content

Perkembangan Anak Usia 12 Bulan

Bismillah, dengan penuh keceriaan, di sini saya akan bercerita sedikit saja tentang tahap perkembangan bayi / anak usia 12 bulan (Satu tahun). Supaya tidak mblarah kemana-mana, maka saya khususkan bercerita tentang ananda tercinta, Noofa Adzkiya Putri Zain. Memang, usia Noofa kini sudah 13 bulan, lebih tepatnya hari ini usianya 13 bulan 9 hari (13m9d). Namun, saya masih ingat betul saat tepat 1 tahun, kepintaran dan perkembangan apa saja yang Noofa raih.

Usia 11 bulan, Noofa sudah bisa berjalan. Otomatis, kemampuan berjalan dia yang sudah terlatih satu bulan lamanya menjadi semakin mahir dan lancar. Diusia 12 bulan, dia sudah lancar berjalan. Sesekali cara berjalan dia pun cepat, hampir seperti mau berlari, namun dia belum bisa berlari. Mengenai kamampuan berjalan ini, saya tes Noofa untuk berjalan kaki sendiri (tidak saya gendong, namun harus saya gandeng) ke rumah Budhenya yang berjarak kira-kira 500 meter dari kontrakan saya. Dia mampu berjalan dengan kondisi jalan yang naik turun. Memang, masih beberapa kali berhenti karena dia melihat kucing di jalan. Namun, dia mau melanjutkannya dan tidak minta digendong. Ini berarti Noofa sudah kuat berjalan kaki dengan jarak tempuh yang cukup jauh untuk ukuran anak usia satu tahun.

Selain saya yang tes Noofa berjalan kaki dari kontrakan menuju rumah Budhenya, ternyata Aby juga pernah bahkan beberapa kali hanya menggandeng tangan mungil Noofa saat berjalan dari Masjid Al-Ikhlas menuju Warnet Marsmello. Memang tidak sejauh kontrakanku ke rumah budhe. Hanya sekitar 100 meter saja. Bahkan, Aby bilang kalau Noofa nggak mau digandeng, dan mau berjalan sendiri. Alhamdulillah, keberanian Noofa untuk berjalan sudah bisa dibilang baik. Apalagi sekarang, usia 13 bulan. Saat jalan agaknya semau dia dan maunya berlari mengejar apa dan siapa saja yang ada di depannya. Walaupun demikian, saya dan suami tetap mengawasi dia dengan sebaik-baiknya pengawasan.

Kemampuan / kepintaran yang lainnya adalah berbicara. Noofa sudah mulai bisa mengucap kata-kata singkat saat usia 9 bulan. Namun, entah dia paham atau tidak saat mengucap kata-kata tersebut. Sebagai contoh, dia mampu mengucap kata "ABI" berkali-kali. Tetapi saya belum yakin kalau Noofa faham maksud 'ABI' itu untuk memanggil Aby atau hanya meniru apa yang sering dia dengar saja. Berbeda dengan sebulan yang lalu, Noofa benar-benar tau fungsi dan arti kata ABI untuk memanggil Aby, atau ketika saya tanya "Aby Noofa mana?". Dan dengan cepat dia menunjuk Aby itu Abinya Noofa.

Selain kata Abi, ananda juga sudah bisa mengucap kata plus fungsi dari kata MANDI, walaupun pengucapan dia belum bisa sejelas saya saat mengajarinya. Dia baru bisa mengucapkan kata 'mandi' dengan 'aadi'. Namun dalam hal ini, yang terpenting adalah, ketika saya bilang 'Mandi, yuukk!', Saat itu pulang Noofa menunjuk kamar mandi dan menarik baju dengan maksud minta dilepaskan bajunya. Sungguh senangnya, usia 12 bulan sudah bisa mengerti fungsi kata. :D

Ada beberapa kata selain mandi, ada "maem", "inum" (minum), "dah" (sudah), "moh" (emoh~ menolak), "tuuuh" (itu), "mimih" (maksudnya UMI), "cicak", "bobok", dan masih banyak lagi.

Kemampuannya mengucapkan beberapa kata juga diikuti dengan kemampuan bernyanyi. Bangga dan senang ketika saya mendengar sendiri saat Noofa bisa menyanyikan lagi berjudul "Cicak-cicak di dinding", lagi-lagi pengucapan yang belum sempurna membuat setiap kata yang terdengar sangat lucu, namun khusus lagu cicak-cicak di dinding ini, saya yakin setiap orang yang mendengar pasti akan tau kalau Noofa menyanyikan lagu itu.

Kira-kira begini transkip lirik yang dihasilkan Noofa:

"Ciicaak... ciiicakk.. di di diii... diaa diaaa.. ciiiicaakk.. ciiiicaakkk.. di di diii.. diaa.. diaa..." dan seterusnya.

Sangat meggemaskan bukan bila si buah hati kita mampu berbicara bahkan bernyanyi, meskipun belum sempurna, terlebih usia dia masih terbilang sedikir, 12 bulan.

Selain tiga kemampuan Noofa yang saya tulis diatas, kemampuan motorik yang lain masih banyak lagi. Dan InsyaAllah akan saya tulis di postingan berikutnya. 

Oiya, besok tepatnya 10 Oktober 2013 adalah pengumuman GA Khayalanku, jangan sampai ketinggalan yaa.......... See You...

Comments

Popular posts from this blog

Granuloma Umbilikalis Pada Bayi

Assalamu’alaikum, sahabatku.. semoga selalu sehat, ya. Amin. . . Postingan kali ini saya mau bercerita tentang Granuloma Umbilikalis Pada Bayi . Ini tentang Nooha, anak kedua saya yang lahir pada tanggal 5 Januari 2017 yang lalu. Sampai hari ini usianya sudah 3 bulan 4 hari. Alhamdulillah dia tumbuh dengan baik, sehat, dan ceria. Harapannya tentu seperti itu, bukan? Tetapi, ada sesuatu yang pernah membuat saya khawatir, yaitu masalah tali pusarnya. Dia puput usia 7 hari, tapi saya melihat pada pusarnya itu masih ada yang basah, jadi proses lepasnya puput itu seperti belum waktunya gitu. Dan benar saja setiap hari ada bekas seperti nanah pada kaos dalamnya. Kalo saya ibaratkan itu seperti lelehan lilin yang menempel di kaos. Baunya khas tapi tidak seperti bau nanah, enggak pesing, ataupun bau enggak enak lainnya. Setiap hari ada bekasnya di kaos, sesekali membesar berwarna merah, seperti daging tumbuh. Nanti meleleh lagi, terus seperti itu setiap hari. Saya takut k

USAHA MIKRO; TETAP BERTAHAN DI TENGAH PANDEMI BERSAMA PIP

Kurang lebih 6 bulan masyarakat Indonesia berperang melawan pandemi Covid-19, dan hingga saat ini perang tersebut belum ada indikasi berakhir. Pandemi Covid-19 di Indonesia yang diketahui sejak awal bulan Maret 2020 harus memaksa sebagian besar masyarakat Indonesia untuk membatasi aktivitasnya agar penularan dapat dicegah. Dampak dari pembatasan tersebut mengakibatkan berbagai sektor terkena imbas akibat terhentinya aktivitas masyarakat. Di antara sektor yang paling parah terkena dampak Covid 19 adalah sektor ekonomi. Bukan hanya dalam skala makro, pandemi Covid-19 ini pun menghantam sektor mikro, bahkan tak tanggung-tanggung para pedagang kecil dan pelaku UMKM juga terkena imbasnya. Bahkan tidak sedikit dari mereka harus gulung tikar dan tidak dapat melanjutkan usahanya karena mengalami banyak kerugian, mulai dari turunnya pendapatan, hingga tidak lakunya barang-barang hasil produksi mereka.  Jika kita mau menengok lebih dalam lagi, UMKM di Indonesia sangat banyak jumlahnya, usaha ini

Mencetak Kemasan Makanan di Uprint untuk Usaha Snack

Halo, Assalamu’alaikum.. Apa kabar, Februari udah berjalan satu pekan, nih, dan di beberapa mini market udah mulai banyak bertebaran promosi coklat dan segala macam yang berhubungan dengan valentine. Saya sendiri sih enggak pernah merayakan hari Valentine secara khusus, ya. karena menurut saya semua hari sama saja, saya selalu memberikan rasa sayang dan cinta kepada pasangan... pun dengan sesama, eaaa... Kamu pernah ngeh nggak kalau kemasan masakan untuk coklat, kue, permen menjelang Valentine itu lucu-lucu. Saya sih selalu ngeh, bahkan beberapa kali pernah kepincut dan membeli coklat karena suka dengan kemasannya. Kalau Valentine begini mah kebanyakan kemasan warna pink gitu, ya. Tapi ada juga beberapa coklat yang kemasannya selain warna pink. Ngomongin masalah kemasan. Saya jadi ingat teman saya yang buka usaha kuliner snack/jajanan. Tapi dia bingung soal design kemasannya. Namanya usaha kuliner begitu kan hal yang pertama dipikirkan tentu soal personal bran