Skip to main content

Alexa... Ohh.. Alexa....

Sibuk dengan menganggurkan diri sendiri membuatku rugi. Asli rugi banget. Kenapa? kok ngomong gitu? Ya iyalah, bagaikan disambar petir disiang bolong, sakiiit,, *tsaaagghh

Aku sibuk dengan urusan kampus, belajar untuk menghadapi ujian toefl, kompil nilai untuk mengerjakan BAB 4 thesisku, dan nggak ada pulsa modem yang menyebabkan aku nggak bisa Online dengan Leptopku. Yah, sibuk dengan urusan dunia nyata membuat aku jarang update postingan di blogku yang Ayu ini.

Dua minggu yang lalu, aku masih tenang-tenang saja dan merasa masih di posisi yang aman. Karena rank Alexaku masih di titik 600an, dibawah satu juta.  Semakin kesini, Kok Alexaku makin gemuk! Hikz.. Seminggu yang lalu, rank alexaku sudah turun ke angka 760.000an, empat hari lalu menjadi 799.000an, dan hari ini atau detik ini menjadi 819.761  dan ini artinya alexa rank ku turun sekitar 118.059 dari alexa rank 3 bulan yang lalu. Betapa ruginya diriku. :(

Yah, aku memang tidak bisa leluasa Bewe akhir-akhir ini, bisa blogwalking hanya via HP dan tidak bisa meninggalkan jejak di blog teman. Bisa OL PC dengan datang ke warnet. Hiks.. Mungkinkah ini resikonya? Yah, inilah resikonya. Akupun menyadari itu. Hikz.. 

Aku jadi inget dengan kalimat ini:
“Barangsiapa yang harinya sekarang lebih baik daripada kemarin maka dia termasuk orang yang beruntung. Barangsiapa yang harinya sama dengan kemarin maka dia adalah orang yang merugi. Barangsiapa yang harinya sekarang lebih jelek daripada harinya kemarin maka dia terlaknat.”
InsyaAllah, bila kondisi sudah memungkinkan aku bisa bersilaturahmi dan Blog Walking dengan meninggalkan jejak komen di blog teman. :)

Masih puasa kan? Semangaaaaaaaaaattt!!!

Keep Blogging and Happy Blogging!

Comments

Popular posts from this blog

Granuloma Umbilikalis Pada Bayi

Assalamu’alaikum, sahabatku.. semoga selalu sehat, ya. Amin. . . Postingan kali ini saya mau bercerita tentang Granuloma Umbilikalis Pada Bayi . Ini tentang Nooha, anak kedua saya yang lahir pada tanggal 5 Januari 2017 yang lalu. Sampai hari ini usianya sudah 3 bulan 4 hari. Alhamdulillah dia tumbuh dengan baik, sehat, dan ceria. Harapannya tentu seperti itu, bukan? Tetapi, ada sesuatu yang pernah membuat saya khawatir, yaitu masalah tali pusarnya. Dia puput usia 7 hari, tapi saya melihat pada pusarnya itu masih ada yang basah, jadi proses lepasnya puput itu seperti belum waktunya gitu. Dan benar saja setiap hari ada bekas seperti nanah pada kaos dalamnya. Kalo saya ibaratkan itu seperti lelehan lilin yang menempel di kaos. Baunya khas tapi tidak seperti bau nanah, enggak pesing, ataupun bau enggak enak lainnya. Setiap hari ada bekasnya di kaos, sesekali membesar berwarna merah, seperti daging tumbuh. Nanti meleleh lagi, terus seperti itu setiap hari. Saya takut k

Kartu ATM Bisa Kadaluarsa

Mungkin pembaca bingung dengan judul postinganku ini, Masa iya sih Kartu ATM bisa kadaluarsa atau expired? Jawabannya adalah IYA. Ini kisah nyata lhoo ya, bukan fiktif. Hihihi.. sebelum mulai bercerita, mau tanya dulu, kalian semua punya kartu ATM kan? Hehehe.. Iya deh iya.. percaya kalian semua punya, bahkan seperti halnya gadget, kalian juga pasti punya lebih dari satu ATM kan? Hihihi..  Oke, mulai ceritanya ya, sebenarnya i ni cerita sudah beberapa tahun yang lalu, jadi waktu itu aku belanja di Mini Market deket kontrakan, karena bawa uang cuma Rp50.000 dan khawatir kurang, aku meminta Aby untuk mengambil uang di ATM dulu, kebetulan ada mesin ATM di dalam mini market tersebut. Nggak lama Aby berdiri di depan mesin ATM itu. Aku kira sudah ambil uangnya, ternyata belum dan Aby bilang kalau Kartu ATMku sudah kadaluarsa. Aku kaget donk ya, kok bisa kedaluarsa? Serius? Dengan deg-degan dan penasaran, aku minta kartu ATMku dan menuju ke mesin ATM. Hmmmm...  ternyata benar, waktu a

Jenis Sabun untuk 7 Langkah Cuci Tangan

Di beberapa tempat dengan gerakan cuci tangan sebagai praktik umum yang biasa dilakukan sehari-hari, banyak terdapat air bersih serta sabun, sebagian besar masyarakat justru tidak menyadari hal penting 7 langkah cuci tangan dengan sabun. Sementara pada lingkungan kumuh atau padat, maka kebiasaan mencuci tangan dengan benar menggunakan sabun sebenarnya dapat membantu untuk menurunkan separuh dari jumlah penderita diare. Gambar pinjem dari web iinformasitips