Skip to main content

Mie Ayam Bu Pran BPI - Ngaliyan

Setiap orang pasti mempunyai menu makanan favorit. Seperti aku yang suka makan mie ayam. Kalau dulu sih aku 'harus' makan mie ayam minimal sekali dalam seminggu, tapi sekarang aku rubah kebiasaan itu. Karena selain untuk kesehatan juga untuk isi kantong biar nggak kebobolan. Hehehe..
Sejak aku hidup di Semarang. Aku memang beradaptasi dengan menu makanan yang berbeda bumbunya dari yang biasanya aku makan dirumah. Masakan disini cenderung manis, beda dengan masakan Ibuku yang kebanyakan memilih rasa pedas. Begitu pula dengan mie ayam atau bakso. Cita rasa bakso dan mie ayam Semarang jauh berbeda dengan mie ayam bakso di Kesesi. Untuk itu aku harus benar-benar mencari mie ayam yang menurutku paling enak dan bisa aku jadikan langganan.



Nah, kurang lebih 8 tahun aku hidup di Semarang. Menurutku hanya ada satu kedai mie ayam yang menjual mie ayam dengan rasa enak dan pas dilidahku. Mie ayam Bu Pran, tempatnya di BPI Blok A.33 Ngaliyan. Jaraknya sekitar 10 meter dari warnet Marsmello tempat Aby bekerja.
Mie ayam ini bener-bener enak, maknyuuuss, pas dilidah, mie nya enak, kuahnya enak, aroma daun bawangnya harum, ayamnya banyak, dan seporsinya banyak banget pasti bikin kenyang. Tempatnya bersih pula. Hmm..
Ada 5 macam mie ayam yang dijajakan disini. Ada mie ayam biasa, mie ayam ceker, mie ayam bakso, mie ayam balungan dan mie ayam komplit. Harganya lumayan terjangkau, kok! Dari mulai Rp 5.500 sampe Rp.9000. Minumannya pun lengkap, dari yang tidak berwarna alias bening (air putih) sampe yang berwarna warni (es buah). Aku sendiri paling suka mie ayam komplit. Ada balungan, bakso dan cekernya. Sensasi kenikmatan menjilati cekernya itu lhoo yang bikin ketagihan. :)
Oh iya, bagiku pribadi Mie Ayam Bu Pran ini sangat fenomenal buatku. Karena sejak belum nikah sama Aby sampe aku punya anak Noofa aku masih setia untuk membeli mie ayam Bu Pran, walaupun intesitasnya sudah berkurang karena alasan diatas yang sudah aku jelaskan. Hehehe...
Pengen nyobain enaknya mie ayam Bu Pran? Paling enak se Ngaliyan lhoo... kalau pengen.. main aja ke Ngaliyan.. :)

Comments

Popular posts from this blog

Granuloma Umbilikalis Pada Bayi

Assalamu’alaikum, sahabatku.. semoga selalu sehat, ya. Amin. . . Postingan kali ini saya mau bercerita tentang Granuloma Umbilikalis Pada Bayi . Ini tentang Nooha, anak kedua saya yang lahir pada tanggal 5 Januari 2017 yang lalu. Sampai hari ini usianya sudah 3 bulan 4 hari. Alhamdulillah dia tumbuh dengan baik, sehat, dan ceria. Harapannya tentu seperti itu, bukan? Tetapi, ada sesuatu yang pernah membuat saya khawatir, yaitu masalah tali pusarnya. Dia puput usia 7 hari, tapi saya melihat pada pusarnya itu masih ada yang basah, jadi proses lepasnya puput itu seperti belum waktunya gitu. Dan benar saja setiap hari ada bekas seperti nanah pada kaos dalamnya. Kalo saya ibaratkan itu seperti lelehan lilin yang menempel di kaos. Baunya khas tapi tidak seperti bau nanah, enggak pesing, ataupun bau enggak enak lainnya. Setiap hari ada bekasnya di kaos, sesekali membesar berwarna merah, seperti daging tumbuh. Nanti meleleh lagi, terus seperti itu setiap hari. Saya takut k

USAHA MIKRO; TETAP BERTAHAN DI TENGAH PANDEMI BERSAMA PIP

Kurang lebih 6 bulan masyarakat Indonesia berperang melawan pandemi Covid-19, dan hingga saat ini perang tersebut belum ada indikasi berakhir. Pandemi Covid-19 di Indonesia yang diketahui sejak awal bulan Maret 2020 harus memaksa sebagian besar masyarakat Indonesia untuk membatasi aktivitasnya agar penularan dapat dicegah. Dampak dari pembatasan tersebut mengakibatkan berbagai sektor terkena imbas akibat terhentinya aktivitas masyarakat. Di antara sektor yang paling parah terkena dampak Covid 19 adalah sektor ekonomi. Bukan hanya dalam skala makro, pandemi Covid-19 ini pun menghantam sektor mikro, bahkan tak tanggung-tanggung para pedagang kecil dan pelaku UMKM juga terkena imbasnya. Bahkan tidak sedikit dari mereka harus gulung tikar dan tidak dapat melanjutkan usahanya karena mengalami banyak kerugian, mulai dari turunnya pendapatan, hingga tidak lakunya barang-barang hasil produksi mereka.  Jika kita mau menengok lebih dalam lagi, UMKM di Indonesia sangat banyak jumlahnya, usaha ini

Pengalaman Operasi Bedah Mulut (Gigi Bungsu) dengan Menggunakan BPJS

Halo Assalamu'alaikum, Sudah lama banget sebenarnya saya pengen posting pengalaman saya operasi gigi bungsu ( impacted teeth ) di Rumah Sakit Siti Khodijah Pekalongan.  Sebelumnya sudah saya posting di channel youtube saya, bisa nonton di sini dulu biar ada pandangan hehehe. Nah, jadi ceritanya semalam ada yang chat WA ke saya, namanya Doni dari Indramayu dia nanya-nanya soal pengalaman saya operasi gigi bungsu karena semingguan lagi dia juga mau operasi gigi bungsu di rumah sakit di Indramayu.  Dari permintaan dan saran doi akhirnya saya menulis postingan ini. Terasa semangat gitu kan ya kalau postingan kita di sosial media organik terus ada yang nyari kemudian nyari kontak kita untuk tanya-tanya lebih lanjut. Alhamdulillah sekali selama ini masih banyak pembaca blog dan viewer youtube yang kemudian bisa lanjut obrolan dengan chat pribadi. Terima kasih banyak,.. Kenapa Gigi Bungsu Sebaiknya Dicabut? Biasanya gigi bungsu akan tumbuh ketika kita sudah dewa