Skip to main content

Komunitas Jurnalistik



Tulisan ini diikutkan pada 8 Minggu Ngeblog bersama Anging Mammiri, minggu kedelapan.

Berbicara mengenai sebuah komunitas tentu kita semua memiliki komunitas, entah itu komunitas yang berskala kecil maupun komunitas yang berskala besar. Komunitas biasanya diartikan sebagai sebuah kelompok orang yang memiliki platform yang sama. Hal ini menunjukkan bahwa sebuah komunitas biasanya diisi oleh orang-orang yang memiliki visi dan misi yang sama meskipun terkadang memiliki sudut pandang yang berbeda satu dengan yang lainnya.

Setiap orang tentu memiliki sebuah komunitas yang dianggap ideal, meskipun kata “ideal” tersebut maknanya sangat subyektif sekali. Semisal ibu-ibu rumah tangga biasanya memiliki komunitas ideal  dalam bentuk sebuah group arisan ataupun PKK dan lain sebagainya. Yang jelas komunitas ideal merupakan sebuah kelompok yang dimiliki oleh seseorang yang bisa membuatnya nyaman untuk berkumpul dan melakukan aktivitas.

Dulu waktu aku masih kuliah di Fakultas Tarbiyah IAIN Walisongo Semarang, aku juga memiliki sebuah komunitas yang menurutku sangat ideal karena sesuai dengan visi dan misiku sebagai seorang mahasiswa. Komunitas yang kumaksud adalah komunitas jurnalistik atau mahasiswa pecinta dunia tulis-menulis. Oleh sebab itulah aku sangat senang ketika bisa bergabung dengan sebuah Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang bergerak dalam dunia tulis-menulis, lebih tepatnya adalah Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Edukasi.

Melalui komunitas inilah aku merasa bahwa potensi yang kumiliki selama ini bisa aku aktualisasikan, karena sejak dulu masih SMP aku gemar menulis puisi dan juga menulis artikel-artikel pendek. Dan kebetulan sekali LPM Edukasi merupakan sebuah wadah yang di dalamnya bergerak dalam bidang penerbitan karya jurnalistik mahasiswa dan salah satunya juga ada rubrik khusus puisi dan juga artikel.

Kukatakan sebagai sebuah komunitas yang ideal, karena di dalam LPM Edukasi terdapat kumpulan mahasiswa yang cinta dan hoby dalam soal tulis menulis. Bukan hanya sekedar menulis, mahasiswa yang tergabung dalam UKM LPM Edukasi juga gemar berdiskusi karena hal tersebut merupakan salah satu ciri khas mahasiswa yang gemar menulis.

Oleh sebab itulah, ketika aku mulai memasuki semester ke tiga aku putuskan untuk mendaftar di UKM tersebut. Kenapa tidak saat masih menjadi mahasiswa baru saja, hal itu dikarenakan aku masih merasa minder ketika mau bergabung dengan komunitas ini. Meskipun sejak SMP aku sudah menyukai dunia tulis-menulis, akan tetapi hal tersebut sangat berbeda jauh ketika aku memasuki dunia kampus. Karena aku melihat komunitas pers mahasiswa sangat berbeda karena lebih menekankan kualitas dan kerjasama tim dalam menerbitkan sebuah karya tulis. 

Sementara sebelum menjadi mahasiswa aku lebih suka menulis secara pribadi, sehingga dalam hal ini aku merasa minder jika nanti tulisan yang kuhasilkan ternyata jelek hasilnya di banding dengan yang lain. Namun, seiring berjalannya waktu dan semakin seringnya aku mendapatkan pelajaran dari senior dan teman-teman seangkatan yang juga masuk di LPM Edukasi membuatku semakin yakin bahwa aku telah menemukan komunitas yang ideal bagiku, yaitu komunitas mahasiswa pecinta jurnalistik.

Sejak aku bergabung dengan komunitas jurnalistik di kampus aku memang memang memiliki aktivitas lebih banyak di luar kost. Karena di komunitas ini sering diadakan diskusi dan kajian mengenai persoalan-persoalan yang sedang hangat. Tujuannya disamping sebagai bahan tulisan laporan, diskusi juga dilakukan untuk semakin meningkatkan kematangan berpikir teman-teman yang tergabung dalam komunitas ini.

Bukan hanya semakin matang dalam berpikir, aku juga merasa semakin percaya diri dalam menulis baik itu menulis laporan untuk penerbitan lembaga, maupun menulis artikel untuk pribadi. Bahkan setelah banyak mendapatkan ilmu tentang bagaimana menulis yang baik dan benar, aku mencoba memberanikan diri untuk menulis di media massa. Dan Alhamdulilah saat masih menjadi mahasiswa itulah beberapa tulisanku bisa dimuat di media lokal Jawa Tengah.

Meskipun saat mahasiswa aku juga bergabung dengan banyak komunitas lainnya, seperti di BEM, maupun di organisasi ekstra kampus akan tetapi aku tidak merasa senyaman saat aku bergabung dengan komunitas UKM Jurnalistik tersebut. Yang pasti saat aku masih menjadi seorang mahasiswa S1 dulu salah satu komunitas yang menurutku paling ideal adalah komunitas mahasiswa pecinta jurnalistik kampus. Karena di sana aku mendapatkan banyak ilmu dan pengalaman yang sangat berharga sekali dan bisa bermanfaat hingga saat ini.

Comments

Popular posts from this blog

Granuloma Umbilikalis Pada Bayi

Assalamu’alaikum, sahabatku.. semoga selalu sehat, ya. Amin. . .

Postingan kali ini saya mau bercerita tentang Granuloma Umbilikalis Pada Bayi. Ini tentang Nooha, anak kedua saya yang lahir pada tanggal 5 Januari 2017 yang lalu. Sampai hari ini usianya sudah 3 bulan 4 hari. Alhamdulillah dia tumbuh dengan baik, sehat, dan ceria. Harapannya tentu seperti itu, bukan?
Tetapi, ada sesuatu yang pernah membuat saya khawatir, yaitu masalah tali pusarnya. Dia puput usia 7 hari, tapi saya melihat pada pusarnya itu masih ada yang basah, jadi proses lepasnya puput itu seperti belum waktunya gitu. Dan benar saja setiap hari ada bekas seperti nanah pada kaos dalamnya. Kalo saya ibaratkan itu seperti lelehan lilin yang menempel di kaos. Baunya khas tapi tidak seperti bau nanah, enggak pesing, ataupun bau enggak enak lainnya.
Setiap hari ada bekasnya di kaos, sesekali membesar berwarna merah, seperti daging tumbuh. Nanti meleleh lagi, terus seperti itu setiap hari. Saya takut karena pernah kejadian tet…

Kartu ATM Bisa Kadaluarsa

Mungkin pembaca bingung dengan judul postinganku ini, Masa iya sih Kartu ATM bisa kadaluarsa atau expired? Jawabannya adalah IYA. Ini kisah nyata lhoo ya, bukan fiktif. Hihihi.. sebelum mulai bercerita, mau tanya dulu, kalian semua punya kartu ATM kan? Hehehe.. Iya deh iya.. percaya kalian semua punya, bahkan seperti halnya gadget, kalian juga pasti punya lebih dari satu ATM kan? Hihihi.. 
Oke, mulai ceritanya ya, sebenarnya ini cerita sudah beberapa tahun yang lalu, jadi waktu itu aku belanja di Mini Market deket kontrakan, karena bawa uang cuma Rp50.000 dan khawatir kurang, aku meminta Aby untuk mengambil uang di ATM dulu, kebetulan ada mesin ATM di dalam mini market tersebut. Nggak lama Aby berdiri di depan mesin ATM itu. Aku kira sudah ambil uangnya, ternyata belum dan Aby bilang kalau Kartu ATMku sudah kadaluarsa. Aku kaget donk ya, kok bisa kedaluarsa? Serius? Dengan deg-degan dan penasaran, aku minta kartu ATMku dan menuju ke mesin ATM. Hmmmm...  ternyata benar, waktu aku pencet…

Jenis Sabun untuk 7 Langkah Cuci Tangan

Di beberapa tempat dengan gerakan cuci tangan sebagai praktik umum yang biasa dilakukan sehari-hari, banyak terdapat air bersih serta sabun, sebagian besar masyarakat justru tidak menyadari hal penting 7 langkah cuci tangan dengan sabun. Sementara pada lingkungan kumuh atau padat, maka kebiasaan mencuci tangan dengan benar menggunakan sabun sebenarnya dapat membantu untuk menurunkan separuh dari jumlah penderita diare.