Skip to main content

MELURUSKAN NIAT

Apakah kampus besar, ternama dan memiliki berbagai fasilitas yang lengkap akan menjamin sukses seorang mahasiswa? Pertanyaan tersebut perlu untuk dilontarkan bagi siswa lulusan SMA sederajat yang akan melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi. Pertanyaan tersebut sebenarnya merupakan sebuah penegasan bahwa kesuksesan mahasiswa bukan ditentukan dari besar atau tidaknya sebuah kampus, terkenal atau tidaknya perguruan tinggi atau lengkap dan tidaknya fasilitas yang dimiliki kampus. Akan tetapi kesuksesan seorang mahasiswa lebih ditentukan dari perjuangan dan kemauan keras mereka untuk belajar. 


Saat ini terdapat salah kaprah di kalangan masyarakat, mereka beranggapan bahwa kampus besar, ternama dan memiliki berbagai fasilitas lengkap dapat menjamin sukses kuliah anak-anaknya. Oleh sebab itulah ada kecenderungan dari sebagian besar orang tua untuk berlomba-lomba memasukkan anaknya ke perguruan tinggi terkenal dengan harapan nanti ketika lulus akan segera mendapatkan pekerjaan yang layak. 

Orientasi semacam itu saat ini cenderung ditanamkan kepada para lulusan SMA yang hendak melanjutkan kuliah. Bukannya orientasi agar tekun belajar supaya menjadi pandai dan memiliki ilmu pengetahuan yang matang, akan tetapi lebih mengejar prestise, status sosial dan juga selembar ijazah dari kampus besar yang dianggap bisa mendatangkan kesuksesan dalam kehidupan setelah kuliah terutama sukses dalam meraih pekerjaan. 

Padahal kenyataan dilapangan menunjukkan bahwa saat ini lapangan pekerjaan tidak membutuhkan lulusan perguruan tinggi yang mengandalkan nama besar kampus dimana ia kuliah, melainkan membutuhkan lulusan perguruan tinggi yang memiliki kematangan ilmu, etos kerja serta dedikasi tinggi. Dan semua itu hanya bisa di dapat dari mahasiswa yang ketika kuliah benar-benar berorientasi untuk belajar dengan sungguh-sungguh. Karena dampak dari tekun belajar ketika kuliah bukan hanya bisa mendapatkan ilmu yang banyak, akan tetapi kesempatan mendapatkan pekerjaan akan lebih terbuka dengan modal ilmu dan kemampuan yang mereka miliki.

Memilih kampus yang ideal memang sebuah keharusan. Ideal dalam arti sesuai dengan kemauan, potensi dan kemampuan calon mahasiswa. Namun, di atas semua itu langkah pertama dan paling utama yang harus ditekankan adalah meluruskan niat. Yaitu, niat untuk belajar dengan sungguh-sungguh dimanapun kelak akan kuliah. Niat untuk mengembangkan segala potensi yang dimiliki dengan segala fasilitas yang ada. Niat untuk selalu berkarya dengan segala sumber daya yang bisa dimanfaatkan. Serta niat berusaha memberikan prestasi terbaik bagi perguruan tinggi sebagai tempat menuntut ilmu.

Innama a’malu binniyat, sesungguhnya segala sesuatu ditentukan dari niatnya. Itulah ajaran mulai Islam, dimana niat dijadikan sebagai modal utama untuk melakukan segala sesuatu tak terkecuali ketika akan menempuh studi di perguruan tinggi. Niatkanlah untuk belajar dengan sungguh-sungguh insyaallah akan mempermudah dalam proses perkuliahan serta dapat mendatangkan kesuksesan di masa yang akan datang. 

Bagi orang tua maupun calon-calon mahasiswa, jangan sekali-kali menanamkan niat kuliah hanya sekedar untuk mendapatkan selembar ijazah, gelar sarjana serta agar mendapatkan pekerjaan di kemudian hari. Namun tanamkanlah niat kuliah untuk belajar agar mendapatkan ilmu sebanyak-banyaknya. Karena hanya dengan ilmu kita akan dihargai orang lain, bahkan pekerjaan akan bisa datang mencari orang-orang yang berilmu.

Comments

Popular posts from this blog

Granuloma Umbilikalis Pada Bayi

Assalamu’alaikum, sahabatku.. semoga selalu sehat, ya. Amin. . . Postingan kali ini saya mau bercerita tentang Granuloma Umbilikalis Pada Bayi . Ini tentang Nooha, anak kedua saya yang lahir pada tanggal 5 Januari 2017 yang lalu. Sampai hari ini usianya sudah 3 bulan 4 hari. Alhamdulillah dia tumbuh dengan baik, sehat, dan ceria. Harapannya tentu seperti itu, bukan? Tetapi, ada sesuatu yang pernah membuat saya khawatir, yaitu masalah tali pusarnya. Dia puput usia 7 hari, tapi saya melihat pada pusarnya itu masih ada yang basah, jadi proses lepasnya puput itu seperti belum waktunya gitu. Dan benar saja setiap hari ada bekas seperti nanah pada kaos dalamnya. Kalo saya ibaratkan itu seperti lelehan lilin yang menempel di kaos. Baunya khas tapi tidak seperti bau nanah, enggak pesing, ataupun bau enggak enak lainnya. Setiap hari ada bekasnya di kaos, sesekali membesar berwarna merah, seperti daging tumbuh. Nanti meleleh lagi, terus seperti itu setiap hari. Saya takut k

Kartu ATM Bisa Kadaluarsa

Mungkin pembaca bingung dengan judul postinganku ini, Masa iya sih Kartu ATM bisa kadaluarsa atau expired? Jawabannya adalah IYA. Ini kisah nyata lhoo ya, bukan fiktif. Hihihi.. sebelum mulai bercerita, mau tanya dulu, kalian semua punya kartu ATM kan? Hehehe.. Iya deh iya.. percaya kalian semua punya, bahkan seperti halnya gadget, kalian juga pasti punya lebih dari satu ATM kan? Hihihi..  Oke, mulai ceritanya ya, sebenarnya i ni cerita sudah beberapa tahun yang lalu, jadi waktu itu aku belanja di Mini Market deket kontrakan, karena bawa uang cuma Rp50.000 dan khawatir kurang, aku meminta Aby untuk mengambil uang di ATM dulu, kebetulan ada mesin ATM di dalam mini market tersebut. Nggak lama Aby berdiri di depan mesin ATM itu. Aku kira sudah ambil uangnya, ternyata belum dan Aby bilang kalau Kartu ATMku sudah kadaluarsa. Aku kaget donk ya, kok bisa kedaluarsa? Serius? Dengan deg-degan dan penasaran, aku minta kartu ATMku dan menuju ke mesin ATM. Hmmmm...  ternyata benar, waktu a

Jenis Sabun untuk 7 Langkah Cuci Tangan

Di beberapa tempat dengan gerakan cuci tangan sebagai praktik umum yang biasa dilakukan sehari-hari, banyak terdapat air bersih serta sabun, sebagian besar masyarakat justru tidak menyadari hal penting 7 langkah cuci tangan dengan sabun. Sementara pada lingkungan kumuh atau padat, maka kebiasaan mencuci tangan dengan benar menggunakan sabun sebenarnya dapat membantu untuk menurunkan separuh dari jumlah penderita diare. Gambar pinjem dari web iinformasitips