Skip to main content

CERDAS MEMILIH PERGURUAN TINGGI


Harus diakui bahwa memilih Perguruan Tinggi (PT) bagi lulusan SMA ibarat memilih pasangan hidup (jodoh), karena sama-sama sulitnya. Jika salah memilih, maka akan berakibat fatal karena hal tersebut menyangkut masa depan. Akan tetapi bagi calon mahasiswa yang tepat dalam memilih perguruan tinggi yang didambakan, tentu saja akan membawa dampak positif bagi masa depannya.

Banyak kasus kegagalan mahasiswa yang tidak bisa menyelesaikan studinya karena masalah sepele yaitu salah dalam memilih jurusan serta perguruan tinggi. Biasanya hal itu lebih disebabkan karena mereka hanya mengikuti perintah orang tua, mengikuti teman atau hanya karena tertarik dari selebaran maupun promosi yang dilakukan oleh beberapa perguruan tinggi tanpa melihat dan mempertimbangkan semuanya dengan matang.

Paradigma seperti itu saat ini harus segera dirubah, karena jika tidak maka sama artinya menggadaikan masa depan kawan-kawan semua. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan ketika memilih perguruan tinggi, hal tersebut diantaranya adalah; pertama,  memilih perguruan tinggi  harus sesuai dengan kata hati. Karena yang akan menjalani proses studi adalah kawan-kawan sendiri bukan orang lain. Ketika ada saran dan masukan dari orang tua maupun teman hendaknya dijadikan pertimbangan bukan berarti harus diikuti.

Kedua, pilihlah perguruan tinggi yang menyediakan jurusan atau program yang sesuai dengan minat dan bakatmu. Meskipun perguruan tinggi yang kau pilih adalah PT favorit namun jika tidak ada jurusan yang sesuai dengan minat dan bakatmu, maka semua akan percuma. Karena dalam proses studi nanti jelas akan dijalani dengan penuh keterpaksaan, dan hal tersebut tentu akan membawa beban tersendiri.

gambar dari sini
Ketiga, pilihlah perguruan tinggi yang memiliki jaringan luas dengan indutri kerja. Bagaimanapun juga orientasi masuk perguruan tinggi adalah untuk bisa bekerja, sehingga jaringan ke dunia kerja sangat penting menjadi pertimbangan. Banyaknya pengangguran yang berstatus sarjana saat ini lebih disebabkan karena perguruan tinggi dimana mereka menuntut ilmu tidak memiliki jaringan dengan industri kerja sehingga ketika mereka lulus akhirnya menjadi pengangguran. Lain lagi jika setiap PT telah memiliki banyak jaringan industri kerja maka hal itu akan lebih memudahkan lulusannya dalam mencari kerja.

Keempat, pilihlah perguruan tinggi yang menyediakan fasilitas memadai. Meskipun bukan PT favorit namun jika menyediakan fasilitas memadai untuk mengembangkan segala minat dan bakatmu maka PT tersebut pantas untuk dipilih. Dunia kampus bukanlah sekolah yang hanya menerima materi, akan tetapi di kampus dituntut untuk mengembangkan potensi yang dimiliki mahasiswa. Sehingga ketersediaan fasilitas sangat penting guna mengembangkan potensi, minat dan bakat mahasiswa yang bersangkutan.

Kelima, pilihlah perguruan tinggi yang menyediakan beasiswa prestasi. Bukan bermaksud untuk mencari gratisan dalam biaya kuliah, akan tetapi dengan adanya beasiswa prestasi tersebut tentu akan dapat memberikan motivasi lebih kepada mahasiswa untuk bisa berprestasi.

Kelima tips yang disebutkan di atas hanyalah sebagian kiat dalam memilih perguruan tinggi. Semuanya tentu kembali lagi kepada masing-masing pribadi lulusan SMA, mau memilih perguruan tinggi yang bagaimana. Baik PT negeri maupun swasta, favorit maupun non favorit jelas sama-sama memiliki kelebihan dan kekurangan. Dalam hal inilah dibutuhkan kecerdasan dalam memilih perguruan tinggi, karena taruhannya adalah masa depan.

Comments

Popular posts from this blog

Granuloma Umbilikalis Pada Bayi

Assalamu’alaikum, sahabatku.. semoga selalu sehat, ya. Amin. . .

Postingan kali ini saya mau bercerita tentang Granuloma Umbilikalis Pada Bayi. Ini tentang Nooha, anak kedua saya yang lahir pada tanggal 5 Januari 2017 yang lalu. Sampai hari ini usianya sudah 3 bulan 4 hari. Alhamdulillah dia tumbuh dengan baik, sehat, dan ceria. Harapannya tentu seperti itu, bukan?
Tetapi, ada sesuatu yang pernah membuat saya khawatir, yaitu masalah tali pusarnya. Dia puput usia 7 hari, tapi saya melihat pada pusarnya itu masih ada yang basah, jadi proses lepasnya puput itu seperti belum waktunya gitu. Dan benar saja setiap hari ada bekas seperti nanah pada kaos dalamnya. Kalo saya ibaratkan itu seperti lelehan lilin yang menempel di kaos. Baunya khas tapi tidak seperti bau nanah, enggak pesing, ataupun bau enggak enak lainnya.
Setiap hari ada bekasnya di kaos, sesekali membesar berwarna merah, seperti daging tumbuh. Nanti meleleh lagi, terus seperti itu setiap hari. Saya takut karena pernah kejadian tet…

Kartu ATM Bisa Kadaluarsa

Mungkin pembaca bingung dengan judul postinganku ini, Masa iya sih Kartu ATM bisa kadaluarsa atau expired? Jawabannya adalah IYA. Ini kisah nyata lhoo ya, bukan fiktif. Hihihi.. sebelum mulai bercerita, mau tanya dulu, kalian semua punya kartu ATM kan? Hehehe.. Iya deh iya.. percaya kalian semua punya, bahkan seperti halnya gadget, kalian juga pasti punya lebih dari satu ATM kan? Hihihi.. 
Oke, mulai ceritanya ya, sebenarnya ini cerita sudah beberapa tahun yang lalu, jadi waktu itu aku belanja di Mini Market deket kontrakan, karena bawa uang cuma Rp50.000 dan khawatir kurang, aku meminta Aby untuk mengambil uang di ATM dulu, kebetulan ada mesin ATM di dalam mini market tersebut. Nggak lama Aby berdiri di depan mesin ATM itu. Aku kira sudah ambil uangnya, ternyata belum dan Aby bilang kalau Kartu ATMku sudah kadaluarsa. Aku kaget donk ya, kok bisa kedaluarsa? Serius? Dengan deg-degan dan penasaran, aku minta kartu ATMku dan menuju ke mesin ATM. Hmmmm...  ternyata benar, waktu aku pencet…

Jenis Sabun untuk 7 Langkah Cuci Tangan

Di beberapa tempat dengan gerakan cuci tangan sebagai praktik umum yang biasa dilakukan sehari-hari, banyak terdapat air bersih serta sabun, sebagian besar masyarakat justru tidak menyadari hal penting 7 langkah cuci tangan dengan sabun. Sementara pada lingkungan kumuh atau padat, maka kebiasaan mencuci tangan dengan benar menggunakan sabun sebenarnya dapat membantu untuk menurunkan separuh dari jumlah penderita diare.