Skip to main content

Solusi Diareku

Assalamu'alaikum, kawand...
sehat wal afiyat, kan??
semoga saja sehat semua yaa :D
amieenn...
hmm.. aku nih yang agak kurang sehat, naahh lhoo.. siapa yang nanya?? hehehe...
sedikit curhat ya, sudah sejak 3 hari yang lalu, aku nggak enak badan, mungkin kerena kecapekan kali yaa bolak-balik Pekalongan - Semarang, nggak cuma nggak enak badannya ajah tapi tensi darah bener-bener rendah, suhu badan meningkat, pusing, mual dan yang paling nggak ngenakin adalah diare sampai akhirnya aku harus ngorbanin untuk tidak masuk kuliah :(
jiaahh.. absen, dech.. hehe.. tapi nggak apa lah, demi kesehatan, kan memang harusnya bedrest dulu sementara waktu.. :)
aku panik, karena kemaren aku pusing, mual, muntah bahkan aku bolak balik ke kamar mandi, sangat mengkhawatirkan disaat aku hamil dan mengalami hal semacam itu..
hmm.. *mencoba cari solusi,, hehe..
akhirnya tanpa malu-malu aku update status di akun facebookku, ini dia cuplikannya.. bhahaha,, cuplikan?? whatever lah apa namanya :p
dari cuplikan status and coment diatas, ada beberapa saran and solusi untukku, ada juga coment  candaan dari kakakku :D

solusi yang aku dapat dari temen facebookers diantaranya:
  • jika terserang diare, minumlah air putih yang banyak, lebih banyak dari ukuran rata-rata biasanya, yaitu lebih dari 8 gelas sehari. karena dengan banyak minum air putih cairan tubuh yang banyak keluar akan segera tergantikan dan akan terhindar dari dehidrasi.
  • selain minum air putih, ada juga yang menyarankan untuk minum teh pahit yang kental, kandungan teh pahit ini dipercaya sebagai obat diare alami dan membersihkan bakteri penyebab diare.
  • meminum madu atau bisa juga sari kurma asli, kedua minuman tersebut dapat menjadi asupan energi untuk ibu hamil agak tidak terlalu lemas.
  • makan buah-buahan seperti apel, pisang, jambu biji dan sayuran wortel, dimana makanan tersebut aman buat si Jabang bayi dan ibunya.
  • minumlah oralit, minuman yang terbuat dari campuran gula dan garam, caranya satu gelas air hangat, dicampur dengan 1 sendok teh garam dan satu sendok makan gula pasir, lalu diaduk rata. bisa juga beli oralit di apotik :D
  • 3 lembar daun jambu biji muda yang di campur garam, kalo yang ini aku masih bingung, hehehe.. mungkin caranya di cuci bersih lalu dikunyah langsung seperti orang nginang. 
  • istirahatlah, karena diare itu mungkin karena masuk angin dan kecapekan.
  • kalo kawan semua masih ragu, bingung ataupun galau, segeralah konsultasi ke Bidan atau dokter kandungan kawan :D
naahh,, kalo masalah pusingnya, bisa dengan minum paracetamol, atau minta obat ke Bidan atau dokter kandungan, inget! jangan minum sembarang obat karena bisa membahayakan janin.. Okey!

itu saja yang bisa aku share ke kawan semua, semoga bermanfaat..
jaga kesehatan, yah!
sedia payung sebelum hujan :D
lebih baik mencegah dari pada mengobati :D
NB :  solusi atau tips ini bukan hanya untuk ibu hamil ataupun menyusui, bisa juga untuk umum.. gratiiiisss !! hehehe


keep blogging and happy blogging :D


sukron, Wassalamu'alaikum...

Comments

Popular posts from this blog

Granuloma Umbilikalis Pada Bayi

Assalamu’alaikum, sahabatku.. semoga selalu sehat, ya. Amin. . . Postingan kali ini saya mau bercerita tentang Granuloma Umbilikalis Pada Bayi . Ini tentang Nooha, anak kedua saya yang lahir pada tanggal 5 Januari 2017 yang lalu. Sampai hari ini usianya sudah 3 bulan 4 hari. Alhamdulillah dia tumbuh dengan baik, sehat, dan ceria. Harapannya tentu seperti itu, bukan? Tetapi, ada sesuatu yang pernah membuat saya khawatir, yaitu masalah tali pusarnya. Dia puput usia 7 hari, tapi saya melihat pada pusarnya itu masih ada yang basah, jadi proses lepasnya puput itu seperti belum waktunya gitu. Dan benar saja setiap hari ada bekas seperti nanah pada kaos dalamnya. Kalo saya ibaratkan itu seperti lelehan lilin yang menempel di kaos. Baunya khas tapi tidak seperti bau nanah, enggak pesing, ataupun bau enggak enak lainnya. Setiap hari ada bekasnya di kaos, sesekali membesar berwarna merah, seperti daging tumbuh. Nanti meleleh lagi, terus seperti itu setiap hari. Saya takut k

USAHA MIKRO; TETAP BERTAHAN DI TENGAH PANDEMI BERSAMA PIP

Kurang lebih 6 bulan masyarakat Indonesia berperang melawan pandemi Covid-19, dan hingga saat ini perang tersebut belum ada indikasi berakhir. Pandemi Covid-19 di Indonesia yang diketahui sejak awal bulan Maret 2020 harus memaksa sebagian besar masyarakat Indonesia untuk membatasi aktivitasnya agar penularan dapat dicegah. Dampak dari pembatasan tersebut mengakibatkan berbagai sektor terkena imbas akibat terhentinya aktivitas masyarakat. Di antara sektor yang paling parah terkena dampak Covid 19 adalah sektor ekonomi. Bukan hanya dalam skala makro, pandemi Covid-19 ini pun menghantam sektor mikro, bahkan tak tanggung-tanggung para pedagang kecil dan pelaku UMKM juga terkena imbasnya. Bahkan tidak sedikit dari mereka harus gulung tikar dan tidak dapat melanjutkan usahanya karena mengalami banyak kerugian, mulai dari turunnya pendapatan, hingga tidak lakunya barang-barang hasil produksi mereka.  Jika kita mau menengok lebih dalam lagi, UMKM di Indonesia sangat banyak jumlahnya, usaha ini

Kartu ATM Bisa Kadaluarsa

Mungkin pembaca bingung dengan judul postinganku ini, Masa iya sih Kartu ATM bisa kadaluarsa atau expired? Jawabannya adalah IYA. Ini kisah nyata lhoo ya, bukan fiktif. Hihihi.. sebelum mulai bercerita, mau tanya dulu, kalian semua punya kartu ATM kan? Hehehe.. Iya deh iya.. percaya kalian semua punya, bahkan seperti halnya gadget, kalian juga pasti punya lebih dari satu ATM kan? Hihihi..  Oke, mulai ceritanya ya, sebenarnya i ni cerita sudah beberapa tahun yang lalu, jadi waktu itu aku belanja di Mini Market deket kontrakan, karena bawa uang cuma Rp50.000 dan khawatir kurang, aku meminta Aby untuk mengambil uang di ATM dulu, kebetulan ada mesin ATM di dalam mini market tersebut. Nggak lama Aby berdiri di depan mesin ATM itu. Aku kira sudah ambil uangnya, ternyata belum dan Aby bilang kalau Kartu ATMku sudah kadaluarsa. Aku kaget donk ya, kok bisa kedaluarsa? Serius? Dengan deg-degan dan penasaran, aku minta kartu ATMku dan menuju ke mesin ATM. Hmmmm...  ternyata benar, waktu a