Kapan Waktu Yang Tepat untuk Melakukan Asuransi Pensiun?

Melakukan asuransi pensiun adalah hal yang tabu dikalangan mereka yang berusia produktif. Membicarakan masalah pensiun adalah hal yang tidak biasa dan bahkan menjadi prioritas terakhir bagi mereka yang terlena dengan kehidupannya saat ini. Bagi mereka masa pensiun masih sangat lama dan belum begitu penting untuk mereka pikirkan. Padahal sebenarnya memulai perencanaan keuangan sedini mungkin adalah cara yang tepat untuk memenuhi kebutuhan nanti saat anda memasuki usia senja. Perencanaan ini menjadi penting terutama bagi mereka para pekerja profesional yang bekerja sendiri seperti pengacara, notaris, wirausahawan, dokter, psikiater, dan lain sebagainya. Berbeda dengan mereka yang bekerja di bawah naungan negara, mereka yang bekerja di bawah naungan pemerintahan akan mendapatkan tunjangan pensiun rutin setiap bulannya.


Sedangkan untuk mereka yang bekerja di bawah naungan perusahaan akan mendapatkan uang pensiun sebelum mereka meninggalkan perusahaan sehingga bagi mereka yang jeli tentu dapat menjadikannya modal untuk hari-hari mereka selanjutnya. Tetapi bagi para self employment melakukan asuransi pensiun bisa menjadi alternatif yang tepat untuk mengimbangi kebutuhan mereka saat memasuki usia senja dan memutuskan untuk pensiun. Untuk memulai perencanaan dana pensiun ini mereka disarankan untuk memulainya sedini mungkin. Bahkan akan lebih baik lagi jika perencanaan dana pensiun ini dimulai saat mereka belum memasuki fase pernikahan. Karena setelah fase pernikahan kebutuhan mereka tentu akan terus bertambah.

Rentang usia 25, 26, 27, sampai 30 adalah usia-usia yang tepat untuk memulai perencanaan dana pensiun. Tidak perlu memulainya dengan jumlah nominal yang banyak hanya saja melakukannya secara rutin akan lebih baik untuk persiapan dana di masa pensiun. Menyisihkan sedikit dana untuk ditabungkan untuk keperluan di hari tua tentu tidak akan memberikan kerugian apapun. Selain itu melakukan asuransi pensiun sedini mungkin memberikan space atau rentang waktu yang lebih lama untuk mengumpulkan biaya hidup setelah masa pensiun. Adapun jika memulainya dikisaran usia 40 atau 45 tentu akan merepotkan karena akan bertabrakan dengan kebutuhan lainnya seperti kebutuhan sekolah anak yang juga sama pentingnya. 

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung di Blog Cah Kesesi Ayutea ini, Silakan tulis komentar untuk postingan ini.. :)

Mohon maaf.. spammer atau komentar dengan menyertakan link hidup akan saya hapus .. :)