Obat herbal Untuk Abi dan Noofa yang Masuk Angin dan Demam


Bismillah, Alhamdulilah hari ini sudah masuk puasa ke lima. Semakin ke sini seyogyanya semakin semangat karena kita semua merasa bahagia dan siap menyambut hari kemenangan yang sudah di depan mata. Betul?
 
Namun, di hari ke tiga puasa kemaren, saya sedih karena  Abi dan Noofa jatuh sakit.  Saat ini boleh dikatakan saya sedang mengalami musibah kecil. Maka dari itu, saya harus bersabar dan harus tetap semangat berpuasa juga semangat merawat mereka berdua dengan hati ikhlas. Insya Allah.

Noofa sakit batuk dan demam. Setiap malam menjadi rewel karena nggak bisa tidur, terbangun terus bila ia batuk. Sudah tiga malam ini saya begadang menjaga Noofa dan Abi. Untuk itu saya harus senantiasa menjaga stamina saya, supaya saya tidak ikut ngedrop.

Abi sakitnya demam, suhu badannya tinggi. Keluhan Abi katanya badan semuanya pada sakit. Meskipun panas tapi terasa dingin. Akibatnya Abi juga tidak bisa tidur, bolak-balik badan, pindah sana pindah sini nggak tenang. Sebenarnya saya sedih sekali kalau Noofa dan Abi sama-sama sakit. Saya harus berjuang sendiri merawat mereka. Insya Allah semoga ini menjad ladang pahala untuk saya, semoga saya diberi kesabaran menghadapi Noofa yang rewel setiap hari. Amin.

Abi dan Noofa punya sifat yang sama, mereka tidak mau berobat ke dokter apabila sakit. Berbeda dengan saya yang selalu langsung ke dokter saat merasa sudah nggak enak badan. Abi lebih suka minum madu, jintan hitam, dan obat herbal lainnya. Terkadang saya membuatnya sendiri, tapi seringnya saya membeli obat herbal yang ada di toko herbal atau apotik.

Jujur saja, saya belum begitu mahir dalam meramu obat herbal. Andalan saya, sih, mencari tau di google kemudian saya praktikkan. Hehe. Tapi kalau Noofa demam, yang sering saya lakukan adalah mengambil dua sampai tiga siung bawang merah kemudian saya parut. Lalu saya campur dengan minyak telon dan saya balurkan ke kaki dan perut. Saya pijet dia dengan pijatan “I LOVE U” dengan penuh kasih sayang dan cinta.Untuk batuknya biasanya saya menggunakan jeruk nipis dan madu, kalau pas kehabisan madu saya pakai kecap.

Selain memijat Noofa, saya juga punya kewajiban merawat Abi yang juga sedang sakit. Untuk hari ke lima ini saya minta Abi untuk tidak puasa dulu, karena orang sakit mendapatkan keringanan untuk tidak puasa, dengan catatan ketika nanti sudah sehat di lain hari bisa dibayar atau diganti dengan puasa.

Saya seduhkan air madu dengan air hangat. Saya pijat Abi dengan minyak urut, sebisanya. Tak cukup itu saya, untuk mengurangi rasa dingin yang Abi rasakan saya ambil lima siung bawang putih, saya tumbuk kemudian saya balurkan merata di telapak kaki. Saya juga pilihkan satu siung bawang putih yang ukurannya kecil, saya minta Abi meminumnya seperti halnya minum kapsul. Kata Simbah saya bawang putih bisa menyembuhkan masuk angin. Lalu, untuk mandinya saya rebuskan air sereh (kamijoro).

Sepertinya mereka berdua memang harus istirahat, karena beberapa hari terakhir ini kami sering pergi naik motor. Akibatnya mereka kecapekan dan masuk angin.

Sudah tiga hari mereka sakit membuat saya kangen keceriaan mereka berdua. Saya minta doanya kepada teman-teman blogger dan pembaca blog ini, semoga Abi dan Noofa segera diberikan kesembuhan. Sehingga Noofa bisa ceria dan Abi bisa kembali menjalankan ibadah puasanya dengan baik. Amin

Yuk kita jaga kesehatan, minum madu dan vitamin supaya stamina kita tetap terjaga dengan baik. Walaupun puasa, jangan lupa tetap olahraga, ya..

Masjid Al Ikhlas BPI, 21062015

Ngaliyan Semarang

No comments:

Post a Comment

Terima kasih sudah berkunjung di Blog Cah Kesesi Ayutea ini, Silakan tulis komentar untuk postingan ini.. :)

Mohon maaf.. spammer atau komentar dengan menyertakan link hidup akan saya hapus .. :)